PN Jakarta Pusat Tolak Keberatan 30 Kartel Sapi Impor

      1 Komentar

MEDAN (Berita): Akhirnya Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memutuskan menolak keberetan 30 perusahaan kartel sapi impor dan sekaligus menguatkan putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait kartel perdagangan sapi .

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memutus perkara a quo Baslin Sinaga, SH., MH. selaku Ketua Majelis Hakim dan Mas’ud, SH., MH., dan Hariono, SH.selaku anggota Majelis Hakim Perkara No. 319/PDT.G/2016/PN.JKT.PST menolak seluruh permohonan keberatan dan sekaligus menguatkan Putusan KPPU No. 10/KPPU-I/2015 (Selasa, 1 Agustus 2017).

Menanggapi putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ketua KPPU, Syarkawi Rauf dalam siaran persnya diterima Berita Kamis (3/8) melalui KPPU Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan menyampaikan apresiasinya putusan Majelis Hakim PN Jakarta Pusat telah memberikan kepastian hukum tegaknya persaingan usaha yang sehat di Indonesia.“Sekaligus memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat yang telah menanggung tingginya harga daging sapi sebagai dampak praktek kartel,” ungkap Syarkawi.

Selanjutnya Syarkawi mengharapkan agar kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk melakukan perbaikan mekanisme perdagangan daging sapi impor yang lebih sehat. “Stop kartel, dan mari para stakeholder bersama-sama mendorong terciptanya efisiensi yang berkeadilan dalam perdagangan sapi impor, tidak saja adil bagi pelaku usaha tetapi adil bagi masyarakat,” ajak Syarkawi.

Direktur Penindakan KPPU, Gopprera Panggabean, menjelaskan bahwa para Terlapor mempunyai hak untuk melakukan upaya hukum kasasi bilamana keberatan terhadap hasil Putusan PN Jakarta Pusat dimaksud.

“Usai Putusan PN Jakarta Pusat ini para Terlapor diharapkan dapat melaksanakan Putusan KPPU, namun bila masih terdapat keberatan, undang-undang memberikan kesempatan untuk menempuh upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung,” jelas Panggabean.

Sebelumnya, KPPU melalui Putusan No. 10/KPPU-I/2015 terkait dugaan praktek kartel dalam Perdagangan Sapi Impor di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tahun 2013-2015, telah menyatakan 32 Terlapor terbukti secara dan meyakinkan melanggar ketentuan Pasal 11 dan Pasal 19 huruf c Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, dan selanjutnya menjatuhkan sanksi denda kepada seluruh Terlapor dimaksud dengan total Rp 106,86 miliar

Adapun 32 Terlapor tersebut adalah

1. PT Andini Karya Makmur,
2. PT Andini Persada Sejahtera,
3. PT Agro Giri Perkasa,
4. PT Agrisatwa Jaya Kencana,
5. PT Andini Agro Loka,
6. PT Austasia Stockfeed,
7. PT Bina Mentari Tunggal,
8. PT Citra Agro Buana Semesta,
9. PT Elders Indonesia,
10. PT Fortuna Megah Perkasa,
11. PT Great Giant Livestoc,
12. PT Lembu Jantan Perkasa,
13. PT Legok Makmur Lestari,
14. PT Lemang Mesuji Lestar,
15. PT Pasir Tengah,
16. PT Rumpinary Agro Industry,
17. PT Santosa Agrindo,
18. PT Sadajiwa Niaga Indonesia,
19. PT Septia Anugerah,
20. PT Tanjung Unggul Mandiri,
21. PT Widodo Makmur Perkasa,
22. PT Kariyana Gita Utama,
23. PT Sukses Ganda Lestari,
24. PT Nusantara Tropical Farm,
25. PT Karya Anugerah Rumpin,
26. PT Sumber Cipta Kencana,
27. PT Brahman Perkasa Sentosa,
28. PT Catur Mitra Taruma,
29. PT Kadila Lestari Jaya,
30. CV Mitra Agro Sangkuriang,
31. CV Mitra Agro Sampurna dan 32. PT Karunia Alam Sentosa Abadi.

KPPU menemukan fakta-fakta tentang kesepakatan yang dilakukan dengan difasilitasi Asosiasi Produsen Daging & Feedloter Indonesia (Apfindo) melalui rangkaian pertemuan yang pada akhirnya menunjukkan adanya rescheduling sales yang dikategorikan sebagai penahanan pasokan sapi impor di wilayah Jabodetabek dan/atau pengaturan pemasaran yang berdampak pada kenaikan harga tidak wajar yang merugikan kepentingan umum “Tindakan penahanan pasokan dilakukan seragam dengan cara tidak merealisasikan jumlah kuota impor sapi (SPI) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” jelas Syarkawi.

Namun dari 32 perusahaan, ternyata 30 yang mengajukan keberatan, sedangkan dua lagi membayar lunas denda pelanggaran persaingan usaha masing-masing Rp4,051 miliar dan Rp194,906 juta. (rel/wie)

One thought on “PN Jakarta Pusat Tolak Keberatan 30 Kartel Sapi Impor

  1. Suzhi Mei

    Bolavada Promo HUT RI
    Kami segenap dari Bandar Betting Bolavada mengucapkan Selamat Hari Raya Kemerdekaan Bangsa Indonesia
    – Bonus Deposit Tambahan 50%
    – Dan masih banyak lagi
    Hubungi Kami dan Segera Daftarkan diri Anda di:
    BBM : D89CC515
    Whatsapp : 0812-9727-2374
    LINE : BOLAVADA
    Facebook : BOLAVADA

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>