<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Berita Sore &#187; Dikbud</title>
	<atom:link href="http://beritasore.com/category/pendidikan-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritasore.com</link>
	<description>Semua Berita Layak Online</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 09:58:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kejujuran UN Tanggung Jawab Semua Pihak</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/18/kejujuran-un-tanggung-jawab-semua-pihak/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/18/kejujuran-un-tanggung-jawab-semua-pihak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 09:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49610</guid>
		<description><![CDATA[Medan ( Berita ) :  Kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bukan hanya tanggung jawab dinas pendidikan tapi juga semua pihak, baik guru, siswa,  kepala sekolah maupun orang tua siswa sendiri.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Utara, Bahrumsyah, di Medan, Kamis [18/03] , mengatakan, sudah saatnya guru dan dinas pendidikan di daerah memberikan kesempatan kepada anak didik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan ( Berita ) :  Kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bukan hanya tanggung jawab dinas pendidikan tapi juga semua pihak, baik guru, siswa,  kepala sekolah maupun orang tua siswa sendiri.</p>
<p><span id="more-49610"></span>Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Utara, Bahrumsyah, di Medan, Kamis [18/03] , mengatakan, sudah saatnya guru dan dinas pendidikan di daerah memberikan kesempatan kepada anak didik untuk berusaha sendiri pada saat pelaksanaan UN.</p>
<p>Karena hasil UN nantinya akan dijadikan sebagai alat pemetaan mutu pendidikan guna melakukan pemerataan pendidikan ke depan terutama yang didaerah-daerah.  &#8221;Kejujuran dalam pelaksanaan UN adalah tanggung jawab semua pihak, kita tidak ingin UN kali ini dinodai oleh hal-hal yang melanggar etika. Untuk itulah kita telah memanggil seluruh dinas pendidikan kabupaten/kota untuk melaksanakan UN secara jujur yang ditandai dengan penandatanganan integritas kejujuran,&#8221; katanya.</p>
<p>Koordinator pengawas UN dari perguruan tinggi, Prof Syawal Gultom, mengatakan, indikasi adanya kecurangan kemungkinan besar dapat saja terjadi namun yang terpenting adalah bagaimana agar dapat meminimalisir kecurangan-kecurangan tersebut. &#8220;Sumber kerawanan UN itu misalnya ada pada naskah soal. Bisa mulai dari penulisan naskah, pencetakan, serta pendistribusian,&#8221; katanya. Namun begitu, lanjut dia, kerawanan-kerawanan tersebut juga tergantung pada keberadaan pengawas UN.</p>
<p>Pengawas tersebut bertugas mengawasi pelaksanaan UN agar bisa berjalan dengan tertib dan tidak ada kecurangan dalam pelaksanaannya. &#8220;Keberadaan pengawas sangat berpengaruh terhadap hasil yang dicapai oleh siswa dalam menyelesaikan soal-soal,&#8221; katanya. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/18/kejujuran-un-tanggung-jawab-semua-pihak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah Juga Tentukan Kelulusan UN</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/18/sekolah-juga-tentukan-kelulusan-un/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/18/sekolah-juga-tentukan-kelulusan-un/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 04:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49576</guid>
		<description><![CDATA[* Ujian Ulangan Hanya Untuk Mata Pelajaran Gagal
MEDAN (Berita): Ujian Nasional (UN) bukan merupakan satu-satunya penentu kelulusan karena  sekolah juga memiliki penilaian untuk meluluskan siswa yakni dalam melihat nilai etika dan  intelektual.
&#8220;UN  ini masih ada keberpihakan kepada siswa yang tidak mampu dalam artian malas belajar  karena masih ada ujian ulangan. Kita (Disdiksu-red) tidak berperan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>* Ujian Ulangan Hanya Untuk Mata Pelajaran Gagal</p>
<p>MEDAN (Berita): Ujian Nasional (UN) bukan merupakan satu-satunya penentu kelulusan karena  sekolah juga memiliki penilaian untuk meluluskan siswa yakni dalam melihat nilai etika dan  intelektual.</p>
<p><span id="more-49576"></span>&#8220;UN  ini masih ada keberpihakan kepada siswa yang tidak mampu dalam artian malas belajar  karena masih ada ujian ulangan. Kita (Disdiksu-red) tidak berperan dalam menentukan nilai kelulusan dan kelulusan siswa,&#8221; kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu), H Bahrumsyah  didampingi Plt Sekretaris Edward Sinaga dan ketua UN Sumut 2010 Anang Wibowo di kantornya Jalan T Cik  Ditiro Medan, Rabu [17/03] sore.</p>
<p>untuk soal UN ulangan, pihaknya juga tidak memiliki kewenangan dalam menentukan dan membuat  soal namun secara prinsip soal yang akan diujikan akan tingkat kesulitannya soal tidak seperti UN  utama.</p>
<p>&#8220;UN ulangan hanya mengujikan mata pelajaran yang gagal UN utama bukan untuk semua mata  pelajaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) memastikan penyaluran soal  ujian nasional (UN) akan sampai pada daerah paling lambat Sabtu, 20 Maret mendatang. Pasalnya tanggal  16 Maret lalu Disdiksu sudah menyalurkan soal ke daerah I yakni Nias kemudian diikuti oleh  daerah-daerah berikutnya.</p>
<p>&#8220;Penyaluran soal ini dikawal oleh Polisi daerah Sumatera Utara (Poldasu), Tim Pengawas  Independen (TPI),&#8221; kata bahrumsyah. Dikatakannya, pada hari ini (18/3) akan ada lima daerah yang disalurkan soal UN yakni Tapsel,  Sibolga, Madina, Padang Sidempuan dan padang lawas. &#8220;Kelima daerah ini soal akan dikirimkan pada hari  ini pukul 05.00 WIB.</p>
<p>Kemudian akan disusul ke daerah lainnya. Memang untuk penyaluran pertama kita  prioritaskan daerah yang terjauh dan pada Sabtu (20/3) semua soal ujian sudah tiba di daerah  masing-masing,&#8221; katnya</p>
<p>Dia mengatakan, pelaksanaan UN kali ini dilaksanakan berdasarkan permendiknas no 75 tahun  2009. Untuk tahun 2010 Gubsu menargetkan bagaimana pelaksanaan UN dilaksanakan secara jujur. &#8220;UN akan  menjadi pemetaan pendidikan untuk mengetahui daerah mana yang pelu dibantu secara khusus apakan  persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak sama antara kota, desa, menyangkut dengan pengetahuan  Informasi Teknologi (IT) bahkan ada daerah yang tidak mengenal internet,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu, lanjutnya, UN juga digunakan sebagai alat evaluasi kenaikan jenjang pendidikan  untuk mengetahui kualitas siswa apakah sudah sesuai untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat  selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan UN kali ini tentu berberda mulai dari sistem yang menerapkan ujian ulangan  dan sistem pengawasan yang estapet yakni pertukaran guru pengawas tidak secara silang murni tapi secara berurutan misalnya guru sekolah A mengawas di sekolah B dan guru sekolah B mengawas di sekolah  C dan seterusnya,&#8221; kata Bahrumsyah.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/18/sekolah-juga-tentukan-kelulusan-un/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rektor Lepas Jalan Santai Milad UMSU Ke-53</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/17/rektor-lepas-jalan-santai-milad-umsu-ke-53/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/17/rektor-lepas-jalan-santai-milad-umsu-ke-53/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 04:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49505</guid>
		<description><![CDATA[*Jiwa Sportifitas Motivator Kemajuan Suatu Bangsa
MEDAN (Berita): Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) H Bahdin Nur Tanjung SE, mengatakan jiwa sportifitas merupakan salah satu motivator dalam menentukan kemanjuan suatu bangsa. Apabila dalam masyarakat sebuah negera memiliki semangat dan jiwa sportifitas, maka bangsa tersebut akan menjadi sebuah Negara yang maju.
