Sekolah Gelar UNBK di Sumut Belum Capai Target

      Tidak ada Komentar

ErriGubsu HT Erry Nuradi ketika memantau pelaksanaan UNBK di SMAN 4 Medan Jalan Gelas, Senin (10/4) pagi. ( beritasore/ist )

MEDAN (Berita) : Target 100 persen sekolah di Sumut dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2018, sepertinya sulit terwujud. Sebab, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi yang memegang roda kendali pemerintahan Sumut merasa pesimis.
Padahal, sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Hasban Ritonga optimis target tersebut diyakini dapat tercapai pada tahun 2018. Paling tidak ditargetkan mendekati seluruh sekolah di Sumut. Diperkirakan membutuhkan sekitar Rp 16 miliar anggarannya, yang bisa bersumber dari APBN maupun APBD.

“Harapannya tentu tahun depan akan lebih banyak lagi sekolah yang menggelar UNBK. Apabila mengikuti sesuai petunjuk dari pusat tentu bisa mencapai 100 persen. Kalau tahun ini persentasenya bisa dibilang 50 persen UNBK dan 50 persen UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil), maka tahun depan paling tidak mencapai 70 hingga 80 persen,” ungkap Erry saat meninjau pelaksanaan hari pertama UN di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Medan, Jalan Gelas, Senin (10/4) pagi.

Diutarakan dia, untuk mencapai itu (target 100 persen sekolah yang UNBK di Sumut, red) butuh pertimbangan. Terutama, ketersediaan komputer yang ada. Selanjutnya, jaringan internet atau server di daerah pelosok.

“Kalau pasokan listrik sejauh ini sudah cukup baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan, akan ada beberapa pembangkit baru sehingga tidak perlu dikhawatirkan,” sebut Erry.
Ia menambahkan, walau demikian, dengan menggelar UNBK tentunya banyak efisiensi. Dimana, tidak lagi harus mendistribusikan naskah soal. Kemudian, tidak ada lagi bocoran soal ujian maupun kunci jawaban.

Terkait dengan anggaran UN, Erry mengaku tak begitu mengetahui. Dia pun menyarankan meminta penjelasan tehnisnya kepada Kepala Disdik Sumut, Arsyad Lubis. Sayangnya, Arsyad enggan menyebutkan berapa besar anggaran UN tahun 2017 untuk Sumut.

Begitu juga dengan peruntukkannya secara detil. “Penyelenggaraan UN baik itu UNBK maupun UNKP anggarannya dari APBN, bukan APBD. Tapi yang jelas, anggarannya sudah cair,” ujar Arsyad yang buru-buru pergi tanpa menjelaskan berapa besaran anggaran UN yang diberikan kepada Disdik Sumut. (aje)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>