MUI: Usut Tuntas

      Tidak ada Komentar

MEDAN ( Berita ) : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof Mohd berharap agar kasus penistaan agama diusut tuntas. Selain itu seluruh umat Islam juga mengawal kasus sekaligus meminta agar aparat kepolisian bekerja secara profesional.
“Saya mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan yang tanggap dan cepat menanganinya sehingga tidak menimbulkan gejolak dan cepat memenuhi tuntutan masyarakat,” katanya terkait kepolisian menetapkan AH, 62, warga Medan sebagai tersangka kasus penistaan terhadap agama Islam melalui akun facebooknya, Senin (17/4).

Prof Hatta juga mengimbau agar seluruh umat Islam jangan terpancing dengan isu-isu dari orang-orang yang berbuat tidak sehat dan berupaya menghancurkan bangsa ini. “Biarlah polisi yang bekerja secara profesional dan saya mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan yang cepat dan tanggap dalam menangani tuntutan masyarakat,” sebut Hatta.

Selain Prof M.Hatta, Koordinator Aksi Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut Heriansyah juga mengapresiasi Polrestabes Medan dengan mengungkap kasus ini dengan cepat sekaligus menangkap pelakunya. Pihaknya beserta 52 ormas Islam di bawah GAPAI akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Penistaan agama ini sungguh besar implikasinya terhadap umat beragama di Indonesia. Pemeluk agama lain tidak boleh menghina Islam dan sebaliknya pemeluk Islam tidak boleh menghina agama lain. Kita harap ini sebagai pembelajaran. Dalam bentuk apapun penistaan agama tidak diperbolehkan di Indonesia,” ujarnya. (WSP/h04/J)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>