“Kita berharap jiwa sportifitas tersebut juga dimiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>*Jiwa Sportifitas Motivator Kemajuan Suatu Bangsa</p>
<p>MEDAN (Berita): Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) H Bahdin Nur Tanjung SE, mengatakan jiwa sportifitas merupakan salah satu motivator dalam menentukan kemanjuan suatu bangsa. Apabila dalam masyarakat sebuah negera memiliki semangat dan jiwa sportifitas, maka bangsa tersebut akan menjadi sebuah Negara yang maju.</p>
<p><span id="more-49505"></span>“Kita berharap jiwa sportifitas tersebut juga dimiliki seluruh warga civitas akademika UMSU, sehingga UMSU akan menjadi lebih baik dan lebih maju pada masa mendatang,” ucap Bahdin saat melepas peserta Jalan Santai dalam rangka memeriahkan Family Day yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Ulang Tahun (Milad) UMSU ke-53 tahun 2010, Selasa (16/3), di Kampus III UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan.</p>
<p>Selain menumbuhkan jiwa sportifitas,  sebut Bahdin, kegiatan jalan santai ini juga sangat baik bagikesehatan jasmani yang prima dan rasa kesetiakawanan yang kuat dan mendalam, khususnya di lingkungan Keluarga Besar UMSU.<br />
“Melalui kegiatan ini para Civitas Akademika UMSU diharapkan menjadi sehat dan kuat, memiliki disiplin, keakraban dan rasa kebersamaan serta semangat kerja yang tinggi, dalam menjalankan tugasnya sehari-hari di kampus.</p>
<p>Sehingga visi-misi UMSU menjadi lembaga Pendidikan Tinggi yang unggul, cerdas dan terpercaya dapat diwujudkan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Bahdin.</p>
<p>Kegiatan Jalan Santai tersebut diikuti seribuan orang, terdiri dari para dosen, staf dan karyawan UMSU beserta keluarga, pimpinan dan anggota Cabang Muhammadiyah bersama masyarakat jiran sekitar kampus dilepas startnya oleh Rektor di halaman Kampus Terpadu Jl Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan pagi hari sekitar pukul 07.00 Wib dan finish di tempat yang sama.</p>
<p>Usai pelaksanaan Jalan Santai, diadakan berbagai kegiatan lain seperti pemeriksaan kesehatan secara gratis, donor darah, aneka hiburan, penyerahan hadiah bagi para pemenang pertandingan olahraga yang diselenggarakan beberapa hari sebelumnya meliputi cabang futsal, bola voli, badminton, catur dan senam, penarikan undian Lucky Draw serta kegiatan lain yang cukup menghibur.</p>
<p>Adapun hasil-hasil pertandingan olahraga yakni di cabang Futsal, Juara I Fakultas  Ekonomi, juara II Satpam dan juara ketiga dari rektorat. Cabang Catur, Juara I, Ibrahim Sitepu, juara kedua Suhardianto dan juara ketiga Edwar Ginting. Cabang Bola Voli Putra, Juara I, Fak. Pertanian, juara II, Satpam dan juara ketiga Fakultas Agama Islam.</p>
<p>Cabang Bola Volli Putri, Juara I,  Fakultas Ekonomi, juara kedua rektorat dan juara III dari FKIP. Cabang Badminton Ganda Putra, juara I Suriadi/Armansyah, juara II, Zulaspan Tupti/Irwansyah dan juara III Sarwo Edi/Hasyimsyah. Cabang Badminton Gabda Putri, Juara I, Lina/Mena, juara II, Erlinda/Asmaita dan juara III, Yunida/Suwirna. Cabang Senam Putri, Juara I, Mena,  juara II, Yanti dan juara ketiga Suriati.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/17/rektor-lepas-jalan-santai-milad-umsu-ke-53/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Methodis-2 Education Expo 2010 Lahirkan Siswa Berbakat</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/15/methodis-2-education-expo-2010-lahirkan-siswa-berbakat/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/15/methodis-2-education-expo-2010-lahirkan-siswa-berbakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 09:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49435</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Sebanyak 1.493 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se- Sumatera Utara  bersua di Perguruan Methodist-2 Medan pada Jumat dan Sabtu [12-13/3].
Kedatangan mereka ke sekolah berlokasi di Jalan Thamrin itu untuk bertarung memperebutkan piala bergilir Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)  dan piala tetap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan dalam ajang Lomba Sains Plus Antarpelajar SMA se-Sumut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Sebanyak 1.493 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se- Sumatera Utara  bersua di Perguruan Methodist-2 Medan pada Jumat dan Sabtu [12-13/3].</p>
<p><span id="more-49435"></span>Kedatangan mereka ke sekolah berlokasi di Jalan Thamrin itu untuk bertarung memperebutkan piala bergilir Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)  dan piala tetap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan dalam ajang Lomba Sains Plus Antarpelajar SMA se-Sumut ke-8 digelar Perguruan Methodist-2 Medan.<br />
Ketua panitia pelaksana Drs Bob S Saragih MSi didampingi ketua panitia pengarah Drs Kusno, menyebutkan, Lomba Sains bertujuan mengekspresikan rasa ingin tahu dan meningkatkan kreativitas sistematika berpikir dan nalar siswa, serta mempererat hubungan sesama siswa, guru dan sekolah.<br />
BoB Saragih mengatakan, lomba sains plus yang terangkum dalam Methodist-2 Education Expo 2010 ini digelar pada 12-13 Maret dari 20 kabupaten dan kota juga melibatkan 30 institusi dalam dan luar pada pameran pendidikan.<br />
Ajang tahunan ini memperlombakan 5 bidang studi , yakni kimia, fisika, biologi dan matematika disusun Lembaga Olimpiade Sains Indonesia (LOPI), sedangkan lomba pelajaran bahasa Inggris disusun Lembaga Pendidikan Singapura.<br />
Pada lomba sains plus ini, siswa SMA Methodist 2 dilibatkan hanya sebagai peserta pembanding. Ini dilakukan untuk  menghindari kecurigaan adanya KKN, sehingga perlombaan bisa berlangsung fair.</p>
<p>Pada lomba bermotto &#8220;Datang, Berlomba dan Jadilah yang Terbaik&#8221; itu diharapkan tercipta suasana kompetisi yang sehat antar-siswa, antar-sekolah di bidang Sains.</p>
<p>Disebutkan, sama seperti tahun sebelumnya, event ini dirangkaikan dengan Seminar Guru Nasional ke-4 (dengan pembicara Ir Donald Tambunan/ketua LOPI, dan Drs H Hasan Basri MM/Kadis Pendidikan Kota Medan) dan Pameran Pendidikan Internasional ke-10.</p>
<p>Bob melihat animo peserta sangat besar karena selama ini event yang tidak bertujuan profit ini digelar secara fair play. Melalui kegiatan ini pula pihaknya berharap dapat melahirkan siswa-siswa berbakat di bidang sains. Kemungkinan untuk event mendatang bakal diadakan Olimpiade Ekonomi.</p>
<p>Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Drs H Bahrusmyah MM mengatakan, melalui perlombaan sains dan olimpiade lainnya diharapkan ditemukan siswa-siswa berbakat.</p>
<p>“Bagi siswa yang berbakat itu harus mendapat perhatian dari pemerintah maupun sekolah untuk terus dibina agar jangan &#8216;hijrah&#8217; ke negara lain,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Drs H Bahrusmyah MM mewakili Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin pada pembukaan lomba sains plus Methodis-2 Education Expo 2010 di perguruan tersebut Jalan HM Thamrin Medan, Jumat (12/3).</p>
<p>Menurut Bahrum, untuk mendapatkan siswa-siswa berbakat itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui ajang olimpiade ataupun lomba-lomba sains. Karena itu sudah sewajarnya siswa berbakat itu mendapat perhatian agar tidak “diambil” negara lain.</p>
<p>Dengan adanya kegiatan lomba sains plus yang digelar Perguruan Methodist 2 ini, lanjut Bahrum pemerintah provinsi Sumatera Utara perlu memberi apresiasi terhadap ajang yang dilakukannya, sebab dengan kegiatan ini bisa meningkatkan potensi dan kompetensi siswa. Untuk itu ajang seperti ini perlu diikuti sekolah lain.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs H Hasan Basri MM mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan motivasi bagi semua siswa untuk berlomba secara kompetetif dalam memacu diri mengejar prestasi.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini diharapkan juga dapat terjalin hubungan yang harmonis antara sesama pelajar dan bermuara pada pembentukan pola belajar efektif dan efisien serta tingkah laku yang positif,” ujar Hasan.</p>
<p>Sedangkan kepada para guru yang berpartisipasi pada simposium guru nasional, kata Hasan diharapkan dapat saling bertukar pikiran dan berdiskusi demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Harus disadari bahwa dalam upaya penigkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, tidak ada perbedaan tanggung jawab  antara sekolah negeri dengan swasta.</p>
<p>Pimpinan Perguruan/Kepala SMA Perguruan Methodist 2 Medan Pdt Paulus Subyanto STh mengatakan, untuk menjadi sumber daya manusia berkualitas diperlukan nilai tambah  dan nilai itu makin tinggi jika ilmu pengetahuan dan teknologi di masa yang makin keras generasi muda perlu dipersiapkan  sejak dini, sehingga bangsa ini bisa sejajar dengan  bangsa lain yang sudah maju.<br />
“Upaya penigkatan kecerdasan bangsa dan kesadaran ilmiah bagi pengembangan SDM untuk masa depan merupakan usaha yagn penting agar generasi mendatang mampuberperan serta mengikuti laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,&#8221; kata Paulus.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/15/methodis-2-education-expo-2010-lahirkan-siswa-berbakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjelang UN, Disdik se-Sumut Teken Integritas Kejujuran</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/13/menjelang-un-disdik-se-sumut-teken-integritas-kejujuran/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/13/menjelang-un-disdik-se-sumut-teken-integritas-kejujuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 08:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49405</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Dinas Pendidikan (Disdik) se-Sumatera Utara menandatangani perjanjian integritas kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang akan digelar mulai 23 Maret mendatang. Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatangan perjanjian yang dilakukan oleh Disdiksu dengan kementrian pendidikan nasional (Kemendiknas) beberapa waktu lalu.
