Di Pilkada Serentak 2018 Mendatang, Masyarakat Sumut Dimbau Cerdas Manfaatkan Medsos

      Tidak ada Komentar

JAKARTA (Berita) Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Dasopang mengatakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018, bukan sekedar memilih kepala daerah, tetapi sejatinya Pilkada adalah urusan kesejahteraan, dimana melalui Pilkada diharapkan lahir pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyat.

Oleh karena itu, pada Pilkada 2018 mendatang, masyarakat Sumut diimbau untuk secerdas mungkin memanfaatkan media sosial,

(medsos) sehingga tidak membawa keretakan kebinekaan yang sudah lama terbangun ditengah-tengah masyarakat Sumut. Imbauan ini disampaikan Marwan Dasopang, Rabu, (11/10), di Gedung DPR Jakarta, mengingat pada Pilkada 2018 serentak mendatang, ada kecerdasan baru dari masyarakat memanfaatkan media teknologi.

Marwan mengakui, di Pilkada serentak 2018 mendatang, medsos punya peranan yang efektif. Tetapi pengalaman di beberapa tempat, tambahnya pemanfaatan media sosial itu bisa berbahaya kalau konten yang diunggah tidak bertanggungjawab.

” Mari kita cerdas bermedia sosial sebab di Pillada serentak 2018 mendatang urusan kita sebenarnya adalah urusan kesejahteraan , ”
tandasnya.

Jika menyelusuri sejarah lahirnya kelompok kelompok yang membangun semacam pemikiran yang bertentangan, menurut Marwan hal itu disebabkan kegagalan mensejahterakan masyarakat. Kegagalan mengangkat harkat drajat itulah yang lama lama membuat masyarakat merasa terzolim, dan kemudian ada pihak- pihak memanfaatkan situasi itu .

Agar pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di beberapa daerah di Sumut, plus pemilihan gubernur Sumatra Utara berjalan lancar, aman, tertib, Marwan meminta agar para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Sumut menyuarakan figur yang punya kecerdasan mensejahterakan masyarakat.

” Kalau ini yang terjadi saya pikir sepanas apapun perdebatannya nanti di tengah tengah masyarakat Sumut, tentu tidak akan terjadi benturan- benturan yang bisa menganggu keharmonisan masyarakat Sumut yang selama ini sudah terjalin, ” tandasnya.

Para pasangan calon kepala daerah (bupati dan gubernur) yang berkompetisi di Pilkada serentak 2018 mendatang, pun juga diharapkan lebih mengkampanyekan visi dan misinya mensejahterakan rakyat .

Marwan juga mengajak peran serta seluruh eleman masyarakat Sumut ikut mengkelola pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dengan baik, dan jangan membiarkan masyarakat terkotak koitak .

” Hubungan antara masyarakat di Sumut selama ini harmonis, mencair, dan tidak ada masalah. Karenanya hubungan itu harus dipelihara. Berintraksi yang luar biasa itulah sebetulnya kita mempercepat menuai kesejahteraan . Semakin banyak kita bersilaturahmi dan semakin banyak berkenalan dengan orang, tentu akan makin mempercepat kesejahteraan,” tukasnya .

Ketika ditanya soal peranan partai politik terkait untuk mengusung calonnya , Marwan menagatakan parpol selaku pelaku demokrasi harus berperan mencerdaskan masyarakat dan berperan melahirkan kader kader pemimpin.
Idealnya, sebut Marwan, calon yang diusuing parpol adalah calon yang figurnya dikenal luas oleh masyarakat. Karena itu, calon pemimpin baiknya adalah kader yang sudah melalui pengkaderan matang sehingga punya kemampuan dalam menyelesaikan persoalan .

Memang, katanya dalam Pilkada tidak tertutup kemungkinan parpol berkoalisi mengajukan calon, tapi dalam hal berkoalisi harus dipahami juga siapa calon yang diusung, apakah dari kader sendiri atau partai lain .

PKB, akunya memang berkonsetrasi melahirkan kader kader terbaik. PKB bergerak ke dalam melahirkan figur -figur pemimpin, walaupun tidak bisa ditepis situasi persaingan politik belakangan ini juga karena modal.

Karena itu, ke depan PKB berharap parpol -parpol berbenah dan menemukan solusi terbaik bagaimana menjadikan ‘ongkos’ politik bisa dihemat sedemikian rupa, dengan lebih mekampanyekan gagasan dan ide membangun daerah . (aya)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>