OJK Resmikan Kick Off APEX BPR/BPRS Sumut

      Tidak ada Komentar

MEDAN (Berita): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan Kick Off APEX BPR/BPRS di wilayah Sumatera Utara serta sosialisasi ketentuan BPR/BPRS terkini pada seluruh Direksi BPR/BPRS di Sumatera Utara.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (KEPP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon meresmikan Kick Off BPR/BPRS tersebut didampingi Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Lukdir Gultom. Hadir disana Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK Boedi Armanto, Direktur Utama PT Bank Sumut Edie Rizliyanto, Ketua Perbarindo Sumatera Utara Syafruddin Siregar dan seluruh jajaran Pengurus Perbarindo Sumatera Utara serta Direksi BPR/BPRS se-Sumatera Utara.

APEX yang secara terminologi berasal dari bahasa Yunani yang berarti “Pengayom”, sehingga secara harfiah, APEX dapat diartikan memberikan amanat kepada lembaga yang ditunjuk untuk bertindak sebagai APEX, menjadi pengayom bagi lembaga-lembaga yang menjadi anggotanya.

Kerjasama APEX BPR memiliki latar belakang untuk mendorong pemberdayaan UMKM dan peningkatan kontribusi pembiayaan perbankan kepada UMKM; serta menata persaingan bagi bank umum dan BPR pada pasar keuangan mikro.

Tujuan APEX BPR/BPRS sendiri untuk menjalin kerjasama saling menguntungkan (sinergi) antara Bank Umum dan BPR dalam rangka memperluas pelayanan kepada UMKM dan mendukung pengembangan ekonomi daerah (regional).

Memberikan rasa aman bagi BPR (anggota APEX BPR) dengan nkeberadaan lembaga yang berperan sebagai lender of the first resort yang dapat membantu BPR terutama dalam mengatasi kesulitan likuiditas yang disebabkan oleh mismatch.

Meningkatkan peran dan kontribusi bank umum dalam pembiayaan UMKM melalui kerjasama linkage program dasn mengoptimalkan dana likuid BPR sebagai sumber dana kelolaan bersama.

Di Indonesia, kata Nelson, jumlah APEX BPR yang telah terbentuk selama tahun 2011 – 2015 sebanyak tujuh APEX BPR, dengan Bank umum yang menjalankan fungsi APEX yaitu Bank Jatim, Bank Jateng, Bank Nagari, Bank Kalsel, Bank Kaltim, Bank Riau Kepri, Bank Andara.

Saat ini, Bank Sumut telah memperbesar perannya sebagai agen pembangunan daerah dengan menjadi lembaga APEX BPR/BPRS di Sumatera Utara, sehingga Bank Umum dan BPR/BPRS dapat berjalan sinergi dan harmonis.

Kerjasama APEX BPR/BPRS antara Bank Sumut sebagai APEX BPR/BPRS dengan BPR/BPRS di Sumut sebagai anggotanya akan menjadi kerja sama mutualisme bagi kedua pihak. Bagi Bank Sumut dapat menjadikan jaringan kantor BPR sebagai kepanjangan tangan bank umum untuk melayani wilayah dan masyarakat yang belum terlayani, antara lain melalui linkage program; menciptakan produk barang dan jasa bersama untuk menjangkau dan melayani nasabah yang lebih luas.

Selain itu juga memanfaatkan pooling funds (idle funds) BPR/BPRS sebagai sumber dana kelolaan dan memiliki peluang untuk menghasilkan fee based income dari pemanfaatan transaksi oleh BPR melalui jaringan ATM bank umum.

Sementara, manfaat bagi BPR/BPRS anggotanya adalah memiliki lembaga pengayom yang dapat memberikan dukungan finansial (khususnya dalam kondisi kekurangan likuiditas/mismatch) maupun bantuan teknis kepada BPR; menjadikan APEX sebagai lembaga yang menyediakan jasa sistem pembayaran khususnya dalam rangka pemindahan dana antar nasabah sesama anggota APEX.

Selain itu melakukan kerjasama dalam pemanfaatan produk/jasa berbasis teknologi informasi (seperti ATM) dan pemasaran produk/jasa lainnya; dan (memperoleh layanan-layanan lainnya dari APEX dalam rangka pengembangan kapasitas dan kompetensi SDM BPR, seperti pendampingan dan pelatihan.

“Diharapkan kerjasama APEX BPR/BPRS tersebut dapat dimanfaatkan oleh kedua belah pihak sehingga Bank Sumut sebagai bank daerah dapat lebih memperlihatkan peran aktifnya (rel/wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>