Saya Janji Harumkan Nama Indonesia

      Tidak ada Komentar

BerjuangM.Rizky Akbar Lubis (paling kanan) berfoto bersama tim debat Indonesia usai menjadi runner up pada EFL Category Malaysia Debate Open Asia. ( Repro/WSP/Ist)

* Peserta Debat Bahasa Inggris

SUPEL dan murah senyum, begitulah kesan pertama ketika bertemu Akbar, siswa kelas 3 SMA Harapan 1 yang menjadi wakil Sumut untuk Indonesia di ajang debat Bahasa Inggris Internasional bergengsi World School Debating Championship (WSDC) 2017. Kegiatan itu akan dilaksanakan di Bali, Agustus tahun ini.

Dari kepribadiannya yang mudah bergaul ini, lelaki bernama lengkap M.Rizky Akbar Lubis, ini menemukan bakatnya. Dia yang suka berdiskusi, memutuskan bergabung di kegiatan ekstrakulikuler Bahasa Inggris, saat masih duduk di kelas satu SMA. Dari kegiatan itu, Akbar termotivasi mengikuti berbagai kompetisi debat Bahasa Inggris . “Saya jadi rajin mengikuti berbagai perlombaan Bahasa Inggris,” ujarnya

Untuk meningkatkan kualitasnya, Akbar, selalu memanfaatkan waktunya untuk berdiskusi dengan siapapun yang dia kenali. Bagi anak kelahiran tahun 2000 ini, setiap orang adalah guru, setiap tampat adalah sekolah. Dari kebiasaan inilah keahlian komunikasinya muncul.

Selain berdiskusi, untuk menambah pengetahuanya, Akbar juga rajin meng-update berbagai informasi dunia, melalui situs berita luar negeri seperti CNN, BBC, Time dan sebagainya. “Selain mampu menambah wawasan , membaca berita lewat surat kabar dunia, juga mampu meningkatkan kualitas Bahasa Inggris saya,” tuturnya

Perjuangan yang dilalui Akbar untuk menjadi wakil Indonesia di WSDC tidaklah mudah. Jatuh bangun dilaluinya dalam menghadapi ketatnya kompetisi. Namun berkat ketekunan, kerja keras dan cita-cita, dari mulai seleksi tingkat kota, provinsi, hingga nasional, Akbar berhasil melewatinya.

“Saya Ingin membawa harum nama Indonesia di dunia Internasional. Keberhasilan saya sampai saat ini belum cukup. Saya akan berjuang habis-habisan, demi merah putih, di kejuaraan WSDC, Agustus nanti,” ujar

Tidak hanya berhasil mengukir perestasi sebagai wakil Indonesia di WSDC, selama tiga tahun mengikuti berbagai kompetisi Bahasa Inggris, sudah 13 tropi yang diraihnya. Dari skala lokal hingga internasional.

Teranyar, Akbar dan Tim Indonesia berhasil meraih prestasi debat Bahasa Inggris Internasional di Malaysia. Meski kala itu pesaingnya jauh lebih dewasa dan banyak yang dari tingkat Universitas. “ Meski lawan kami sangat berat, bersyukur kami tetap solid dan meraih runner up EEL (English As Foreign Langguage) pada kategori debate open,” ujarnya.

Karena prestasinya yang mengkilap itu, siswa teladan SMA Harapan ini sering diundang untuk menjadi dewan juri kompetisi Bahasa Inggris. ‘’Beberapa kali saya di undang jadi dewan juri pada kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat SMA dan sederajatnya,” katanya.

Dalam mengarungi kompetisi, bukan berarti Akbar tidak pernah gagal. Di awal, dia kerap mengalami kegagalan. Namun Akbar tidak lekas menyerah. Dia lebih memilih mengintropeksi diri, untuk tampil lebih baik kedepanya.

“Kekalahan adalah jalan lain utuk menemukan kemenagan, tidak ada kata menyerah. Saya sudah terlajur berjanji pada diri saya, untuk mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Jadi nggak ada alasan untuk menyerah,” tuturnya. (WSP/Rahmat Utomo/F)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>