&#8220;Kejujuran dalam pelaksanaan UN adalah tanggung jawab semua pihak, kita tidak ingin UN [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Dinas Pendidikan (Disdik) se-Sumatera Utara menandatangani perjanjian integritas kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang akan digelar mulai 23 Maret mendatang. Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatangan perjanjian yang dilakukan oleh Disdiksu dengan kementrian pendidikan nasional (Kemendiknas) beberapa waktu lalu.</p>
<p><span id="more-49405"></span>&#8220;Kejujuran dalam pelaksanaan UN adalah tanggung jawab semua pihak, kita tidak ingin UN kali ini di nodai dengan hal-hal yang melanggar etika,&#8221; ujar kepala dinas pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu), H Bahrumsyah usai melaksanakan penandatangan integritas kejujuran dalam pelaksanaan UN dikantornya Jalan T Cik Ditiro Medan, Jumat (12/3).</p>
<p>Dia mengatakan, sudah saatnya guru dan Disdik memberikan kesempatan kepada anak didik untuk berusaha sendiri pada saat pelaksanaan UN kerena hasil UN akan dijadikan pemetaan mutu pendidikan guna melalukan pemerataan pendidikan kedepan. &#8220;Untuk itulah Disdiksu memanggil seluruh Disdik kabupaten/kota untuk melaksanakan UN secara jujur yang ditandai dengan penandatanganan integritas kejujuran,&#8221; tekan Bahrumsyah.</p>
<p>Pada penantanganan tersebut selain dihadiri oleh Disdik 33 kabupten/kota juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), H Syamsul Arifin yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumut, Edi Sofyan. Pada kesempatan itu juga dilakukan pembahasan mengenai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Pendidikan Sumatera Utara yang akan digelar pada 31 Maret mendatang. &#8220;Kita juga mengumpulkan bahan-bahan tentang pendidikan yang ada di kabupaten/kota sebagai bahan untuk musrembang,&#8221; kata Bahrumsyah.<br />
Sebelumnya, Koordinator pengawas UN dari perguruan tinggi, Prof H Syawal Gultom mengatakan, indikasi adanya kecurangan kemungkinan besar pasti terjadi dan yang terpenting adalah bagaiman untuk meminimalisir kecurangan UN. &#8220;Sumber kerawanan UN itu ada pada naskah soal, tentunya mulai dari penulisan naskah, pencetakan, serta pendistribusian dan indikasi lainnya yang mengarah pada kecurangan-kecurangan,&#8221; ucap Syawal.</p>
<p>Kerawanan UN, lanjut Syawal, juga tergantung pada keberadaan pengawas. Pengawas ini bertugas mengawasi pelaksanaan UN agar bisa berjalan dengan tertib dan tidak ada kecurangan dalam pelaksanaannya. &#8220;Keberadaan pengawas sangat berpengaruh terhadap hasil yang dicapai oleh siswa dalam menyelesaikan soal-soal,&#8221; katanya.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/13/menjelang-un-disdik-se-sumut-teken-integritas-kejujuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkat Kelulusan UNPK Masih Rendah</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/11/tingkat-kelulusan-unpk-masih-rendah/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/11/tingkat-kelulusan-unpk-masih-rendah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 05:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49340</guid>
		<description><![CDATA[Medan (Berita): Tingkat kelulusan peserta ujian nasional paket kesetaraan (UNPK) di Sumatera Utara (Sumut) dinilai masih rendah. Hal ini dibuktikan dari 6.173 siswa SMA/SMK yang mengikuti UNPK C tahap II tahun 2009 yang lulus hanya 3.275 atau setara dengan 53 persen sedangkan sisanya sebanyak 2.898 atau 47 persen tidak lulus. Tidak hanya itu, untuk UNPK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan (Berita): Tingkat kelulusan peserta ujian nasional paket kesetaraan (UNPK) di Sumatera Utara (Sumut) dinilai masih rendah. Hal ini dibuktikan dari 6.173 siswa SMA/SMK yang mengikuti UNPK C tahap II tahun 2009 yang lulus hanya 3.275 atau setara dengan 53 persen sedangkan sisanya sebanyak 2.898 atau 47 persen tidak lulus. Tidak hanya itu, untuk UNPK B yang diikuti oleh 3.852 siswa SMP/MTs yang lulus hanya 1.491.</p>
<p><span id="more-49340"></span>&#8220;Paket B yang tidak lulus sebanyak 2.361 atau setara dengan 68,3 persen dan untuk paket A yang diikuti sebanyak 684 siswa, yg lulus hanya 257 siswa,&#8221; ujar Plt Kepala sub dinas (Kasubdis) Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Rosmawaty Nadeak di kantornya Jalan T Cik Ditiro Medan, kemarin.</p>
<p>Dia mengatakan, penyebab banyaknya siswa yang tidak lulus bukan karena gagal ujian namun kebanyakan dari mereka (siswa gagal-red) banyak yang tidak hadir saat pelaksanaan ujian. &#8220;UNPK ini kan di fokuskan untuk orang yang tidak sekolah disekolah formal dan bahkan banyak yang sudah tua,&#8221; katanya.</p>
<p>Kedepan, lanjut Rosmawaty, pihaknya akan terus mengupayakan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas lulusan dengan mendorong para peserta untuk mengikuti ujian serta meningkatkan kualitas pembelajaran di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). &#8220;UNPK ini sudah diakui oleh pemerintah dan ijazah nya juga bisa digunakan untuk melanjut pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dicontohkannya, sebagai bukti diakuinya ijazah UNPK untuk melanjutkan pendidikan. Pemerintah saat ini sedang melancarkan beasiswa bidik misi untuk mahasiswa baru tahun 2010 ini yang didalamnya juga dicantumkan lulusan UNPK C. &#8220;Sumut mendapat 1070 kuota yang terdiri dari Universitas Sumatera Utara (USU) sebanyak 500 orang, Universitas Negeri Medan (500) dan Politeknik Medan (70) dan didalamnya itu dicantumkan lulusan UNPK C,&#8221; katanya sembari mengatakan UNPK c dilaksanakan tanggal 10-14 November 2009, A dan B tanggal 18-20 November 2009.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/11/tingkat-kelulusan-unpk-masih-rendah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soal Yayasan UISU, Kopertis Diminta Berperan Sebagai Penengah</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/11/soal-yayasan-uisu-kopertis-diminta-berperan-sebagai-penengah/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/11/soal-yayasan-uisu-kopertis-diminta-berperan-sebagai-penengah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 05:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49334</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita):Ketua Kopertis wilayah Sumut-NAD diminta dapat berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik di tubuh yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dengan memanggil kedua kubu yang tengah bertikai.
“Yang paling baik adalah islah antara kedua kubu karena Yayasan UISU yang didirikan para nazir tempo dulu adalah milik masyarakat,” kata Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Moktar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita):Ketua Kopertis wilayah Sumut-NAD diminta dapat berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik di tubuh yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dengan memanggil kedua kubu yang tengah bertikai.</p>
<p><span id="more-49334"></span>“Yang paling baik adalah islah antara kedua kubu karena Yayasan UISU yang didirikan para nazir tempo dulu adalah milik masyarakat,” kata Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Moktar usai menerima audensi mahasiswa FK UISU di ruang komisi, Selasa (9/3).</p>
<p>Menurut Brilian, Kopertis harus menjadi penengah agar masalah yang terjadi tidak berlanjut yang nantinya akan merugikan mahasiswa dosen serta masyarakat Sumatera Utara sendiri.</p>
<p>Karenanya pihak Kopertis di daerah ini harus dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinaan (Wasdalbin) terhadap universitas swasta di Sumatera Utara.</p>
<p>Apalagi, kata dia, Menteri Pendidikan telah mengeluarkan SK 131/MPN/DT/2009 pada tanggal 11 September 2009 tentang penyelesaian masalah Yayasan UISU. “Agar Koordinator Kopertis tidak mengganggu proses akademis, baik dosen maupun mahasiswa,” katanya.</p>
<p>Hal ini ditegaskan Brilian dengan keluarnya Surat Kopertis No 030/L.1.2.1/PS/2010 tanggal 23 Februari 2010 perihal tindakan terhadap dosen PNS yang melanggar PP 30/1980 di UISU atas nama Dr Rahmat Nasution dan Prof Dr Gusbakti MSv, PKK.</p>
<p>Begitu juga dengan keluarnya surat Kopertis bernomor 029/L.1.2.1/PS/2010 perihal surat edaran kepada 52 dosen PNS UISU. “Dengan keluarnya dua surat tersebut,  maka Kopertis tidak melaksanakan tupoksinya yaitu wasdalbin, bahkan terkesan melakukan ‘pengancaman’ terhadap dosen,” katanya.</p>
<p>Padahal, sesuai amanat SK 131, kasus yayasan UISU murni proses hukum yang tidak boleh merugikan akademis dan tidak boleh melibatkan para dosen. Ia mengakui, permasalahan ini telah dibahas dewan melalui Komisi E yang hasilnya ditandatangai oleh ketua dewan.</p>
