Presiden Harus Usir Duta Besar Myanmar

      1 Komentar

* FPI Buka Posko Bantu Muslim Rohingya

MEDAN ( Berita ) : Ormas Islam meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi), bersikap tegas dan harus segara mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia.Pihak Front Pembela Islam (FPI) Sumut mengaku sedang membuka Posko pendaftaran relawan dan melakukan penggalangan dana untuk membantu Muslim Rohingya dari pembantaian pemerintah Myanmar.

Ketua FPI Sumut Said Hud Alattas, Senin (4/9), menilai pemerintah tidak menunjukkan sikap yang nyata dalam menyikapi pembantaian muslim Rohingya. Presiden Jokowi, hanya bersikap cari aman saja, dan terkesan tidak mau ambil pusing dari peristiwa pembantaian tersebut.

Said, menilai sesungguhnya Indonesia punya tanggungjawab yang besar terkait pembantaian warga muslim tersebut,karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di Dunia. “Harusnya negara kita lebih sensitif, apalagi pembantaian itu terjadi berulang-ulang dan massif. Apalagi lagi jarak Indonesia dengan Myanmar dekat, dan masih termasuk dalam kawasan Asia Tenggara,” tandasnya.

Menurut Said, sesungguhnya tidak ada yang perlu dikuatirkan oleh Presiden Jokowi, jika Indonesia mengambil sikap tegas untuk menentang pembantaian tersebut. Presiden harus memutuskan berbagai hubungan kerjasama antara Indonesia dengan Myanmar. Bila perlu mengutus pasukan angkatan bersenjata Indonesia untuk mencegah terjadinya pembantaian di sana.

Harus bersikap

Di tempat terpisah, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumut Basir Hasibuan, mengatakan Indonesia harusnya bersikap terkait pembantaian tersebut, mengingat Undang Undang Dasar (UUD) 1945 telah mengamanahkan kepada segenap tumpah darah bangsa ini untuk menghapuskan penjajahan di seluruh dunia.

Menurut Basir, sebenarnya dengan posisi negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia punya posisi strategis dan sangat pantas untuk berbicara tegas untuk menghentikan pembantaian tersebut. “Saat ini Jokowi hanya berkata normatif terkait hal tersebut. Padahal sebagai kepala negara beliau harusnya berbicara lebih lantang lagi,” tandasnya.

Menurut Basir, menghentikan pembantaian muslim Rohingya tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara diplomasi antar dua negara, karena terbukti tidak berguna dan pembantaian terus berlangsung.

Harusnya Indonesia malu, karena negara-negara jiran seperti Malaysia dan Turki lebih dahulu menyuarakan protes terkait pembantaian tersebut. Menurut Basir, pemerintah Indonesia baru bersuara saat suasana di Indonesia sudah mulai ramai membahas hal itu.

Katanya, jika pembantaian tersebut terus berlanjut, dan pemerintah Indonesia tidak bersikap tegas dan nyata untuk membantu Muslim Rohingya, maka konflik antar agama bisa saja terjadi di Indonesia. (WSP/crds/I)

One thought on “Presiden Harus Usir Duta Besar Myanmar

  1. Suzhi Mei

    BolaVada
    Khusus Multiplayer..
    POKER, CEME, KIU KICK, CAPSA bisa dimainkan melalui HP lo..
    Ready for your ANDROID and IOS..
    Kunjungi website kami di www. bolavada .com
    atau Hubungi Kami di:
    BBM : D89CC515
    Whatsapp : 0812-9727-2374
    LINE : BOLAVADA
    Facebook : BOLAVADA

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>