Nabi Ishak

      Tidak ada Komentar

Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang Nabi yang termasuk orang-orang saleh. Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishak. Dan di antara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada pula yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata. (QS. Ash-Shaffat:112-113).
NABI Ishak adalah putra kedua dari Nabi Ibrahim As. Ibunya Siti Sarah, istri Ibrahim yang pertama. Ketika Ishak lahir, Ibrahim sudah berusia 100 tahun, dan Sarah 90 tahun. Bagaimana ini bisa terjadi ? Allah Maha Kuasa dan Maha Pencipta.

Nanti Nabi Zakaria juga diberi keturunan ketika mereka sudah tua. Keheranan bukan hanya pada orang yang mendengar kisah ini, tetapi Siti Sarah sendiri merasa heran, ketika malaikat menyampaikan berita kehamilannya.

Dalam Alquran Allah mengabadikan keheranan Siti Sarah: Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak ? Padahal aku adalah perempuan tua, dan ini suamikupun dalam kedaan sudah tua.

Sesungguhnya ini benar-benar yang sangat aneh. Para malaikat (Jibril, Israfil dan Mikail) berkata: Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah ? Itu adalah rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan kepadamu hai ahlul bait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.(QS. Hud:72,73).

Setelah genap kandungannya, Sarahpun melahirkan Ishak. Sarah dan Ibrahim tentu sangat bahagia menyambut kelahiran anaknya. Hari-hari tua seakan kembali kepada masa muda.

Mereka berdua selalu selalu memuji Allah SWT. Ishakpun tumbuh sehat, cerdas dan patuh pada ibu-bapaknya. Nabi Ishak dibesarkan di Palestina, sedangkan abangnya Nabi Ismail dibesarkan di Mekkah. Keduanya pernah bertemu, ketika Nabi Ishak menunaikan ibadah haji.

Nabi Ishak kawin dengan seorang wanita cantik yang bernama Rifqah. Dari perkawinan ini Allah melahirkan anaknya yang bernama Ya’kub. Dari Ya’kub nanti melahirkan Yusuf. Semua mereka menjadi Nabi Allah, sebuah cabang keturunan yang sangat berkah. (Ibnu Katsir: Qishashul Ambiya’).

Nabiyullah Ishak sangat alim, mewarisi ilmu dari bapaknya Ibrahim. Dia diutus oleh Allah SWT untuk bangsa-bangsa yang ada di Palestina dan negeri Syam. Nabi Ishak sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, Ibrahim dan Sarah yang kebetulan juga sudah berumur lanjut.

Untuk membahagiakan kedua orang tua, Ishak juga sering membawa Ya’kub, putranya untuk tinggal bersama kedua orang tuanya, maka Ya’kub pun banyak mendapat bimbingan dari kakeknya Nabi Ibrahim.

Nabi Ishak hidup 180 tahun dan wafat di negeri Kan’an (Palestina). Makamnya terdapat di Kota Al-Khalil, Palestina. Di situ juga makam Nabi Ibrahim, Siti Sarah, Ya’kub dan Nabi Yusuf.

Selawat dan salam atas mereka semua. Nabi Ishak disebut dalam Al-Quran sebanyak 17 kali. Antara lain; Surah Albaqarah :133, 136,140, Ali Imran:84, An-Nisa’:163, Al-An’am:86, Hud:71, Yusuf:6,36, Ibrahim:39, Maryam:49, Al-Ambiya’:72, Angkabut:27, As-Shaff:113, dan Shaad:45. ***** ( Tgk. H. Ameer Hamzah )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>