Bus Calhaj Madina Kecelakaan

      Tidak ada Komentar

Evakuasi HajiCalhaj asal Madina dievakuasi dari bus yang terhambat longsor di Pahae Julu, Taput, Kamis (10/8). (Repro/ WSP /ist )

TARUTUNG ( Berita ) : Bus ALS yang mengangkut jamaah calon haji asal Kab. Madina menuju Medan tergelincir dan menabrak dua orang hingga tewas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tarutung – Sipirok, Kamis (10/8).
ALSBUS ALS saat di lokasi longsor di Jalan Lintas Sumatera Tarutung-Sipirok, Kamis (10/8).( Repro/WSP/Parlin Hutasoit/C )

Kecelakaan terjadi akibat jalan yang dilalui bus mengalam longsor di Kec. Pahae Julu tepatnya KM 31-32 di Lobu Pining Tapanuli Utara. Bus sempat berhenti dan tiba-tiba turun dari atas jalan tanjakan secara tidak terkendali sehingga menabrak Sabaruddin, 37, warga Simangambat, Kel.Simangambat dan seorang polisi Polres Taput Brigadir David Marpaung, 33, saat gotong royong mengamankan lalu lintas di lokasi longsor.

Sementara Marganda Lumbangaol warga Desa Aek Nauli Pollung Humbahas mengalami patah kaki di sebelah kiri dan Parmohonan, 57, sopir truk warga Pasar Tembung Medan mengalami patah kaki sebelah kiri.

Informasi dihimpun, bus ALS bernopol BK 7130 LD yang membawa penumpang calon jamaah haji Madina melaju tidak terkendali dari arah Madina menuju Medan karena melintasi jalan berlumpur dan licin.

Sahala Aritonang, warga Dolok Sanggul menceritakan, saat kejadian dirinya bersama tokenya bermarga Lumbangaol menjadi korban. Lokasi kecelakaan persis pada jalan tanjakan dan licin akibat tertutup bekas longsoran tanah.

“Kami datang dari arah Sipirok menuju Tarutung, tiba-tiba terjebak macet. Ingin tahu penyebab kemacetan kami turun dari truk untuk melihat,” katanya di RSU Tarutung seraya menambahkan tiba-tiba bus ALS yang parker turun dari atas dengan tidak terkendali.

“Saya langsung lompat ke parit menyelamatkan diri. Toke saya kakinya tersambar bu sALS mengalami luka parah pada kaki sebelah kiri. Dan korban yang meninggal warga yang berada di sekitar yang sebelumnya melihat kemacetan,” jelasnya.

Begitu juga polisi yang tewas sedang bertugas mengatur lalu lintas. “Polisi itu sedang menggeser sepedamotor agar jalan lancar, tiba-tiba tersenggol ALS yang turun dari atas dan tertimpa kereta hingga terseret sekitar 7 meter.

Polisi itu luka pada bagian kepala dan kaki,”katanya dan mengaku sempat menolong polisi tersebut dari jepitan kereta. Kapolres Taput AKBP Taripar Hutabarat ditemui di Mapolsek Pahae Julu usai dari lokasi longsor turut bersedih dan berduka setelah mengetahui salah satu anggotanya Brigadir David Marpaung meninggal dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, David Marpaung yang mengalami luka parah di dada, mata, dan kepala sempat dilarikan ke RSU Tarutung untuk mendapat perawatan di ruang UGD. Setelah itu dibawa ke ruang ICU, berselang beberapa jam David menghembuskan nafas terakhir.

Sopir Dan Kernet ALS Ditangkap

Pasca kecelakaan, petugas Lantas Polres Taput menangkap sopir dan kernet bus ALS yang menabrak personel Propam Polres Taput Brigadir David Marpaung dan Syaparuddin, 36, warga Simangambat, Kec. Siabu Mandailing Natal.

Mereka yang diamankan Riswan, 34, (sopir 2) warga Jl. Pertiwi Gang Persatuan Medan, Arpan Nasution (kernet), 25, warga Dusun 4 Hutaraja Tapanuli Selatan dan Ihmad Lubis (kernet), 40 tahun, warga Jl. Gambir Dusun 7 Desa Tanjung, Kec. Percut Seituan, Kab.Deli Serdang. Sedangkan sopir 1, Handan Nasution usai kejadian melarikan diri dan masih diburon petugas Lantas Polres Taput.

Kabid Humas Poldasu Kombes Rina Sari Ginting kepada wartawan, Kamis (10/8) malam menjelaskan, akibat kecelakaan itu dua orang tewas dan tiga menderita luka. Sedangkan menderita luka patah kaki Parmohonan Harahap, 57, warga Medan di Rujuk ke RSU Tarutung, Sukdin, 40, warga Simangambat luka robek pada bagian atas jempol kaki dirawat di Puskesmas Pahae Julu dan Marganda Lumban Gaol, 40, warga Dolok Sanggul mengalami kaki sebelah kiri patah dirujuk ke RSU Tarutung.

Dijelaskan Kabid Humas, peristiwa terjadi sekira pukul 11:30, bus ALS NO 170 BK 7130 LD yang membawa rombongan jamaah haji yang dikemudikan Handan Nasution tergelincir akibat lumpur dari korekan pelebaran jalan tersebut ke arah kanan jalan menuju kota Tarutung sehingga tidak dapat lagi dikendalikan dan menabrak personil Polres Taput Brigadir David Marpaung yang sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas.

Ketika ditanya wartawan apa betul bus ALS itu membawa rombongan haji, Kombes Rina menegaskan, hasil bincang dengan Kapolres memang bus ALS membawa rombongan haji. (WSP/a21/m39/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>