OJK Keluarkan Izin 156 LKM

      Tidak ada Komentar

MEDAN (Berita): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara nasional sudah mengelurkan izin usaha Lembaga Keuangan Mikro (LKM) sampai dengan Maret 2017, total entitas industri mengalami peningkatan menjadi 156 entitas terdiri atas 17 LKM Syariah dan 139 LKM Konvensional atau tumbuh sebesar 271 persen (yoy) dibanding Maret tahun 2016 hanya sebanyak 42 entitas terdiri atas 11 LKM Syariah dan 31 LKM Konvensional.

Kepala Bagian Pengawasan IKNB Abdullah Fahmi Lubis mengatakan hal itu saat grand opening Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Madani Emas Nusantara di Medan kemarin.

Ia menyebut kinerja industri LKM sampai dengan periode Februari 2017 secara umum  masih tumbuh positif. Dari sisi aset, sampai dengan Februari 2017, total aset industri LKM Nasional mengalami peningkatan menjadi Rp293,08 miliar atau tumbuh sebesar 52,67 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama bulan Februari tahun 2016 mencapai Rp191,96 miliar.

Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Madani Emas Nusantara telah mendapatkan izin usaha dari OJK berdasarkan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1B a.n. Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-86/NB.12/2017 tanggal 23 Maret 2017.

Kehadiran Koperasi LKM Syariah Madani Emas Nusantara diharapkan dapat meningkatkan peran industri Lembaga Keuangan Mikro dalam meningkatkan akses pendanaan skala mikro bagi anggota dan masyarakat, membantu meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan produktivitas masyarakat dan membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat miskin dan/atau berpenghasilan rendah, khususnya untuk kota Medan.

Menurutnya, OJK selaku lembaga yang memiliki tugas dan fungsi melakukan pengaturan dan pengawasan industri LKM di Indonesia menilai perkembangan industri LKM dari sisi aset dan entitas sangat baik namun masih tetap perlu ditingkatkan.

Adapun upaya pengembangan industri LKM dilakukan melalui sosialisasi Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang LKM; asistensi perizinan LKM dan kerjasama dengan Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, untuk mendorong LKM binaan agar mau berbadan hukum dan mendapatkan ijin usaha dari OJK. “Dari upaya pengembangan industri LKM yang telah dilakukan OJK, pengembangan industri LKM di kota Medan masih berpotensi tinggi,” katanya.

Ia menyebut jumlah Usaha Mikro di provinsi Sumatera Utara tahun 2015 mencapai lebih dari 1,45 juta unit dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2016 mencapai 5,18 persen. “Melalui kehadiran Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Madani Emas Nusantara di kota Medan, diharapkan dapat membawa manfaat untuk pengembangan usaha,” katanya. (rel/wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>