Kerugian Negara Rp 13,8 Miliar, Kejatisu Sidik Proyek Pemko Sibolga

      Tidak ada Komentar

SIBOLGA ( Berita ) : Terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kerugian negara senilai Rp 13,8 miliar dari proyek rigit beton Pemko Sibolga Tahun Anggaran 2015, telah dilakukan peningkatan dari hasil ekspose penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut dari penyelidikan jadi penyidikan.
Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Jumat (28/4). “Peningkatan dari hasil ekspose penyidik Pidsus Kejatisu yakni proses penyelidikan ditingkatkan jadi penyidikan,” kata Sumanggar Siagian.

Kasipenkum mengungkapkan, pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap pejabat terkait karena masih dalam tahap penyidikan. Sementara, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori akan mendesak terbentuknya Pansus.

“Persoalan temuan BPK, sewajarnya DPRD membentuk panitia khusus (Pansus) guna melahirkan rekomendasi DPR Dagar ada tindakan tegas terhadap pengguna anggaran. Dengan adanya temuan tersebut, maka keuangan Sibolga TA 2015 mengalami Disclaimer (kinerjaburuk),” ujar Jamil.

Wali Kota Sibolga M. Syarfi Hutauruk beberapa waktu lalu saat sidang Laporan Hasil Pertanggung Jawaban (LKPj) mengungkapkan jika temuan BPK ada di mana-mana. “Kan masih ada waktu untuk menindaklanjutinya, masih ada waktu membetulkan, ada beberapa btahapan,” ucap Syarfi.(WSP/cms/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>