Djarot Ucapkan Selamat Kepada Anies-Sandi

      Tidak ada Komentar

rotCalon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (keempat kiri)-Djarot Saiful Hidayat (keempat kanan) bersama tim pemenangannya memberikan keterangan mengenai hasil hitung cepat putaran kedua di Jakarta, Rabu (19/4). Dalam keterangannya, Ahok-Djarot mengucapkan selamat kepada pasangan Anies-Sandi yang unggul pada Pemilihan Gubernur DKI 2017 putaran kedua berdasarkan hasil hitung cepat serta meminta masyarakat untuk melupakan konflik selama kampanye. (ant/Hafidz Mubarak A )

Jakarta ( Berita ) : Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengucapkan selamat kepada pasangan calon Gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang unggul perolehan suara di perhitungan cepat.

“Selamat kepada Pak Anies dan Sandi atas unggulnya presentase dalam perolehan suara di perhitungan cepat, namun kami tetap menunggu hasil dari KPU,” Djarot ketika menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu [19/4].

Djarot menyerukan masyarakat tetap menjaga kedamaian melalui ketenangan hati. Kalah dan menang, menurutnya, hanyalah persoalan dalam Pilkada DKI dan tidak perlu diteruskan dalam hal lainnya. Selain itu, Djarot mengimbau tetap akan menyelesaikan program-program yang telah dirancang dengan sisa waktu yang ada.

Berdasarkan hasil hitung cepat oleh beberapa lembaga survei, pasangan Anies-Sandi unggul dibandingkan Basuki-Djarot. Hingga, pukul 16.05, hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia dengan data masuk mencapai 62,29 persen, pasangan Anies-Sandi memperoleh suara 55,07 persen, sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 44,93 persen suara.

Pada hasil hitung cepat Indikator Politik dengan data masuk mencapai 60,75 persen, pasangan Anies-Sandi mendapat suara 58,93 persen, sedangkan pasangan Basuki-Djarot memperolah 41,07 persen suara.

Sementara hasil hitung cepat Saiful Mujani Research Center dengan data masuk 68,18 persen, pasangan Anies-Sandi juga unggul dengan perolehan suara 58,8 persen dan Basuki-Djarot memperoleh 41,2 persen suara.

Ahok Janji Selesaikan Semua Pekerjaan

Calon Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji menyelesaikan seluruh pekerjaan yang masih tersisa dalam waktu enam bulan ke depan atau hingga pelantikan gubernur dan wakil gubernur yang baru.

“Saya sudah bicara dengan Pak Djarot. Kami masih punya waktu enam bulan sampai pelantikan. Oleh karena itu, kami akan bekerja dengan cepat dan baik,” kata Basuki dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu [19/4].

Dalam waktu enam bulan tersebut, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu berjanji untuk menyelesaikan semua tugas atau pekerjaan yang masih belum selesai. “Tentu saja, tidak mungkin pekerjaan itu bisa semuanya. Makanya, kami berharap nanti Pak Anies dan Pak Sandi bisa meneruskannya dengan baik. Itu harapan kami,” ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga berharap seluruh program dan pekerjaan yang masih tersisa itu dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga membantu mengurangi beban Anies dan Sandi. “Kami harapkan program-program bisa berjalan dengan cepat, sehingga beban Pak Anies dan Pak Sandi bisa lebih ringan, dan banyak proyek bisa diresmikan,” ungkap Ahok.

Lupakan Persoalan Selama Kampanye

Calon Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar seluruh masyarakat melupakan persoalan yang terjadi selama kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Kami ingin semuanya lupakan segala persoalan yang terjadi selama kampanye Pilkada, karena Jakarta ini rumah kita bersama,” kata Basuki saat menggelar konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu [19/4].

Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, Kota Jakarta adalah milik seluruh masyarakat, sehingga harus dibangun bersama-sama. “Kita pasti ingin kota ini semakin bertambah baik kedepannya. Oleh karena itu, Kota Jakarta harus kita bangun bersama. Ini rumah kita bersama,” ujar Ahok.

Sementara itu, kepada seluruh pendukung dan relawan, dia meminta agar kekalahan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak terlalu dipikirkan. “Para pendukung dan relawan pasti sedih, kecewa, tapi tidak apa-apa. Percayalah, kekuasaan itu Tuhan yang memberi dan Tuhan juga yang mengambilnya. Jadi, semua tidak usah terlalu dipikirkan,” tutur Ahok. (ant )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>