<p>Bahkan komisi telah merekomendasi kepada unsur Muspida plus untuk mengambil keputusan.“Kita berharap SK Menteri Pendidikan No 131 itu segera disosialisasikan dan selaku wakil rakyat kita mengimbau Kopertis dapat bertindak sebagai penengah sesuai tupoksinya,” kata Brilian.(irm)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/11/soal-yayasan-uisu-kopertis-diminta-berperan-sebagai-penengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PTN dan PTS se-Indonesia Harus Terima Lulusan Paket C</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/11/ptn-dan-pts-se-indonesia-harus-terima-lulusan-paket-c/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/11/ptn-dan-pts-se-indonesia-harus-terima-lulusan-paket-c/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 05:32:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49311</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Perguruan Tingi Negeri dan Swasta (PTN/PTS)  se-Indonesia diminta tidak mendiskriminasikan hasil dari lulusan tersebut.  Sebab   Direktorat Jenderal Pendidikan PMTK Depdiknas melalui surat No  1048/D/T/2009 tanggal 26 Juni 2009 tentang pembelajaran paket C, dinyatakan  agar para Rektor PTN dan Kopertis Wilayah I-XII se-Indonesia harus menerima  lulusan paket C untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Hal ini dikatakan Pelaksana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Perguruan Tingi Negeri dan Swasta (PTN/PTS)  se-Indonesia diminta tidak mendiskriminasikan hasil dari lulusan tersebut.  Sebab   Direktorat Jenderal Pendidikan PMTK Depdiknas melalui surat No  1048/D/T/2009 tanggal 26 Juni 2009 tentang pembelajaran paket C, dinyatakan  agar para Rektor PTN dan Kopertis Wilayah I-XII se-Indonesia harus menerima  lulusan paket C untuk melanjutkan pendidikan tinggi.<br />
<span id="more-49311"></span>Hal ini dikatakan Pelaksana tugas Kasubdis Pendidikan Luar Sekolah  Dinas Pendidikan Sumut Dra Rosmawati Nadeak MPd di ruang kerjanya kantor  Disdiksu Jalan T Cik Ditiro Medan, kemarin.</p>
<p>Ketegasan itu disampaikannya berkaitan akan dibukanya proses  pendaftaran penerimaan mahasiswa baru di PTN dan meminta agar PTN  se-Indonesia untuk mengintegrasikan hasil ujian nasional (UN) SMA, SMK dan MA  sebagai seleksi masuk PTN. “Kita harapkan tidak ada diskriminasi tentang hal itu nantinya,”  ujar Rosmawati yang juga Kasubdis Bina Program Disdiksu.</p>
<p>Dijelaskannya, sesuai dengan surat Direktorat Jenderal Pendidikan  PMTK Depdiknas itu, tidak ada diskriminasi bagi lulusan paket C. Status  ijazahnya sama dengan lulusan pendidikan formal. Membedakannya hanya  tandatangan dari Kepala sekolah yang bersangkutan (formal) dan Dinas  Pendidikan setempat (PLS) bagi peserta paket C.</p>
<p>Dijelaskannya, Disdiksu pada akhir Februari 2010 lalu sudah  menyalurkan ijazah paket C, B dan A ke Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota di  Sumut terhadap peserta yang lulus UNPK tahap II yang dilaksanakan Novermber  2009.</p>
<p>UNPK paket C tahap II ini diikuti sebanyak  6.547 peserta yang  terbagi dalam kelompok IPA (516) dan IPS (6.031) yang ujiannya serentak di  Indonesia yang berlangsung selama 4 hari.</p>
<p>Dari jumlah peserta yang mengikuti ujian paket C tersebut  dinyatakan lulus sebanyak 3.728 atau 50,02 persen dengan tingkat kelulusan  kelompok IPA 160 orang atau 31,01 persen dan kelompok IPS315 orang atau 51,65  persen.</p>
<p>Sedangkan paket B setara SMP diikuti  3.085 peserta dengan tingkat  kelulusan 1.941 orang atau 38,71 persen dan paket A setara Sekolah Dasar (SD)  diikuti 684 peserta dengan kelulusan 257 orang atau 37,57 persen. (aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/11/ptn-dan-pts-se-indonesia-harus-terima-lulusan-paket-c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siswa YPSA Bayar Uang Sekolah Secara Perbankan Online</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/11/siswa-ypsa-bayar-uang-sekolah-secara-perbankan-online/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/11/siswa-ypsa-bayar-uang-sekolah-secara-perbankan-online/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 05:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49307</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA)  merupakan sekolah pertama di Medan yang bekerja sama dengan Citi Commercial  Bank yang menggunakan sistem perbankan online untuk pembayaran uang sekolah.  Melalui layanan Complete Business Solution, Citi Bank mencoba membantu sekolah di seluruh Indonesia dengan memberikan kemudahan  bagi para orang tua murid untuk menghemat waktunya melakukan pembayaran biaya  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA)  merupakan sekolah pertama di Medan yang bekerja sama dengan Citi Commercial  Bank yang menggunakan sistem perbankan online untuk pembayaran uang sekolah.  <span id="more-49307"></span>Melalui layanan Complete Business Solution, Citi Bank mencoba membantu sekolah di seluruh Indonesia dengan memberikan kemudahan  bagi para orang tua murid untuk menghemat waktunya melakukan pembayaran biaya  sekolah.</p>
<p>&#8220;Dengan program layanan Citi Cash Management ini diharapkan orang tua  murid tidak perlu berulang kali mengunjungi sekolah untuk melakukan  pembayaran,&#8221; ucap Commercial Bank Head, Citi Indonesia, Kahar Anwar, Senin  [8/3] siang.</p>
<p>Layanan ini, lanjut Kahar,  juga dapat dipantau oleh sekolah serta  mengelola transaksi perbankan mereka dengan mudah melalui sistem perbankan  online terpadu dari Citi. Sistem ini juga dapat membantu sekolah mengurangi  kesalahan-kesalahan manual yang dapat terjadi dalam proses penghitungan dan  administrasi.</p>
<p>Lebih lanjut Kahar mengatakan, orang tua murid dapat melakukan  pembayaran biaya sekolah secara elektronik melalui CitiDirect dan Virtual  Account. Orang tua dan sekolah juga dapat memantau informasi pembayaran  dengan mudah. Kahar mengakui, Yayasan Perguruan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) juga  terbantu dengan adanya layanan Utility Payment System (UPS) dan Citi e-Tax.  Dengan UPS, sekolah dapat mengurangi kemungkinan keterlambatan pembayaran  biaya fasilitas bulanan. Karena pembayaran dilakukan secara otomatis setiap  bulannya.</p>
<p>&#8220;Melalui Citi e-Tax, Citi memberikan kemudahan bagi sekolah dalam  pembayaran dan penyerahan bukti pajar di bawah satu atap,&#8221; ungkapnya. Ditahun 2010 ini, Citi melihat sekitar 50 sekolah dapat menikmati  layanan Cash Management ini dikarenakan sejalannya visi bisnis Citi untuk  membantu sektor pendidikan dalam mengembangkan efisiensi dan daya saing  mereka. Kerjasama Citi dengan sektor pendidikan telah dimulai sejak Januari  2010, dimana sebelumnya Citi Commercial Bank menggandeng sekolah Tiara Bangsa  ACS (Internasional).</p>
<p>Citi merupakan perusahaan finansial terkemuka di dunia yang memiliki  sekitar 200 juta nasabah dan memiliki transaksi bisnis di lebih dari 140  negara dan telah bekerjasama dengan YPSA yang memiliki sekitar 1200 siswa  dari TK, SD, SMP, dan SMA. YPSA merupakan sekolah berbasis islami di Medan  dengan standar regular dan internasional. YPSA didirikan sebagai wahana peran  serta untuk menumbuhkembangkan keuangan kualitas sumber daya manusia, dimulai  dari pendidikan dini dan akan terus berkelanjutan.</p>
<p>Pembina YPSA, Sofyan Raz, menuturkan pihaknya menyambut baik  langkah Citi Commercial Bank yang memperluas kerjasamanya dengan menjangkau  sekolah-sekolah di luar Jakarta. Diketahui, YPSA sebagai sekolah pertama di  Medan yang bekerjasama dengan Citi. &#8220;YPSA bersama dengan Citi Commercial Bank melakukan kerjasama yaitu untuk mendorong efisiensi pendidikan di Indonesia kearah yang lebih baik,&#8221;  pungkasnya. (aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/11/siswa-ypsa-bayar-uang-sekolah-secara-perbankan-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelajar Aceh Raih Dua Medali Emas Olimpiade Sains</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/08/pelajar-aceh-raih-dua-medali-emas-olimpiade-sains/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/08/pelajar-aceh-raih-dua-medali-emas-olimpiade-sains/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 08:45:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/2010/03/08/pelajar-aceh-raih-dua-medali-emas-olimpiade-sains/</guid>
		<description><![CDATA[Banda Aceh ( Berita ) :  Pelajar SMA Teuku NyaK Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh mengukir prestasi menggembirakan, setelah meraih dua medali emas bidang kimia dan biologi pada Olimpiade proyek penelitian sains (ISPO) di Jakarta 3 Maret 2010.
