Calon Kuat Presiden Meksiko Adukan Trump Ke OAS Soal Tembok

      Tidak ada Komentar

Kota Meksiko ( Berita ) : Calon kuat presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, mengajukan keluhan kepada Komisi Hak Asasi Manusia Amerika pada Rabu [15/3] terkait rencana Presiden AS Donald Trump mendirikan tembok perbatasan dan kebijakan penanganan perantau.
Lopez Obrador, politisi sayap kiri pemimpin jajak pendapat baru-baru ini untuk pemilihan presiden pada 2018, mengatakan mengharapkan komisi tersebut berbicara sesuai dengan hukum untuk melindungi perantau dari penderitaan sejak Trump menjabat.

Trump memerintahkan pembangunan dinding sepanjang hampir 3.200 km di wilayah perbatasan AS-Meksiko dan menambah kekuatan petugas imigrasi mereka. Pada saat kampanye pemilihan presiden, Trump mengatakan pendatang gelap asal Meksiko adalah pelaku perkosaan dan kejahatan di AS serta bersikeras Meksiko membayar seluruh biaya pembangunan dinding perbatasan itu. Hal itu menimbulkan ketegangan diplomatik dan kemarahan warga, yang sehari-hari bergiat di wilayah perbatasan selatan tersebut.

Lopez Obrador, mantan walikota Kota Mexico yang dua kali menjadi pemenang kedua dalam pemilihan presiden sebelumnya, menyatakan harapannya kepada Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika agar mereka memandang langkah Trump ini sebagai bentuk “pelanggaran hak asasi manusia dan perlakuan yang diskriminatif,” katanya.

Komisi tersebut adalah bagian dari Organisasi Negara Amerika (OAS), yang bertugas memromosikan dan melindungi hak asasi manusia di benua Amerika. (ant/rtr)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>