2017 RI Targetkan 2 Juta Turis Muslim China

      Tidak ada Komentar

CHINA1Delegasi Pariwisata dan Perdagangan Indonesia melakukan pertemuan dengan komunitas setempat, kelompok bisnis Muslim, serta asosiasi halal nasional di Yinchuan, China. ( beritasore/Ist )

JAKARTA ( Berita) : Pada tahun 2017 ini, Indonesia menargetkan 2 juta turis muslim China masuk ke Indonesia menyusul kerjasama perdagangan yang sukses ke negara tersebut.

Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Halal Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia memimpin delegasi perjalanan dan bisnis dalam program misi penjualan ke tiga wilayah utama di China untuk mempromosikan produk halal dan destinasi wisatanya.

Selain presentasi dan seminar, delegasi perdagangan juga bertemu dengan masyarakat lokal, kelompok bisnis muslim dan asosiasi halal nasional untuk membantu memperkuat hubungan ekonomi, pariwisata dan perdagangan.

Kunjungan ke Xi’an, Yinchuan dan Beijing diyakini akan memberikan kontribusi terjadinya lonjakan signifikan turis dari China dalam beberapa bulan ke depan untuk mencapai angka 2,4 juta.

Kemenpar ke China sebagai upaya tercapainya target 20 juta turis internasional pada tahun 2019 termasuk 5 juta pengunjung muslim. Indonesia juga menargetkan destinasi nomor satu dunia untuk pariwisata halal. Pasar pariwisata halal diperkirakan bernilai 243 miliar dolar AS pada tahun 2021.

Delegasi perdagangan dipimpin Riyanto Sofyan, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Halal Kemenpar RI. “Berbagai upaya terus dilakukan dan kami percaya misi perdagangan ini akan membawa hasil langsung bagi pariwisata dan perdagangan Indonesia,” kata Sofyan.

Menurutnya, pasar China sudah menjadi pasar internasional. Dalam kunjungan itu, Kemenpar bertemu dengan sejumlah asosiasi industri halal, Kamar Dagang Pangan Halal China dan beberapa komunitas Muslim China di Xi’an, Yinchuan, dan Beijing mencakup lebih 300 perusahaan yang berfokus pada industri halal dan mewakili jutaan keluarga muslim China yang saat ini memilih Malaysia sebagai tujuan liburan.

Sofyan menambahkan bahwa rekan-rekan China sangat tertarik dan tertarik dengan 10 destinasi baru di Bali maupun destinasi wisata halal dan infrastruktur lainnya di Indonesia.

Data Kemenpar menunjukkan tahun 2013 sampai 2016, pariwisata halal tumbuh signifikan hingga 15,5 persen. Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia meningkat menjadi 1.452.971 wisatawan pada 2016 atau naik 27 persen dari tahun sebelumnya. Awal tahun ini, Indonesia memperbaiki rangkingnya untuk tahun kedua berturut-turut dengan naik satu posisi untuk menempati posisi ketiga sebagai tempat tujuan terbaik dalam Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2017 – yang diluncurkan secara resmi di Jakarta.

China dan Indonesia juga merupakan bagian dari inisiatif One Belt, One Road, yang bertujuan untuk menciptakan Silk Road dan meningkatkan investasi dan pariwisata di antara negara-negara di jalan tersebut.

Saat ini, wisatawan Muslim internasional yang mengunjungi Indonesia kebanyakan berasal dari Asia (Malaysia dan Singapura), Timur Tengah (Arab Saudi dan Uni Emirat Arab), Eropa (Prancis, Jerman, Inggris dan Rusia).

Berikut 5 negara dengan jumlah wisatawan Muslim terbanyak ke Indonesia: Malaysia: 740.000 wisatawan , Singapura: 235.000 wisatawan, Arab Saudi: 186.000 wisatawan, China: 145.000 wisatawan , Eropa: 75.000 wisatawan (rel/wie/And)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>