Para siswi yang telah membawa nama baik Aceh di tingkat nasional itu disambut meriah para guru dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banda Aceh ( Berita ) :  Pelajar SMA Teuku NyaK Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh mengukir prestasi menggembirakan, setelah meraih dua medali emas bidang kimia dan biologi pada Olimpiade proyek penelitian sains (ISPO) di Jakarta 3 Maret 2010.</p>
<p><span id="more-49224"></span>Para siswi yang telah membawa nama baik Aceh di tingkat nasional itu disambut meriah para guru dan orang tua mereka saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Minggu [07/03].</p>
<p>Para siswi yang meraih prestasi tersebut yakni pasangan Cut Nyak Savira dan Aisyah Minzikrina (bidang kimia) dengan hasil karya pembuatan edibel film dari biji buah nangka. Biji nangka bisa diolah menjadi bahan pembungkus makanan yang bisa langsung dimakan.</p>
<p>Sedangkan, pasangan Meutia Rizki Innayah dan Ulfa Mazaya (bidang matematika) dengan judul permasalahan tanda kurung seimbang, yakni mencari rumus tersingkat untuk pengelompokan tanda kurung dan berhubungan dengan catalan number.</p>
<p>Selain itu, SMA Fatih Bilingual School putra meraih medali perunggu di bidang lingkungan atas nama T. Muhammad Farhan dan Amalul Auni, dengan proyek berjudul tanaman kangkung menjadi</p>
<p>biofilter logam berat.</p>
<p>Kepala SMA Nyak Arif Fatih Bilingual School, Dra. Azizah Takril menyatakan, prestasi yang diraih anak didiknya tersebut merupakan kejutan bagi dunia pendidikan di Aceh, karena sekolah yang dipimpinnya itu baru tahun pertama dibuka.</p>
<p>SMA Nyak Arif Fatih Bilingual School yang khusus untuk putri itu mulai dibuka tahun ajaran baru 2009 dan para siswinya baru kelas satu.</p>
<p>&#8220;Jadi, prestasi yang diraih anak-anak ini merupakan kejutan bagi kami, karena sekolahnya baru dibuka setahun,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain tingkat SMA, Fatih Blingual School juga menerima siswa tingkat SMP dan SD. Untuk SMA mereka tinggal di asrama.</p>
<p>Azizah menyatakan, prestasi yang diraih anak-anak tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar Aceh untuk bisa berprestasi lebih tinggi lagi, khususnya di bidang sains.</p>
<p>Para pemenang nantinya akan mengikuti ajang olimpiade tingkat internasional pada tahun 2010. Untuk bidang kimia akan diselenggarakan di Belanda, matematika di Georgia, dan lingkungan di Ajarbaizan.</p>
<p>ISPO diselenggarakan atas kerja sama antara PASIAD (Turki) dengan Departemen Pendidikn Nasional. ISPO 2010 merupakan kegiatan yang kedua yang diikuti siswa di seluruh Indonesia dengan menampilkan 500 proyek. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/08/pelajar-aceh-raih-dua-medali-emas-olimpiade-sains/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rektor ITM: Stakeholder Butuh Pekerja Keras</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/03/01/rektor-itm-stakeholder-butuh-pekerja-keras/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/03/01/rektor-itm-stakeholder-butuh-pekerja-keras/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 07:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49116</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Ir Mahrizal  Masri MT mengatakan, dalam era globalisasi dan kompetisi ini, segala hal yang  diinginkan hanya bisa diperoleh lewat kemampuan intelektual tinggi serta niat  dan kerja keras. Tapi dalam kompetisi, tak cukup mengandalkan kemampuan  intelektual saja, tapi harus dibarengi kecerdasan emosi dan spritual.“Karena secara umum, para stakeholder (pemangku) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Ir Mahrizal  Masri MT mengatakan, dalam era globalisasi dan kompetisi ini, segala hal yang  diinginkan hanya bisa diperoleh lewat kemampuan intelektual tinggi serta niat  dan kerja keras. <span id="more-49116"></span>Tapi dalam kompetisi, tak cukup mengandalkan kemampuan  intelektual saja, tapi harus dibarengi kecerdasan emosi dan spritual.“Karena secara umum, para stakeholder (pemangku) hanya membutuhkan  pekerja keras, mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi dalam  bekerja,” kata Mahrizal pada wisuda 329 sarjana ITM, di gedung Selecta, Jalan  Listrik Medan, Sabtu [27/02].</p>
<p>Acara wisuda dirangkai dengan dies natalis ke-50 ITM. Hadir dalam  acara itu Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H Gatot Pujo Nugroho, Kadis  Pendidikan Sumut Bahrumsyah, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Drs  H Syamsuddin Djamin MM, para pembantu rektor dan dekan se-ITM.</p>
<p>Lebih jauh Mahrizal mengatakan, kerja keras penuh tanggung jawab yang  tinggi merupakan bagian dari kecerdasan emosi. Menurutnya, kecerdasan emosi  dapat dilatih mulai dari hal-hal yang kecil.</p>
<p>Di sisi lain, rektor mengatakan, dalam dies natalis ke-50 ITM ini,  merupakan momen yang tepat bagi civitas akademika untuk melakukan introspeksi  diri dan perenungan akan tujuan awal pendirian ITM serta berbagai hal yang  sudah dicapai selama ini.</p>
<p>“Di samping kemajuan yang telah kita capai masih banyak kekurangan  yang harus diperbaiki ITM agar mampu bersaing di dunia global,” kata rektor  mengingatkan. Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna H Syamsuddin Djamin  mengingatkan, agar alumni ITM terus menambah ilmu dengan mengikuti  perkembangan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Karena dalam menghadapi globalisasi dan  free-trade ini, sarjana teknik luar negeri yang masuk ke Indonesia akan  menjadi saingan sarjana teknik dalam negeri. “Untuk itu, sarjana ITM harus  memperdalam ilmu terus menerus,” harapnya.<br />
Ketua Panitia Wisuda Sarjana ITM, Ir Mustafa MT melaporkan, 329 yang  diwisuda berasal dari teknik elektor 58 orang, teknik industri 33 orang,  teknik kimia 24 orang, teknik sipil 21 orang, teknik arsitektur 26 orang,  teknik perencanaan wilayah dan kota 8 orang, teknik pertambangan 17 orang,  dan teknik geologi 11 orang.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/03/01/rektor-itm-stakeholder-butuh-pekerja-keras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senat Usu Pilih Dua Nama Calon Rektor</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/25/senat-usu-pilih-dua-nama-calon-rektor/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/25/senat-usu-pilih-dua-nama-calon-rektor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 08:23:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49050</guid>
		<description><![CDATA[Medan ( Berita ) :  Senat Akademik (SA) Universitas Sumatera Utara (USU) memilih dua nama calon rektor yang akan diajukan ke Majelis Wali Amanat (MWA), sebagai institusi tertinggi perguruan tinggi itu.
&#8220;Kedua nama tersebut, Prof Syahril Pasaribu dan Prof Ismet Daniel Nasution. Keduanya dipilih dalam sidang tertutup SA USU hari ini,&#8221; kata ketua panitia Penyelenggara Penjaringan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan ( Berita ) :  Senat Akademik (SA) Universitas Sumatera Utara (USU) memilih dua nama calon rektor yang akan diajukan ke Majelis Wali Amanat (MWA), sebagai institusi tertinggi perguruan tinggi itu.</p>
<p><span id="more-49050"></span>&#8220;Kedua nama tersebut, Prof Syahril Pasaribu dan Prof Ismet Daniel Nasution. Keduanya dipilih dalam sidang tertutup SA USU hari ini,&#8221; kata ketua panitia Penyelenggara Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P4CR) USU, Prof Dr Runtung SH, MHum, di Medan, Kamis [25/02].</p>
<p>Ia mengatakan sebelumnya ada lima nama yang mendaftarkan diri menjadi calon rektor USU, masing-masing Prof M Nawawiy Loebis, Prof Ismet Daniel Nasution, Prof Subhilhar MA, Prof Bismar Nasution dan Prof Syahril Pasaribu.</p>
<p>Dari hasil pemilihan yang dilakukan SA, Prof M Nawawiy Loebis memperoleh 13 suara, Prof Ismet Daniel Nasution 23 suara, Prof Subhilhar MA 8 suara, Prof Bismar Nasution 4 suara dan Prof Syahril Pasaribu sebanyak 51 suara.</p>
<p>&#8220;Dari 101 anggota Senat Akademik USU, dua orang berhalangan hadir. Jadi hanya 99 orang yang memberikan suaranya. Pemilihan langsung dipimpin oleh ketua Senat Akademik USU, Prof Sutomo Kasiman,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya, kata dia, kedua nama tersebut akan diajukan ke MWA USU yang akan melakukan sidang tanggal 26 Februari 2010 untuk memilih satu nama dari kedua nama yang diajukan tersebut.</p>
<p>&#8220;MWA akan bersidang di Kementrian Pendidikan Nasional di Jakarta. Paling lambat sehari setelah sidang kita akan langsung mengetahui siapa rektor yang terpilih untuk periode 2010-2015,&#8221; katanya.</p>
<p>Humas USU Bisru Hafi, mengatakan, Prof Syahril Pasaribu dan Prof Ismet Daniel Nasution nantinya juga akan menyampaikan visi-misi dan program kerjanya di depan anggota MWA USU yang beranggotakan 21 orang.</p>
<p>Sesuai jadwal pemilihan calon rektor oleh MWA akan diadakan Kemendiknas di Jakarta, karena Mendiknas Prof M Nuh termasuk anggota MWA USU yang memiliki komposisi suara sebanyak 35 persen.</p>
<p>Ia mengatakan, MWA organ tertinggi universitas. MWA merupakan suatu badan independen dengan anggota sebanyak 21 orang terdiri dari yang mewakili pemerintah pusat (Mendiknas), Rektor, 8 orang mewakili Senat Akademik dan 11 orang mewakili masyarakat.</p>
<p>MWA antara lain bertugas menetapkan kebijakan umum dalam bidang non akademik, mengangkat pimpinan universitas dan memberhentikannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Anggota MWA adalah Mendiknas, Prof Ningrum Natasya, Prof Alvi Syahrin, Prof Bismar Nasution, Prof Guslihan Dasa Tjipta, Prof Delfi Lutan, Prof Darulkutni Nasution, Prof Urip Harahap, Prof Darwin Sitompul.</p>
<p>Kemudian Gubernur Sumut Syamsul Arifin SE, Surya Mertjoe, Edwin Bingei Purba Siboro, Tinah B Tanoto, Dahlan Harahap, Let Jend (Purn) Muthoyib, Dr Darwan M Purba, Ir Darori, Ir Joefly J Bahroeny, Panusunan Pasaribu, Chairulsyah Siregar dan Rektor USU.  ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/25/senat-usu-pilih-dua-nama-calon-rektor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>664 Pelajar-Mahasiswa Sumut Ikut Olimpiade Akuntansi</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/25/664-pelajar-mahasiswa-sumut-ikut-olimpiade-akuntansi/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/25/664-pelajar-mahasiswa-sumut-ikut-olimpiade-akuntansi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 08:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=49048</guid>
		<description><![CDATA[Medan ( Berita ) :  Tercatat 664 siswa dan mahasiswa di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Olimpiade Akuntasi (OSI) 2010 yang digelar Fakukltas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU).
