Derita Etnis Rohingya

      2 Komentar

RohingyaWarga Banglades menutupi jenazah wanita dan anak-anak etnis Muslim Rohingya di Shah Porir Deep, Teknak, Banglades, Kamis (31/8). Para korban tewas akibat 3 perahu yang mereka tumpangi untuk menghindari pembunuhan yang dilakukan oleh tentara Myanmar terbalik. ( Repro/WSP/AP )

YANGON, Myanmar ( Berita ) : Kekerasan di Myanmar semakin memburuk setelah data data resmi terkini menyebutkan hampir 400 orang tewas dalam pertempuran di Myanmar barat laut selama sepekan terakhir.

Laporan tersebut menjadikan peperangan kali ini sebagai kekerasan paling mematikan terhadap Rohingya di Myanmar dalam beberapa dasawarsa belakangan.Sekitar 38.000 warga Rohingya menyeberang ke Banglades dari Myanmar,kata sumber dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), sepekan setelah gerilyawan Rohingya menyerang sejumlah pos polisi dan pangkalan militer di Negara Bagian Rakhine,yang memicu bentrokan dan serangan balik darimiliter.

“Pada 31 Agustus, 38.000 orang diperkirakan menyeberangi perbatasan menuju Banglades,” kata sumber tersebut pada Jumat dalam angka perkiraan terkini mereka.

Tentara pemerintah Myanmar mengatakan bahwa mereka melancarkan pembersihan terhadap “teroris garis keras” dan pasukan keamanan diberi pengarahan untuk melindungi warga.

Namun, warga Rohingya yang melarikan diri ke Banglades mengatakan bahwa serangan dengan pembakaran dan pembunuhan bertujuan untuk memaksa mereka keluar.

Ditinggalkan

Tindakan represif militer dan warga mayoritas Buddha Myanmar terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya di Rakhine membuat banyak orang bertanya-tanya tentang sikap Aung San Suu Kyi.

Sebab, perangai pemenang penghargaan Nobel Perdamaian itu dianggap jauh berubah setelah menduduki tampuk kekuasaan. Suu Kyi yang sekarang dianggap mengabaikan hak-hak etnis minoritas. Tidak seperti dulu saat lantang menyuarakan soal hak asasi dari balik pagar rumahnya, ketika dijadikan tahanan rumah oleh rezim militer Myanmar.

Hal itu membikin banyak pengikut dan pengagumnya kini kecewa berat dan mulai berpaling. Salah satunya adalah dr. Ma Thida. Di masa lalu, Thida adalah salah satu pengikut setia Suu Kyi yang terpikat dengan ide-idenya tentang demokrasi dan pentingnya hidup bebas dari cengkeraman ketakutan.

Dia pun sempat merasakan kekejaman militer saat mencoba menghancurkan gerakan pro demokrasi. Enam tahun di balik penjara dan hampir tewas karena sakit menjadi harga mesti dibayar Thida dalam perjuangannya.

Ternyata bukan cuma diayang bersikap seperti itu. Mereka sakit hati dan menganggap Suu Kyi seperti merestui pelanggaran hak asasi dilakukan pemerintah Myanmar terhadap etnis minoritas sekaligus kaum muslim.

Suu Kyi juga berkali-kali memenjarakan pewarta serta pegiat hak asasi, tunduk kepada jenderal-jenderal berkuasa, dan tidak menyiapkan pengganti ketika dia sudah harus lengser dari tampuk kekuasaan.

Thida merasa ngeri dengan kenyataan itu. Sebab jika tidak ada pemimpin dari kalangan sipil cukup cakap menggantikan Suu Kyi, maka bisa jadi militer kembali mengambil alih kepemimpinan negara dan mereka kembali mundur ke masa lalu yang suram.

“Kami tidak berharap dia (Suu Kyi) mengubah seluruh negeri dalam satu setengah,tahun, tetapi kami ingin melihat pendekatan berdasar kemanusiaan yang kuat,” kata Thida yang juga menerima penghargaan sebagai pegiat hak asasi manusia, seperti dilansir dari laman Today Online, Kamis (31/8).

Suu Kyi cuma mengatakan orang Rohingya justru merusak usaha perdamaian di Rakhine. Dia lupa kalau orang Rohingya justru terpaksa melakukannya karena tidak ada pilihan lain dan Cuma mempertahankan diri lantaran tentara Myanmar terus membakar perkampungan mereka.

Suu Kyi juga melarang tim PBB mendatangi wilayah konflik. Sebab, pertikaian berdarah itu dianggap menjurus kepada genosida. Banyak laporan berdasarkan pengakuan warga Rohingya mengungsi kalau pasukan Myanmar melakukan pembunuhan massal, membakar anak-anak, dan memerkosa muslimah Rohingya.

Namun, pihak Suu Kyi menyangkal hal itu dan menyatakan kalau serdadu pemerintah cuma membalas ‘pemberontak’. Malah Suu Kyi sempat menulis diakun Facebooknya tentang bantahan itu dengan judul Pemerkosaan palsu.

Bentrokan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh tentara telah menewaskan sekitar 370 gerilyawan Rohingya, 13 aparat keamanan, dua pejabat pemerintah dan 14 warga sipil, kata militer Myanmar pada Kamis.

Sebagai perbandingan,kekerasan pada 2012 di Sittwe, ibu kota Rakhine,menyebabkan tewasnya hampir 200 orang dan sekitar 140.000 lagi mengungsi, kebanyakan dari mereka adalah warga Rohingya.

Sekitar 20.000 lagi warga Rohingya yang berusaha melarikan diri,terjebak di daerah kosong perbatasan, kata sumber PBB. Pekerja bantuan di Banglades berjuang untuk meringankan penderitaan ribuan orang yang mengalami kelaparan dan trauma.

Sementara beberapa warga Rohingya mencoba menyeberang ke Banglades melalui darat, yang lain mencoba melakukan perjalanan berbahaya dengan menggunakan perahu, melintasi sungai Naf yang memisahkan kedua negaraitu.

Penjaga perbatasan Banglades menemukan 15 jenazah warga Rohingya, 11 di antaranya anak-anak, mengambang di sungai pada Jumat, kata komandan daerah Letnan Kolonel Ariful Islam. (WSP/rtr/to/And)

2 thoughts on “Derita Etnis Rohingya

  1. Suzhi Mei

    B-O-L-A-V-A-D-A

    Welcome di BolaVada.
    Bandar Judi Terpercaya dan Teraman di Indonesia.

    Bonus yang ada di BolaVada.
    Bonus 10% All Games BolaVada dengan syarat WD 3 KALI TO.
    Bonus CASHBACK 10% setiap MINGGU (Kecuali Poker).
    Bonus FREEBET dan FREECHIP 2017.
    Hubungi Kami di:
    BBM : D89CC515
    Whatsapp : 0812-9727-2374
    LINE : BOLAVADA
    Facebook : BOLAVADA

    Reply
  2. Suzhi Mei

    Ayuk Mainkan sekarang juga di Bolavada..
    Buat kamu yang suka bermain Sportbook..
    Kini Hadir buat kamu yang mau bermain di mana saja dan kapan saja..
    Tunggu apa lagi, Kunjungi website kami di www. bolavada .com
    atau Hubungi Kami di:
    BBM : D89CC515
    Whatsapp : 0812-9727-2374
    LINE : BOLAVADA
    Facebook : BOLAVADA

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>