Pengungsi Agara Minta Perhatian Presiden

      1 Komentar

LongsorALAT berat dan dump truk, sedang bekerja membersihkan sampah rumah tangga, puing, kayu besar, lumpur tebal dan batu batu berukuran besar, di Kute (desa) Suka Makmur Kec. Semadam, Aceh Tenggara yang disapu banjir bandang. ( Repro/ WSP/Ali Amran/B )

KUTACANE ( Berita ): Sejumlah pengungsi akibat banjir bandang di Kec. Lawe Sigala-Gala Aceh Tenggara (Agara) Senin (17/4) mulai menjerit dan menangis.Mereka berharap Presiden Jokowi memberikan perhatian terhadap nasib mereka yang semakin sulit pasca bencana.Sebelumnya Mensos Hj. Khofifah Indar Parawansa meninjau dan memberikan bantuan, di samping berjanji akan membangun atau merelokasi ratusan rumah yang rusak. Realitas kesedihan pengungisi terjadi di Desa LaweTua, persisnya pengungsi yang berada di Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Lawe Tua, Kec.Lawe Sigala-gala.

Selain menangis sejumlah pengungsi yang terdiri dari ibu-ibu ini juga menjerit. “Kami butuh makan pak,bukan janji-janji manis karena kami kehilangan rumah dan harta benda,” keluh mereka.Kepala BPBD Kab. Aceh Tenggara Ramadan melalu iKabid Kedaruratan dan Logistik Gajah Mada mengatakan bantuan setiap pengungsian sudah ada kalkulasi dan hitungan tim secara cermat.

Secara umum bantuan untuk pengungsi sudah memadai.Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Agus Firman Yusmono, S.I.p, M.Si telah mengerahkan ratusan personel TNI dan sejumlah alat berat untuk memulihkan lokasi dan membantu korban. TNI juga membantu penyaluran 24.000 liter air bersih. (WSP/cas/b16/b26/J)

One thought on “Pengungsi Agara Minta Perhatian Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>