&#8220;Dari 664 peserta tersebut, sebanyak 441 berasal dari siswa SMA sederajat dan 223 dari mahasiswa, di antaranya berasal dari Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Pematang Siantar dan Kisaran,&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan ( Berita ) :  Tercatat 664 siswa dan mahasiswa di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Olimpiade Akuntasi (OSI) 2010 yang digelar Fakukltas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU).</p>
<p><span id="more-49048"></span>&#8220;Dari 664 peserta tersebut, sebanyak 441 berasal dari siswa SMA sederajat dan 223 dari mahasiswa, di antaranya berasal dari Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Pematang Siantar dan Kisaran,&#8221; kata Ketua Himpunan Mahasiswa Departemen Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi USU, Isda Dwi Andiani di Medan, Kamis [25/02].</p>
<p>Ia mengatakan, lomba dibagi dalam beberapa tahapan, pertama peserta diberikan soal pilihan berganda sebanyak 50 soal, dalam tahap ini nantinya akan diambil 30 peserta terbaik kategori siswa dan mahasiswa.</p>
<p>Selanjutnya ke-30 peserta yang lolos tahap pertama, akan mengikuti sesi cerdas cermat. Dari sesi ini akan diambil enam peserta yang memiliki nilai tertinggi. Lalu keenam peserta tersebut akan mengikuti sesi wawancara tentang penguasaan ilmu akuntansi.</p>
<p>Setelah hasil wawancara, baru ditentukan pemenangnya untuk masing-masing kategori juara I sampai III. Dewan juri selain dari USU juga dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dengan total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp10 juta.</p>
<p>Ketua Panitia OSI 2010, Mega Puspita Sari, mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk membuka cakrawala berpikir di kalangan pelajar dan mahasiswa mengenai pentingnya kemampuan akuntansi.</p>
<p>Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan semakin membangkitkan semangat pelajar dan mahasiswa untuk menguasai akuntansi sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi tenaga kerja profesional.</p>
<p>Selain itu, kata dia, OSI 2010 tersebut juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi serta berbagi ilmu pengetahuan dan wawasan antarpelajar dan mahasiswa di Sumut. &#8220;Diharapkan pelajar dan mahasiswa di Sumut semakin tertarik dengan akuntansi,&#8221; katanya. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/25/664-pelajar-mahasiswa-sumut-ikut-olimpiade-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Indonesia Promosikan Tolerasi Antarbudaya Di Inggris</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/24/mahasiswa-indonesia-promosikan-tolerasi-antarbudaya-di-inggris/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/24/mahasiswa-indonesia-promosikan-tolerasi-antarbudaya-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 10:42:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48980</guid>
		<description><![CDATA[London ( Berita ) :  Empat mahasiswa Indonesia mempromosikan pemahaman dan toleransi antarbudaya di Inggris dengan didukung dan  difasilitasi KBRI London.
&#8220;Keempat mahasiswa melakukan itu serangkaian mengikuti program petualangan berjudul &#8216;Journey of Understanding&#8217; di Inggris selama sepuluh hari yang diselenggarakan Encompass Trust,&#8221; ujar Sekretaris Satu KBRI London Novan Ivanhoe Saleh kepada koresponden ANTARA London, Rabu [24/02].
Menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>London ( Berita ) :  Empat mahasiswa Indonesia mempromosikan pemahaman dan toleransi antarbudaya di Inggris dengan didukung dan  difasilitasi KBRI London.</p>
<p><span id="more-48980"></span>&#8220;Keempat mahasiswa melakukan itu serangkaian mengikuti program petualangan berjudul &#8216;Journey of Understanding&#8217; di Inggris selama sepuluh hari yang diselenggarakan Encompass Trust,&#8221; ujar Sekretaris Satu KBRI London Novan Ivanhoe Saleh kepada koresponden ANTARA London, Rabu [24/02].</p>
<p>Menurut Novan Ivanhoe, yayasan sosial Inggris itu bertujuan mempromosikan pemahaman dan toleransi antarbudaya di kalangan kaum muda dari berbagai latar belakang, agama dan budaya di dunia.</p>
<p>Sejak dimulainya program ini pada tahun 2003, lebih dari 100 pemuda Indonesia berpartisipasi pada kegiatan yang diadakan setiap tahun di Inggris itu.</p>
<p>Encompass didirikan berdasarkan inspirasi dari keluarga Daniel Braden dan Jun Hirst (teman wanita Daniel). Daniel tewas akibat ledakan bom Bali tahun 2002 yang menelan 202 korban jiwa dan sekitar 350 lainnya dari mancanegara mengalami luka-luka.</p>
<p>Keempat mahasiswa yang tampil di Inggris tersebut, Andy Dwi  Astama dari Universitas Brawijaya, Malang, Puthu Akbar Duta Hutama dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, Novika Purnama Ssri dan Zsiadatul Hikmiah dari Universitas Negeri Malang.</p>
<p>Mereka terpilih setelah melalui seleksi oleh perwakilan Encompass di Indonesia, yang sebelumnya telah menyebarluaskan informasi ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Kriteria dan seleksi yang mereka harus lalui untuk itu, antara lain berusia 16 dan 24 tahun, mampu mengartikulasikan pendapat mereka dalam bahasa Inggris, menampilkan motivasi untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan menantang (challenging), serta dapat menerima ide-ide baru.</p>
<p>Kegiatan para peserta yang sepenuhnya dibiayai Encompass, antara lain melakukan outbound di Loch Eil, Fort William, Skotlandia, Inggris.</p>
<p>Tahun ini kegiatan diikuti oleh peserta dari lima negara, yaitu Inggris, Amerika Serikat, Indonesia, Palestina dan Israel.</p>
<p>Selama mengikuti kegiatan, peserta didorong untuk belajar tentang budaya lain, mengembangkan semangat tim, disiplin diri dan menghormati sesama peserta.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, keempat peserta dari Indonesia  memperkenalkan lebih jauh lagi kepada peserta dari negara lain yang pada umumnya sangat awam terhadap Indonesia.</p>
<p>Mereka menjelaskan mengenai gambaran umum Indonesia, letak dan kondisi Indonesia saat ini, termasuk di antaranya kehidupan beragama dan toleransi antaragama yang dijalankan oleh bangsa Indonesia.</p>
<p>Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penutupan di London, keempatnya menceritakan pengalaman dan perjalanan mereka selama mengikuti program &#8220;Journey of Understanding&#8221;. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/24/mahasiswa-indonesia-promosikan-tolerasi-antarbudaya-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UMSU Gelar Pekan Seni Mahasiswa 2010</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/23/umsu-gelar-pekan-seni-mahasiswa-2010/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/23/umsu-gelar-pekan-seni-mahasiswa-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 08:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48910</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar Pekan Seni Mahasiswa 2010 di kampus itu Jalan Mukhtar Basri Medan. Saat membuka kegiatan tersebut, Senin [22/2], Rektor UMSU, H Bahdin Nur Tanjung SE MM, mengingatkan kepada mahasiswa maupun pelajar agar jangan mengotori kompetisi seni dengan perbuatan-perbuatan tidak terpuji.
Karena seni merupakan suatu yang indah dan memiliki citra rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar Pekan Seni Mahasiswa 2010 di kampus itu Jalan Mukhtar Basri Medan. Saat membuka kegiatan tersebut, Senin [22/2], Rektor UMSU, H Bahdin Nur Tanjung SE MM, mengingatkan kepada mahasiswa maupun pelajar agar jangan mengotori kompetisi seni dengan perbuatan-perbuatan tidak terpuji.</p>
<p><span id="more-48910"></span>Karena seni merupakan suatu yang indah dan memiliki citra rasa yang tinggi.<br />
“Jangan kotori kompetisi seni dengan tindakan seperti main sogok, perkelahian dan perbuatan tidak terpuji lainnya,” ujar Bahdin.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Bahdin juga mengimbau kepada para peserta yang mengikuti kompetisi Seni yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMSU supaya menunjukkan sikap yang sportif, serta tidak terlalu ambisius dan melakukan cara-cara tidak terpuji untuk mencapai kemenangan.</p>
<p>“Saya juga mengingatkan kepada dewan juri agar bertindak jujur dan adil. Jangan ada keberpihakan kepada peserta. Beri penilaian secara objektif,” tandas Bahdin yang saat ini juga menjadi salah satu bakal calon (balon) Walikota Medan periode 2010 – 2015 mendatang.</p>
<p>Rektor UMSU ini juga menyebutkan, prestasi seni dari mahasiswa-mahasiswa UMSU selama ini juga cukup bagus. Hal ini terbukti, dengan banyaknya penghargaan yang diraih UMSU dalam bidang seni.“UMSU juga sudah banyak melahirkan orang-orang besar di bidang seni, bukan hanya di tingkat lokal namun juga sudah sampai ke tingkat nasional,” tambahnya.</p>
<p>Sebelumnya Gubsu diwakili Kadis Pendidikan Sumatera Utara, Drs Bahrumsyah, dalam arahannya menegaskan Pemprovsu sangat mendukung pecan seni mahasiswa UMSU 2010 ini. Kegiatan seni seperti ini sangat positif dan pantas ditiru perguruan tinggi lainnya.</p>
<p>Sedangkan Presiden BEM UMSU Budi Ramadhani,  mengatakan  Pekan Seni Mahasiswa UMSU 2010 ini berlangsung 22 sampai 25 Februari 2010 .<br />
Dalam pekan seni ini digelar sejumlah kompetisi, baik antar mahasiswa UMSU maupun antar pelajar. Adapun serangkaian yang dilaksanakan dalam Pekan Mahasiswa UMSU 2010 ini, antara lain, kompetisi seni tari, baca puisi, festival band dan juga kegiatan bazaar.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/23/umsu-gelar-pekan-seni-mahasiswa-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>USU Pergunakan Kampus Kwala Bekala Tahun 2020</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/22/usu-pergunakan-kampus-kwala-bekala-tahun-2020/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/22/usu-pergunakan-kampus-kwala-bekala-tahun-2020/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 10:10:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48857</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Demi menambah daya tampung mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Sumatera Utara (USU) membangun kampus II seluas 300 hektar di Kwala Bekala, Deli Serdang, sekitar 15 km dari kampus induk Padang Bulan Medan.
Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, di lokasi pembangunan kampus itu, Sabtu [20/02], mengatakan, USU II yang sebelumnya merupakan areal eks [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Demi menambah daya tampung mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Sumatera Utara (USU) membangun kampus II seluas 300 hektar di Kwala Bekala, Deli Serdang, sekitar 15 km dari kampus induk Padang Bulan Medan.</p>
<p><span id="more-48857"></span>Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, di lokasi pembangunan kampus itu, Sabtu [20/02], mengatakan, USU II yang sebelumnya merupakan areal eks hak guna usaha (HGU) PTPN II tersebut akan mulai dipergunakan pada tahun 2010.<br />
Areal seluas 300 hektar tersebut akan digunakan sebagai kampus II khusus bagi mahasiswa S-1 dan D-3, sementara kampus  lama di Padang Bulan akan dipergunakan untuk program S-2. Selain itu di lokasi kampus II tersebut akan dibangun laboratorium untuk sejumlah program pendidikan<br />
pertanian dan peternakan.</p>
<p>&#8220;USU II diproyeksikan akan menjadi kampus yang lebih representatif dan berstandar internasional dengan daya tampung sebanyak 40.000 mahasiswa,&#8221; katanya.<br />
Mengacu pada program koordinatif 1995-1996 Dikti, ditetapkan kebijaksanaan umum pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi yang salah satunya adalah meningkatkan daya tampung Perguruan Tinggi Negeri PTN).</p>
<p>Peningkatan daya tampung PTN tersebut, dengan tidak mengorbankan mutu pendidikan tinggi dan diarahkan pada bidang-bidang yang berdampak langsung pada pembangunan dan peningkatan pemerataan. USU yang dimulai pembentukannya oleh yayasan USU 53 tahun yang lalu, bila ditinjau dari jumlah fakultas, prodi studi dan jenjang strata pendidikan yang ada, menunjukkan suatu perkembangan yang cukup pesat.</p>
<p>Dengan perkembangan tersebut, lahan kampus yang pada awalnya terasa sangat luas dan lengang, telah berubah menjadi suatu lahan yang sempit dan padat.<br />
Menurut dia, pembangunan USU II ini sudah sangat mendesak, mengingat saat ini USU sudah memiliki lebih dari 32 ribu mahasiswa, 21.634 ribu diantaranya mahasiswa S-1.</p>
<p>Jika mengacu pada target pemerintah terhadap Angka Pertisipasi Kasar (APK) jumlah penduduk usia 19-24 tahun yang duduk diperguruan tinggi, maka diperkirakan pada tahun 2010 jumlah mahasiswa USU akan mencapai lebih dari 62 ribu orang.</p>
<p>Dengan jumlah tersebut, kampus USU lama di Padang Bulan Medan seluas 100 hektar dengan 13 Fakultas dan 144 program studi, diperkirakan tidak lagi mampu menampung jumlah mahasiswa tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah mahasiswa tersebutlah, maka kita berupaya mencari lahan baru demi pengembangan USU kedepan. Alhamdulillah saat ini kita sudah dapat merealisasikannya dan kalau tidak ada halangan tahun 2020 nanti kampus USU II ini sudah dapat diperunakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sesuai master plan pembangunan Kampus USU di Kuala Bekala, direncanakan akan dibangun sejumlah fasilitas yang mendukung perkuliahan seperti laboratorium berstandar internasional, gedung berbasis pengembangan teknologi informasi, bahkan fasilitas rekreasi.</p>
<p>Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, pada kesempatan yang sama mengatakan, dengan dibangunnya USU II tersebut diharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang duduk diperguruan tinggi terutama di PTN.</p>
<p>Ia mengatakan, pihaknya bersama beberapa provinsi lainnya yang daerahnya memiliki perkebunan telah mengusulkan kepusat untuk mendapat bagian dari pajak hasil perkebunan yang selama ini disetorkan ke pusat. &#8220;Kalau permohonan bagi hasil ini dikabulkan, maka sebagian darinya akan kita alokasikan untuk membantu pembangunan USU II di Kwala Bekala itu,&#8221; katanya.(aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/22/usu-pergunakan-kampus-kwala-bekala-tahun-2020/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ITM-USI MoU Bidang Praktikum dan Laboratorium</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/22/itm-usi-mou-bidang-praktikum-dan-laboratorium/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/22/itm-usi-mou-bidang-praktikum-dan-laboratorium/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 10:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48853</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Institut Teknologi Medan (ITM) dan Universitas Simalungun (USI) Pematang Siantar melakukan kerjasama (memorandum of understanding) di bidang praktikum dan pemanfaatan laboratorium teknik sipil dan teknik mesin.
Menurut Kahumas ITM M Vivahmi SH MSi, kemarin, perjanjian kerjasama itu dimaksudkan untuk menindak lanjuti pertemuan sebelumnya antara Rektor ITM Ir Mahrizal Masri MT dan Rektor USI Drs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Institut Teknologi Medan (ITM) dan Universitas Simalungun (USI) Pematang Siantar melakukan kerjasama (memorandum of understanding) di bidang praktikum dan pemanfaatan laboratorium teknik sipil dan teknik mesin.<br />
<span id="more-48853"></span>Menurut Kahumas ITM M Vivahmi SH MSi, kemarin, perjanjian kerjasama itu dimaksudkan untuk menindak lanjuti pertemuan sebelumnya antara Rektor ITM Ir Mahrizal Masri MT dan Rektor USI Drs Ulung Napitupu MSi.<br />
MoU antara ITM dan USI dilakukan oleh Pembantu Rektor I USI Drs Hisarma Saragih MHum dengan Pembantu Rektor II Munanjat SE MSi dan disaksikan oleh Pembantu Rektor III Ir Mahyuzar Masri MT, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Ir Basri MSc, Ketua jurusan elektro Ir Hermansyar MT, Kahumas ITM M Vivahmi SH MSi dan dosen USI Novoin M Sianturi di kampus ITM Jl Gedung Arca Medan, Rabu (17/2).</p>
<p>Munanjat mengatakan, saat ini kampus ITM memiliki laboratorium praktek keteknikan yang lengkap untuk perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut. “Harapan dari kerjasama ini kedepannya pihak ITM juga membuka kesempatan lebih besar terhadap dosen-dosen teknik USI yang ingin meningkatkan kualifikasi ke jenjang master dan doktor,” katanya.</p>
<p>Kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan pendidikan tinggi khususnya di bidang keteknikan di Fakultas Teknik USI Pematang Siantar dan bagi ITM diharapkan mampu terus mengembangkan program keteknikannya.</p>
<p>Menurut Dekan FTSP ITM Basri, kegiatan praktikum merupakan wajib bagi mahasiswa jurusan teknik khususnya di teknik sipil, karena hal ini berkaitan dengan tugas-tugas akademik di lapangan.</p>
<p>Jurusan teknik sipil ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dan diterima di pasar kerja dengan menyediakan proses pembelajaran pendidikan yang tepat waktu dan berkualitas melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan membangun kemandirian dalam membiayai penyelenggaraan pendidikan.</p>
<p>Sedangkan jurusan teknik arsitektur diharapkan alumninya dapat mengabdikan karyanya di bidang jasa konsultan, industri, pendidikan, penelitian, perbankan dan di pemerintahan. Lulusan yang mempunyai motivasi tinggi untuk mengembangkan diri agar mampu menghadapi tantangan kedepan.<br />
Berbekal aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang arsitektur, disiplin perencanaan dan perancangan dengan penguasaan mendalam.</p>
<p>Sehingga diharapkan mampu mengelola, meningkatkan tugas professional dan berkemampuan meneliti, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Sementara jurusan teknik perencanaan wilayah dan kota (planologi) tambah Basri Syarief, meningkatnya kebutuhan akan pembangunan berencana dirasakan sejak dekade 1960-an ditandai dengan dicanangkannya pembangunan semesta berencana. Sehubungan akan hal tersebut, tuntutan kebutuhan akan tenaga perencanaan wilayah dan kota telah memperlihatkan peningkatan pula.<br />
Lebih lanjut dikemukan dekan, lapangan pekerjaan yang terbuka untuk seorang perencana wilayah dan kota yang memerlukan wawasan luas serta memiliki kesanggupan mengambil keputusan yang berbobot.</p>
<p>Saat ini kebutuhan akan tenaga perencana (planner) jauh diatas jumlah tenaga yang tersedia. Lapangan pekerjaan yang tersedia bagi lulusan teknik perencanaan wilayah dan kota berada di lingkungan pemerintahan, pendidikan, riset, swasta (biro konsultan) serta industri semi pemerintah dan lainnya. (aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/22/itm-usi-mou-bidang-praktikum-dan-laboratorium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perguruan Tinggi Berperan Percepat Penguasaan Sains Dan Teknologi</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/18/perguruan-tinggi-berperan-percepat-penguasaan-sains-dan-teknologi/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/18/perguruan-tinggi-berperan-percepat-penguasaan-sains-dan-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 09:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48748</guid>
		<description><![CDATA[Banda Aceh ( Berita ) :  Perguruan Tinggi dinilai berperan dan mampu mempercepat penguasaan sains dan teknologi untuk melepaskan masyarakat dari ketergantungan pada &#8220;produksi&#8221; sains dan teknologi negara lain.
