Indeks Kebahagiaan Sumut Terendah Kedua Nasional

      Tidak ada Komentar

MEDAN (Berita): Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat Indeks Kebahagiaan Sumut tahun 2017 hanya 64,41 menjadikannya terendah kedua nasional setelah Provinsi Papua 67,52.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Syech Suhaimi didampingi Kabid Statistik Sosial Ramlan dan Kabid Statistik dan Distribusi Bismark S Pardamean Sitinjak kepada wartawan di kantornya Senin (4/9).

Suhaimi menjelaskan Indeks Kebahagian Sumut tahun 2017 berdasarkan Hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) sebesar 68,41 pada skala 0-100. “Indeks Kebahagiaan Sumut merupakan indeks komposit yang dihitung secara tertimbang menggunakan dimensi dan indikator skala 0-100,” kata Suhaimi.

Dalam metode itu, semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin bahagia. “Sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka semakin merasa tidak bahagia,” katanya.

Menurutnya, metode pengukuran Indeks Kebahagiaan (IK) tahun 2017 mengalami perubahan karena terdapat penambahan cakupan Indeks dibanding tahun 2014. Pada tahun 2014, IK hanya menggunakan Dimensi Kepuasan Hidup.

Sedangkan pada tahun 2017 ditambah lagi Dimensi Perasaan (Affact) dan Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia). Perubahan lainnya pada tahun 2017, Dimensi Kepuasaan Hidup terbagi menjadui dua dubdimensi yakni Subdimensi Kepuasan Hidup Personal dan Subdimensi Kepuasan Hidup Sosial.

Ia menjelaskan IK Sumut tahun 2017 yang dihitung dengan menggunakan Metode 2014, lebih rendah dibanding tahun 2014. Pada tahun 2014 sebesar 67,65 sedangkan pada tahun 2017 sebesar 67,01. “Dengan demikian telah terjadi penurunan indeks sebesar 0,64 poin,” jelas Suhaimi.

IK Sumut tahun 2017 sebesar 68,41 itu dihitung dari Indeks Dimensi Kepuasan Hidup 68,54, Indeks Dimensi Perasaan (Affect) 64,75 dan Indeks Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia) 71,62. Seluruh indeks diukur pada skala 0-100.

Berdasarkan IK Sumut tahun 2017 itu, masing-masing dimensi memiliki kontribusi yakni Kepuasan Hiduo 34,80 persen, perasaan 31,18 persen dan Makna Hidup 34,02 persen.

Suhaimi menyebut IK tertinggi diraih Maluku Utara sebesar 75,68 disusul Maluku 73,77 dan Sulawesi Utara 73,57. Sedangkan DK Jakarta hanya 71,33 (ranking 19 nasional). Dari survei itu, jelas Suhaimi, juga terdeteksui kalau sebenarnya laki-laki lebih bahagia dari perempuan. (wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>