Jelang Ramadhan, Harga Pangan Bergerak Naik

      Tidak ada Komentar

MEDAN (Berita): Menjelang Ramadhan yang sudah tinggal dua minggu lebih ini, harga beberapa komoditi pangan, khususnya bumbu dan sayur mayur bergerak naik. Informasi yang diperoleh Berita dari pedagang di Pasar Simpang Limun Medan Kamis (9/5) mengatakan harga cabe merah naik jadi Rp26.000-Rp28.000 per kg, bawang putih mencapai Rp50.000 per kg sebelumnya Rp32.000 per kg. Bawang merah Rp28.000 per kg, tomat Rp11.000 per kg dan cabe hijau Rp12.000 per kg.
Salah seorang pedagang Ny Lina Nasution kepada Berita mengatakan harga cabe merah yang sebelumnya anjlok hingga jadi Rp16.000 per kg, kini naik lagi. Juga harga bawang putih. “Mendekati Ramadhan nanti harga biasanya naik lagi. Kalau kami belinya naik maka jualnya harus naik juga,” katanya.

Harga ikan basah juga mengalami kenaikan yakni ikan gembung Rp45.000 per kg, ikan dencis Rp38.000 per kg, ikan bawal Rp65.000 per kg, udang basah besar Rp120.000 per kg. Sedangkan harga daging relatif stabil, harga daging sapi Rp120.000 per kg, daging ayam Rp25.000 per kg.  Sejumlah pedagang kini mulai menambah stok dagangannya karena kebutuhan meningkat seiring dengan makin dekatnya puasa di bulan Ramadhan.

Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin kepada Berita Kamis (11/5) mengayakan kenaikan harga bawang putih yang kini mencapai Rp50.000 per kg dapat menjadi masalah utama.

Karena komoditas ini kerap didatangkan dari luar (impor). Sebaiknya pemerintah mengecek langsung ketersediaan bawang serta mengawasi jalur distribusinya. “Kita mengkuatirkan adanya permainan spekulan disitu,” katanya.

Meskipun ini sifatnya masih dugaan semata. Tetapi sebaiknya terus melakukan pemantauan, karena harga bahan pangan ini sangat sensitif dan cenderung naik menjelang ramadhan. Umumnya selalu seperti itu.

Disisi lain, harga cabai merah juga mengalami kenaikan yang kini mencapai Rp26.000-Rp28.000 per kg. Dari sebelumnya yang bertahan dikisaran harga 18 ribuan per kg. Perlahan sejumlah harga komoditas pangan sudah mulai naik. Meskipun dalam rentang kenaikan yang sangat kecil kecuali bawang putih. Kenaikan komdoitas pangan sejauh ini masih bisa dikatakan dalam rentang harga yang masih murah.

Kendati harga masih terjaga dengan baik, namun Gunawan berharap sebaiknya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tetap bekerja maksimal dalam mengendalikan harga pangan tersebut. Arahan menteri perdagangan untuk mengawasi distribusi harus dijalankan dengan dieksekusi dengan segera. Jangan sampai kita kecolongan lagi dalam mengendalikan harga seperti tahun tahun sebelumnya. (wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>