&#8220;Civitas akademika harus menyadari bahwa masyarakat memiliki harapan besar terhadap perkembangan sans dan teknologi yang dimulai dari perguruan tinggi,&#8221; kata Pembantu Rektor III Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banda Aceh ( Berita ) :  Perguruan Tinggi dinilai berperan dan mampu mempercepat penguasaan sains dan teknologi untuk melepaskan masyarakat dari ketergantungan pada &#8220;produksi&#8221; sains dan teknologi negara lain.</p>
<p><span id="more-48748"></span>&#8220;Civitas akademika harus menyadari bahwa masyarakat memiliki harapan besar terhadap perkembangan sans dan teknologi yang dimulai dari perguruan tinggi,&#8221; kata Pembantu Rektor III Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Rusli Yusuf di Banda Aceh, Kamis.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan pada seminar nasional pendidikan dan sains yang digelar program studi pendidikan Biologi dan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah Darussalam.</p>
<p>Rusli mengatakan, perguruan tinggi merupakan institusi yang seharusnya maju dalam upaya membangun masyarakat yang mampu merespon sekaligus menghasilkan karya sains dan teknologi.</p>
<p>Namun, bila diteliti lebih lanjut, peran perguruan tinggi di Indonesia dalam memacu perkembangan sains dan teknologi masih jauh tertinggal dibanding di negara-negara maju.</p>
<p>Hal tersebut menurutnya disebabkan masyarakat (civitas akademika) perguruan tinggi di Indonesia belum mampu menumbuhkembangkan nuansa sains dan teknologi di lingkungannya sendiri. Penerapan strategi penguasaan sains dan teknologi masih terjadi secara parsial tanpa disertai konsep yang jelas untuk</p>
<p>menanamkan proses penguasaan sains dan teknologi.</p>
<p>&#8220;Miris rasanya menyaksikan derasnya aliran &#8216;produk&#8217; sains dan teknologi negara lain dan menguasai sebagian besar sendi-sendi kehidupan masyarakat sehingga sangat tergantung pada produk tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia merekomendasikan beberapa langkah yang dapat ditempuh perguruan tinggi sebagai lembaga terdepan membawa masyarakat untuk menguasai sains dan teknologi lebih luas.</p>
<p>Langkah tersebut antara lain pimpinan perguruan tinggi harus memiliki konsep, komitmen dan fokus dengan misi yang jelas untuk menjadikan penguasaan sains dan teknologi sebagai sasaran utama dari tujuan pendidikan tinggi.</p>
<p>Selain itu menggunakan sumberdaya perguruan tinggi yang tersedia secara maksimal dan profesional, memacu agar tertanam sifat kreatif dan inovatif oleh civitas akademika.</p>
<p>Perguruan tinggi harus berani mengubah kurikulum konvensional yang menyebabkan peserta didik pasif merespon perkembangan sanis dan teknologi, di samping menyediakan sarana dan prasarana di bidang tersebut, katanya.</p>
<p>Rusli mengatakan, perguruan tinggi harus perlu membuka dan mendukung seluas-luasnya pengembangan ide-ide yang muncul terkait sains dan teknologi baik dari pribadi, kelompok maupun lembaga pendukung di lingkungannya. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/18/perguruan-tinggi-berperan-percepat-penguasaan-sains-dan-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dubes Australia Lepas Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/16/dubes-australia-lepas-pertukaran-pemuda-australia-indonesia/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/16/dubes-australia-lepas-pertukaran-pemuda-australia-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 10:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48669</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta ( Berita ) :  Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, Senin malam (15/2) mengadakan acara perpisahan melepas dengan peserta Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia (AIYEP) 2009-10 dari Australia dan Indonesia.
Berdasarkan siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa [16/02] Farmer memberikan selamat kepada seluruh peserta atas keberhasilan program AIYEP baik di Australia maupun di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta ( Berita ) :  Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, Senin malam (15/2) mengadakan acara perpisahan melepas dengan peserta Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia (AIYEP) 2009-10 dari Australia dan Indonesia.</p>
<p><span id="more-48669"></span>Berdasarkan siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa [16/02] Farmer memberikan selamat kepada seluruh peserta atas keberhasilan program AIYEP baik di Australia maupun di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Program pertukaran pemuda ini telah memainkan peran yang penting dalam meningkatkan saling pengertian antara dua negara kita, khususnya pada tingkat antar-warga. Saya yakin anda telah memperoleh manfaat dari kesempatan unik ini untuk terlibat dan bekerja sama sebagai duta besar belia untuk negara anda,&#8221; kata Farmer.</p>
<p>Saat tinggal di Indonesia, program tersebut memberi kesempatan kepada para peserta untuk tinggal dan bekerja di masyarakat provinsi Bangka-Belitung dan membantu mengadakan sejumlah proyek pembangunan masyarakat termasuk pembersihan pantai setempat, pembangunan sumur dan promosi wisata bahari di Bangka yang bersamaan dengan Visit Bangka-Belitung Year 2010.</p>
<p>Selama program ini, para peserta telah membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat setempat dan persahabatan yang erat dengan mitra pertukaran pemuda mereka.</p>
<p>Peserta program dari Australia Shannon Helbig bertutur, &#8220;Saya tersentuh dengan kehangatan dan entusiasme yang dicurahkan kepada kami oleh masyarakat setempat di Bangka. Saya yakin kami semua pengalaman ini akan menyuguhkan sahabat seumur hidup bagi kami dan pemahaman dan rasa hormat yang lebih baik terhadap kebudayaan kedua negara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, salah satu yang menarik adalah pengalaman upacara Rebo Kasan yang diselenggarakan setiap tahun di desa Air Anyir, yaitu upacara yang melibatkan masyarakat dalam memberi persembahan laut untuk melindungi masyarakat dari bahaya dan menyoroti pentingnya kepercayaan tradisional pada kebudayaan Bangka.</p>
<p>Sementara saat di Australia, para peserta tinggal dan bekerja selama dua bulan di Perth dan Margaret River, Australia Barat.</p>
<p>AIYEP adalah program tahunan yang memajukan hubungan antara penduduk Australia dan Indonesia yangdikelola oleh Lembaga Australia-Indonesia dan Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI. ( ant )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/16/dubes-australia-lepas-pertukaran-pemuda-australia-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chairuddin Minta Rektor Terpilih Tingkatkan Kualitas USU</title>
		<link>http://beritasore.com/2010/02/16/chairuddin-minta-rektor-terpilih-tingkatkan-kualitas-usu/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2010/02/16/chairuddin-minta-rektor-terpilih-tingkatkan-kualitas-usu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 07:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dikbud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=48610</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN (Berita): Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Chairuddin P Lubis DTM&#38;H mengatakan, rektor terpilih nantinya diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas USU untuk lebih baik lagi terutama dalam bidang teknologi informasi. “Saya sebentar lagi akan pensiun.
Jadi siapapun nantinya yang akan menjadi rektor yang baru hendaknya menyadari akan pentingnya peningkatan IT,” ujar Chairuddin pada peletakan batu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN (Berita): Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Chairuddin P Lubis DTM&amp;H mengatakan, rektor terpilih nantinya diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas USU untuk lebih baik lagi terutama dalam bidang teknologi informasi. “Saya sebentar lagi akan pensiun.</p>
<p><span id="more-48610"></span>Jadi siapapun nantinya yang akan menjadi rektor yang baru hendaknya menyadari akan pentingnya peningkatan IT,” ujar Chairuddin pada peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah dan laboratorium program studi teknik informasi FMIPA USU, Sabtu kemarin.</p>
<p>Chairuddin mengaku, dalam pengembangannya, USU masih memiliki kelemahan di sana-sini. Titik terlemahnya saat ini adalah pada sistem IT. Misalnya, banyak hal-hal yang dikerjakan civitas akademika USU baik pada tingkat fakultas maupun universitas tapi tidak terekspos keluar.</p>
<p>Dengan adanya tenaga-tenaga muda handal yang dihasilkan nantinya, maka semua bahan-bahan ini bisa dimasukkkan ke website USU, sehingga masyarakat bisa lebih mengenal USU. “Inilah salah satu visi dalam universiti for industri.</p>
<p>Sedang misinya bukan mau membuat pabrik tapi menciptakan SDM handal dan memperluas daya tampung sekaligus memberi kesempatan untuk belajar sepanjang hayat dan belajar atas kemauan sendiri, dan ini tentunya sangat menolong dan membantu, bukan saja untuk mahasiswa tapi juga bagi bagi masyarakat,” kata pria yang masa jabatannya akan berakhir pada 31 Maret ini.</p>
<p>Disebutkannya, dengan adanya gedung prodi teknik informatika ini, kata Chairuddin kebutuhan mahasiswa berkaitan dengan IT dapat terpenuhi baik untuk program S2 dan S3, sebab selama ini daya tampung USU sangat terbatas, meski USU memiliki tenaga-tenaga pengajar yang handal namun ruangannya masih kurang.</p>
<p>Chairuddin menyanyangkan orang-orang luar sangat jarang berkunjung ke universitas-universitas yang dapat dikatakan cukup besar seperti ITB, UGM , UI dan USU untuk menilai perguruan tinggi itu. Mereka umumnya hanya mau mengunjungi dan melihat melalui website perguruan tinggi yang diinginkan.</p>
<p>Karena itu dengan adanya prodi teknik informatika dengan berbagai fasilitas yang ada di gedung ini diharapkan akan menghasilkan tenaga-tenaga yang handal di bidangnya.<br />
“Kita harus berlomba di bidang IT, karena informasi sekarang ini merupakan sarana penting, khususnya untuk &#8216;menjual&#8217; USU, sehingga masyarakat luas mengetahui prodi-prodi di perguruan tinggi ini termasuk staf pengajar berkualifikasi S3, guru besar dan kurikulumnya,” kata Chairuddin.  Semuanya itu, menurutnya, tidak akan dapat dicapai jika tidak bekerjasama dan saling bahu membahu untuk mewujudkannya. (aje)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2010/02/16/chairuddin-minta-rektor-terpilih-tingkatkan-kualitas-usu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
