Alquran Membentuk Akhlak Mulia

      Tidak ada Komentar

GubGubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi Menyalami para santri setelah acara khataman Alquran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se Kota Medan di GOR Mini Pancing Jalan Wiliam Iskandar Medan, Senin (01/05). (beritasore/suef )

 *Kenalkan Alquran Pada Anak-anak Kita Sejak Dini

MEDAN ( Berita ) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengatakan, membaca serta mempedomani Alquran akan menciptakan manusia bertaqwa dan beriman.‘‘Alquran membentuk akhlak mulia.

Kenalkan anak-anak kita pada Alquran sejak dini atau sejak kecil,’’ ucap Gubsu Tengku Erry pada acara khataman Alquran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se Kota Medan yang digelar Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC-FKDT) Kota Medan di GOR Mini Pancing Jalan Wiliam Iskandar Medan, Senin (01/05).
Hadir pada acara tersebut Pembina FKDT Medan Ibrahim Sakti Batubara, anggota DPRD Sumut, Kakan Kemenag Kota Medan Iwan Zulhami, , Ketua DPC FKDT Medan Ikhwan Lubis, Ipqah Kota Medan, guru-guru Madrasah se Kota Medan serta ribuan santri/santriwati MDTA.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry merasa bangga karena telah hadir ditengah-tengah 1.671 santri/santriwati yang telah khatam Alquran. Karena menurut orang nomor 1 Sumut ini acara khataman selain untuk menanamkan rasa cinta kepada Alquran sebagai kitab suci yang penuh mengandung hikmah dan pengajaran bagi hidup dan kehidupun umat manusia, juga untuk mendorong dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama khususnya bagi generasi penerus .

Selain itu, kata Gubsu, Alquran memberikan tawaran berbagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi bagaimanapun sulitnya. ” Untuk itu perlu kita tumbuhkan kegemaran masyarakat memperdalam isi kandungan Alquran terutama bagi generasi penerus,” papar Erry.

Oleh karena itu, bahwa kegiatan untuk menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Alquran dapat melalui pembelajaran secara terus menerus di tengah-tengah masyarakat dalam mewujudkan insan-insan yang qurani.

Maka Gubsu berharap agar penyelenggaraan khataman seperti ini hendaknya jangan dilaksanakan secara temporer saja akan tetapi lebih dari pada itu merupakan suatu kegiatan yang rutin untuk mendorong dan memotivasi para santri/santriwati lebih mencintai, menghayati, memahami dan mengamalkan isi kandungan Alquran dalam mencapai kehidupan yang di ridhai Allah SWT.

Lebih lanjut Gubsu juga menginstruksikan kepada Pemkab dam Pemko se Sumut untuk memberi intensif kepada guru-guru MDA. Sementara Ketua DPC FKFT Medan Ikwan Lubis mengatakan sudah seharusnya kita mewujudkan Sumut khususnya Medan memasyarakatkan Alquran dan menqurankan masyarakat, agar mendapat berkah di dunia dan diakhirat.

Oleh karena itu katanya guru MDA yang berada di 438 sekolah penghasilannya/honornya jauh dibawa UMP yakni sekitar Rp200 ribu hingga Rp400 ribu. “Meski penghasilan minim, para guru tersebut ikhlas mengajar para siswanya,” paparnya.( suef )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>