Narkoba Ancaman Negara

      Tidak ada Komentar

PangdamPemimpin Umum Harian Waspada dr. Hj. Rayati Syafrin menyerahkan cenderamata kepadaPangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri saat berkunjung ke kantor Harian WaspadaMedan, Jumat (5/5). ( Repro/ Waspada/Rizky Rayanda/B )

* Pangdam I/BB Silaturahim Ke Waspada

MEDAN ( Berita ) : Sumatera Utara yang memilki geografis bentangan pantai yang panjang dijadikan sebagai pintu masuk narkoba. Serangan melalui narkoba ini sudah dipersiapkan untuk melumpuhkan anak muda generasi penerus bangsa dan aparatnya. Pangdam I/Bukit BarisanMayjen TNI Cucu Somantri mengatakan hal itu saat bersilaturahim ke Bumi Warta Waspada, Jumat (5/5).
Turut hadir Kapendam I BBE. Hartono, Kakumdam I BB Gatot S, Asintel Kasdam I BB Maulana Ridwan, Aster KasdamI BB Nursamsudin dan Staf Ahli Pangdam I/BB Junior Tilaar. Mereka disambut PimpinanUmum Harian Waspada Hj.Rayati Syafrin, MM dan Wapenjab Harian Waspada H.Sofyan Harahap.

“TNI sudah menempatkan narkoba itu bukan hanya kejahatan lagi, itu sudah termasuk ancaman terhadap Negara ,sehingga bila sudah berbicara terhadap ancaman negara, maka TNI harus turun, karena itu akan sangat mengganggu,” tegasnya.

Pangdam mengatakan, tidak dapat dipungkiri sekarang ini sudah banyak aparat yang mengkonsumsi narkoba, termasuk TNI sendiri. Untuk itu TNI terus mendorong penindakan hukum bekerjsama dengan Polri dan BNN dalam rangka penanganan di lapangan untuk mencegah masifnya narkoba

“Bersama dengan mereka kita lebih memaksimalkan kegiatan dalam pemberantasan narkoba dan sudah cukup berjalan bagus dan langkah yang kita lakukan tidak hanya menangani dan menindak saja, pertama, kita bersama Polri mendeklarasikan bersih-bersih terhadap TNI/Polri supaya tidak terlibat narkoba,” ujarnya.

Selain itu, kata Pangdam, TNI dan Polri sudah membentuk semacam desa atau kampung bebas narkoba yang terintegrasi dengan Babinsa, Polri dan masyarakat. Hal itu bertujuan untuk survei dan mensosialisasikan penyebab terjadinya peredaran narkoba di masyarakat.

“Dalam hal ini kita juga bekerjasama dengan akademisi dan para pengusaha, nantinya pengusaha bisa diajak menyalurkan dana CSR nya yang berguna untuk kebutuhan di kampung bebas narkoba yang kita bentuk. Sebab ini sudah menjadi perintah langsung dari Panglima TNI,” ujarnya.

Jamin Netralitas TNI

Memasuki tahun politik yang sebentar lagi berlangsung di beberapa daerah baik di kabupaten/kota yang ada di Sumut. Pangdam menegaskan, TNI akan tetap berada pada posisinya sebagai penyelenggaara kemanan negara. Mengenai diisukannya akan ada salah satu pasangan di Sumut yang digadang-gadang dari kalangan TNI, Pangdam menjamin akan tetap bersikap netral.

“Kita jamin netralitas, jangan ada ada kecurigaan meskipun ada nanti salah satu calon dari kalangan TNI. Sudah kita buktikan pada Pilkada Jakarta kemarin, semua netralitas dijamin, dan profesional. Kalau kecurigaan itu wajar saja. Siapapun yang maju di Sumut pilihan rakyat itu sudah pasti yang bagus, kita dorong untuk yang terbaik agar Sumut semakin maju,” katanya.

Pangdam mengharapkan Pilkada pada 2018 di Sumut kiranya berlangsung aman dan damai. Belajar dari pengalaman, kata Pangdam, ada beberapa daerah yang rawan konflik de-ngan isu SARA. Untuk itu, sebutnya, pihaknya juga sudah mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk mewaspadainya.
“Kita harapkan agar tidak terjadi lagi isu SARA, tidak perlu lagi menggunakan strategi seperti itu, semoga tokoh-tokoh masyarakat mampu mengayomi semua golongan yang ada di Sumut,” ujarnya sembari menambahkan, netralitas tidak hanya datang dari TNI melainkan kuncinya penyelenggara Pilkada juga harus netral. (WSP/Cra/J)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>