Bahaya Menjauhi Ulama

      1 Komentar

Hadis dari Abu Hurairah, Sesungguhnya Allah SWT berfirman: ‘barang siapa memusuhi wali-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya… (HR: Imam Bukhari)
Allah SWT menciptakan Bumi dan Langit beserta isinya dengan tujuan untuk menghidupi penghuninya. Ada banyak macam dan perbedaan sumber kehidupan di belahan dunia ini. Segala fasilitas dan kekayaan alam, Allah SWT berikan kepada manusia demi keberlangsungan hidup mereka.

Namun terkadang sedikit sekali yang pandai bersyukur atas karunia yang telah Allah SWT berikan. Lihat negeri ini, meskipun kaya sumber alamnya, namun semuanya serba minim atau dengan kata lain kekurangan. Minyak, sayuran, beras, dan kebutuhan pokok lainnya yang terkadang untuk mendapatkannya kita perlu antri dan berebut. Sungguh kondisi yang begitu ironi.

Jika kita bercermin kepada negara-negara kaya lainnya, seperti Dubai, Iran, Saudi Arabia dan negara lainnya yang tidak begitu subur dan kaya akan kekayaan alamnya dibanding negeri kita ini.
Kalau kita perhatikan apapun yang kita tanam di tanah Indonesia mudah-mudahan tumbuh dengan suburnya. Emas, minyak, aluminium, batu-bara, buah-buah, sayuran, hewan ternak, ikan yang melimpah, dan gas yang seakan tidak akan pernah habis.

Tetapi, coba kita lihat, teliti, dan evaluasi sudahkah negara yang kaya dengan sumber alam ini dapat memakmurkan dan menyejahterakan rakyatnya ? Apakah orang fakir dan miskin di negeri ini sudah terpenuhi ? Apa yang telah kita lakukan, seakan kekayaan alam yang dimiliki seperti tidak berharga.

Kekhilafan apa yang telah dilakukan ? Mari sama-sama kita renungkan. Dari sudut pandang Islam, jika kita lihat kondisi bangsa yang terjadi akhir-akhir ini, ada sebagian kelompok yang menyudutkan ulama. Kemudian mereka meninggalkan dan tidak mengambil fatwa mereka, serta berlepas dari majlis-majlis ilmu.

Ulama mewarisi ilmu para Nabi. Di zaman sekarang memang sulit mencari kategori ulama-ulama seperti dahulu. Jika benar manusia sekarang sudah lari dan menjauhi ulama, maka ada tiga azab yang segera akan menimpa umat ini.

Akan datang kepada umatku suatu masa dimana mereka lari menjauhi ulama’ dan fuqoha’, maka Allah SWT menurunkan tiga bala’ untuk mereka. Pertama. Allah SWT menghilangkan berkah dari usaha mereka. Benarkah saat ini mencari harta yang berkah sulit.?

Perhatikan konglomerat jahat, pejabat zalim yang milyaran hartanya, mereka masih saja rakus, memakan harta rakyat ? Itu berarti tidak berkah. Hasil usaha yang tidak berkah pasti membawa dampak negatif, bila dimakan tidak menambah kenyang, malah semakin rakus.

Makanan yang masuk menyebabkan tubuh malas beribadah, dan menjadi penyakit. Harta yang tidak berkah bila digunakan untuk anak bukannya menjadikan semakin baik, tetapi malah semakin buruk, digunakan berfoya-foya, menyebabkan anak melawan orang tua.

Kedua Allah SWT mengangkat penguasa untuk mereka, penguasa yang zalim. Akibat jauh dari para ulama’, banyak di antara kita memilih pemimpin, bukan atas dasar kemampuannya berbuat adil, tetapi karena ketenarannya, dan sogokan hartanya. Sehingga ketika menjabat mereka bukannya menjadi pelayan rakyat, malah memakan harta rakyat.

Ketiga mereka wafat dalam keadaan hilangnya iman. Dengan kata, lain Su’ul Khatimah. Dan inilah Azab yang paling ditakutkan. Jika ini terjadi, maka kesengsaraan yang dialami bukan di dunia saja, akan tetapi kekal abadi diazab di dalam Neraka. Oleh sebab itu, menghormati ulama adalah perintah agama, sebaliknya menghina dan merendahkan mereka adalah dosa besar. ***** ( Dirja Hasibuan )

One thought on “Bahaya Menjauhi Ulama

  1. Suzhi Mei

    Kunjungi kami, gan… Ada banyak bonus menarik :)
    BONUS 10% LANGSUNG!!!!!
    BBM : D89CC515 WA : 0812-9727-2374
    ADU BANTENG, Sabung Ay*m, Sportbo*k, Pok*r, CEME, CAPS*, DOMIN*, Casin*
    w*w*w*(.)b*o*l*a*v*a*d*a(.)*c*o*m

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>