Aceh Forest Explorer Meriah

      Tidak ada Komentar

LangsaSejumlah unit offroad mengikuti Aceh Forest Explorer 2017 dengan start di Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (12/10). ( Repro/WSP/Munawar/B )

LANGSA ( Berita ) : Ajang Aceh Forest Explorer 2017 berlangsung meriah dengan diikuti 70 unit mobil offroad dari 12 tim asal kabupaten/kota di Sumut dan Aceh. Para offroader mengambil start di Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (12/10).

Ketua Panitia, Faisal, mengatakan kegiatan ini merupakan kali keempat digelar dan akan berlangsung hingga Minggu (15/10). Tim offroad yang ikut dalam kegiatan ini adalah tim Leuser, Seulawah, Geureutee, Batee Meucica, Abong Abong, Cupliek, Glee Raja, Buni Telong, Sembuang, Kemili, Peuet Sagoe, Ulumasen, Swipper.

Juga ikut serta offroader Xtrim Indonesia, IOF Aceh, IOX Chapter Aceh, IOF Aceh Tengah, Aceh Barat, dan Bireun. Tak ketinggalan Bemo 4×4 Bener Meriah, Xtrim Indonesia Medan, Robinroad Binjai, Jeep Jambore Medan, Jeep Jambore Asahan, JKM Medan, MTC8 Pangkalan Brandan, dan IOF Mandailing Natal.

Sedangkan peserta yang turut serta di antaranya Wali Kota Langsa, Danrem Lilawangsa, Dandim 0104/Aceh Timur, Bupati Bener Meriah, Ketua DPRA Aceh, Kadisbudpar Aceh, Muzakir Manaf (mantan Wakil Gubernur Aceh), dan Kadis Pengairan Provinsi Aceh.

Wali Kota Langsa Usman Abdullah SE dalam sambutanya mengatakan kegiatan ini merupakan momentum silaturahim dan memperkenalkan alam Aceh. “Jadi bukan sekadar menyalurkan hobi, tapi sekaligus memperkenalkan wisata Aceh. Dalam perjalanan ini kita juga akan menggelar bakti sosial di kampung-kampung pedalaman Aceh,” kata wali kota.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh Ir Saminuddin mengatakan saat pelantikan Wali Kota Langsa beberapa waktu lalu, pihaknya telah menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan wisata hutan mangrove di Kuala Langsa dengan Wali Kota Langsa.

Dikatakan, saat ini sebagian kawasan hutan mangrove di Kuala Langsa telah dikelola Pemko Langsa untuk dikembangkan menjadi salah satu tempat tujuan wisata utama di wilayah Timur Aceh. “Kegiatan offroad ini tentunya juga bagian dari upaya mendukung mempromosikan wisata alam di Aceh,” ucap Saminuddin. (WSP/cmw/C)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>