OJK Dorong Pemda Manfaatkan Perbankan Syariah

      Tidak ada Komentar

OJKKetua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Gubsu HT Erry Nuradi dan Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Achmad Sukro Tratmono menabuh gendang tanda dibukanya “Expo Islamic Banking-iB Vaganza” didampingi Kepala Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut Lukdir Gultom, Kepala Unit Usaha Syariah OCBC NISP Koko Rachmadi, Direktur Kepatuhan Bank Syariah Bukopin Adil Syahputra di Plaza Medan Fair Jumat (7/4). (Berita Sore/Hj Laswie Wakid )

MEDAN (Berita): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pameran produk dan jasa perbankan syariah Expo iB Vaganza Medan 2017 di Plaza Medan Fair pada 7-9 April 2017 untuk semakin mengenalkan dan mendekatkan masyarakat dengan produk dan jasa layanan perbankan syariah.

Acara ini diharapkan bisa mendorong sinergi perbankan syariah dengan Pemerintah Daerah, khususnya di Sumatera Utara melalui berbagai bentuk kerjasama antara lain, pembiayaan UMKM, produk tabungan Bank Syariah untuk siswa SD dan SMP serta jasa perbankan syariah lainnya seperti pembayaran listrik, air, telpon, pembelian tiket, dan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS).

Pada acara itu hadir Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Gubsu HT Erry Nuradi, Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Achmad Sukro Tratmono, Kepala Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut Lukdir Gultom, Kepala Unit Usaha Syariah OCBC NISP Koko Rachmadi, Direktur Kepatuhan Bank Syariah Bukopin Adil Syahputra, Direktur Pengawasan Industri Jasa Keuangan (IJK) KR 5 Sumbagut Mulyanto dan kalangan perbankan syariah di daerah ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam sambutannya menekankan pentingnya industri keuangan syariah khususnya perbankan syariah untuk mengambil peranan dalam sektor perekonomian masyarakat yang semakin cepat pertumbuhannya.

“Sosialisasi dan edukasi ke publik mengenai produk serta jasa layanan keuangan syariah yang semakin beragam dan bermanfaat besar bagi masyarakat harus terus dikenalkan, sekaligus meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan sesuai dengan program literasi keuangan Pemerintah,” kata Muliaman.

Kegiatan expo iB Vaganza ini merupakan salah satu strategi OJK untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat berinteraksi dengan industri perbankan syariah, merasakan layanan dan manfaat produk perbankan syariah yang sudah “Sama bagusnya, sama lengkapnya, sama modernnya” dengan bank konvensional, dan “Pastinya syariah lebih berkah”.

Pelaksanaan Expo iB Vaganza Medan ini terselenggara atas kerjasama Departemen Perbankan Syariah OJK dan perkumpulan Marketing Communication perbankan syariah nasional yang tergabung dalam Forum iB Markom.

Kota Medan dipilih sebagai kota kedua pelaksanaan rangkaian Expo iB Vaganza 2017 di tahun ini melihat potensi pasar yang relatif terbuka lebar sebagai pusat administrasi pemerintahan, pusat industri, pusat jasa pelayanan keuangan, pusat komunikasi, pusat akomodasi kepariwisataan, serta berbagai pusat perdagangan regional dan internasional.

Muliaman menyebut iB Vaganza juga digelar di sejumlah kota yakni Kediri, menyusul Lombok, Banjarmasin dan Kendari. OJK akan mencari tempat yang cocok untuk iB Vaganza.

Kota Medan dipilih kembali sebagai kota terlaksananya Expo iB Vaganza di tahun ini melihat potensi pasar yang relatif terbuka lebar sebagai pusat administrasi pemerintahan, pusat industri, pusat jasa pelayanan keuangan, pusat komunikasi, pusat akomodasi kepariwisataan, serta berbagai pusat perdagangan regional dan
internasional.

Muliaman menyebut secara nasional industri perbankan syariah terdiri dari 13 Bank Umum Syariah (BUS), 21 Unit Usaha Syariah (UUS) yang dimiliki oleh Bank Umum Konvensional dan 166 BPRS dengan total aset Rp356,50 triliun dengan pangsa pasar sebesar 5, 13 persen. Sementara, total asset perbankan syariah di Wilayah Sumatera Utara mencapai Rp12,14 triliun dengan pangsa pasar sebesar 4,55 persen.

Rangkaian iB Vaganza yang kedua ini diikuti oleh 21 industri perbankan syariah yaitu Bank Syariah Bukopin, Bank OCBC NISP Syariah, Bank Sumut Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Danamon Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, Maybank Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Sinarmas Syariah, BTN Syariah, BCA Syariah, BTPN Syariah, Bank Aceh Syariah, BPRS Puduarta Insani, BPRS Gebu Prima, BPRS Al-Washliyah dan BPRS Amanah Insan Cita.

Selama 3 hari penyelenggaraan iB Vaganza Medan akan dimeriahkan dengan berbagai acara, di antaranya talkshow edukasi dan sosialisasi produk dan layanan perbankan syaria dengan narasumber dari OJK dan pelaku Industri Jasa perbankan syariah; lomba rebana, lomba tari tradisional, lomba mewarnai, lomba fashion show baju daerah anak, lomba shopping race, lomba fashion show seragam kerja industri perbankan
syariah dan hiburan akustik.

Kepada wartawan Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Achmad Sukro Tratmono mengatakan perbankan syariah secara nasional tahun 2016 tumbuh 20,3 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional. “Ke depan OJK mendorong agar perbankan syariah membiayai infrastruktur, setelah selama ini fokus ke usaha mikro kecil menengah,” katanya.
Sukro menyebut Bank Daerah seperti Aceh yang menjadi bank syariah dan Bank Jatim yang dalam proses spin off (pemisahan) bank konvensional dengan bank syariah. (wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>