Philips Targetkan “Kampung Terang Hemat Energi” Di Indonesia

      1 Komentar

PhilipsRami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia (dua kiri) bersama Head of Communications Philips Lighting Indonesia Lea Kartika Indra (kiri), Kabag Administrasi Pemkab Deliserdang Ir Ramlan Refis (tiga kiri), Rusdan Pohan (dua kanan) dan Noni Kaban, Program Director Kopernik menunjukkan panel surya di Hotel Aryaduta Medan Selasa (5/9). (Berita Sore/Hj Laswie Wakid )

MEDAN (Berita): Philips Lighting Indonesia menargetkan “Kampung Terang Hemat Energi” di Indonesia, tepatnya di daerah-daerah yang belum teraliri listrik. Hal itu dikatakan Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia (PLI) kepada wartawan di Hotel Arya Duta Medan Selasa (5/9).

Saat itu Rami Hajjar didampingi Head of Communications Philips Lighting Indonesia Lea Kartika Indra, Elvys Masihin Product Marketing Manager Philips Lighting Indonesia, Kabag Administrasi Pemkab Deliserdang Ir Ramlan Refis mewakili Bupati Deliserdang, Rusdan Pohan mewakili Bupati Langkat dan Noni Kaban, Program Director Kopernik.

Rami Hajjar mengatakan pada tahun 2017-2018 pihaknya mencanangkan program “Kampung Terang Hemat Energi” (KTHE) 2017-2018 yang diharapkan akan menerangi sekira 25 desa yang belum teraliri listrik di Sumut, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku.

Ia menyebut Philips Lighting memperkirakan terciptanya 2.886 titik lampu baru dalam periode ini. Berarti hampir sepuluh kali lebih banyak dari jumlah titik lampu yang tercipta pada periode program tahun 2015 di Sulawesi Selatan.

Rami Hajjar menyebut program KTHE 2017-2018 di Sumut sudah rampung dengan menciptakan 447 titik lampu baru untuk perumahan, fasilitas umum dan jalan desa yang kini menerangi kehidupan sekitar 1.600 orang di Kabupaten Deliserdang dan Langkat.
“Kami bangga bahwa bahwa program KTHE ini berhasil mengganti penggunaan lampu minyak tanah dan lilin dengan sistem pencahayaan berkelanjutan yang memungkinkan mereka untuk meneruskan aktivitas hingga malam hari,” katanya.

Rami percaya bahwa pencahayaan dapat menginspirasi dan meningkatkan kehidupan masyarakat. Bantuan yang diberikan Philips pada KTHE ini yakni dengan sistem pencahayaan LED Philips berbasis tenaga surya sehingga penduduk ini tidak lagi terpapar dengan resiko kerusakan mata dan masalah pernafasan yang diakibatkan oleh lampu minyak tanah.

Ia menjelaskan Philips Lighting memberikan pencahayaan yang mencakup pencahayaan tenaga surya, bersinar 10 kali lebih terang. Lampu jalan LED terintegrasi dengan panel surya untuk menerangi jalan desa serta Solar Indoor Sistem yang dapat dipasang di rumah dan fasilitas umum. Salah satu fitur yang sangat berguna dari Philips LifeLight dan Solar Indoor System adalah port USB yang dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel di rumah.

Dusun Namo Mira di Desa Sukadame adalah salah satu contoh dusun terpencil yang menjadi salah satu penerima bantuan program dibantu Kopernik kerjasama dengan Yayasan Pusaka Indonesia.

Program KTHE di Sumut ini mencakup 11 dusun di enam desa, termasuk Desa Sukadame, Naga Timbul, Ketangkuhen dan Rumah Sumbul di Kabupaten Deliserdang serta Desa Namo Sialang dan Sei Serdang di Langkat. Rami Hajjar menambahkan Philips telah merevolusi pencahayaan selama lebih 125 tahun. (wie)

One thought on “Philips Targetkan “Kampung Terang Hemat Energi” Di Indonesia

  1. Suzhi Mei

    BolaVada
    Khusus Multiplayer..
    POKER, CEME, KIU KICK, CAPSA bisa dimainkan melalui HP lo..
    Ready for your ANDROID and IOS..
    Kunjungi website kami di www. bolavada .com
    atau Hubungi Kami di:
    BBM : D89CC515
    Whatsapp : 0812-9727-2374
    LINE : BOLAVADA
    Facebook : BOLAVADA

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>