Nabi Ibrahim

      Tidak ada Komentar

Dan ceritakanlah ya Muhammad! Riwayat Ibrahim dalam Alquran ini. Sesungguhnya dia adalah orang yang sangat membenarkan lagi seorang nabi (QS. Maryam:41).

NABI Ibrahim Al-Khalil Alaihissalam disebut dalam Alquran sebanyak 69 kali dalam berbagai surah. Antara lain; Surah Albaqarah, Al-Muntahanah, At-Taubah, Maryam, Adz-Dzariyat, Al-A’ Am, Al-Angkabut, An-Nahlu Al-Ambiya, Hud, Ash-Shaffat, dan satu surat khusus atas namanya sendiri yakni Surah Ibrahim.

Ayahnya bernama Azar seorang ahli membuat patung dan menyembahnya. Ibrahim melarang ayahnya menyembah patung (QS. Al-An’am:74), namun ayahnya tetap tidak beriman sehingga Ibrahim berdoa supaya ayahnya beriman, namun Azar tetap mati kafir. Hidayah itu milik Allah, Dia memberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya.

Nabi Ibrahim juga bergelar “Bapak Para Nabi” karena dari keturunannya melahirkan para nabi sesudahnya. Dua anak Nabi Ibrahim menjadi rasul, yakni Nabi Ismail dan Nabi Ishak. Dari keturunan Ismail yang hijrah ke Makkah melahirkan bangsa Arab. Dari suku Arab Quraisy lahir Nabi Muhammad SAW, penutup para rasul dan para Nabi. Tidak ada lagi nabi sesudahnya.

Lewat jalur Nabi Ishak yang tinggal di Palestina melahirkan Nabi Ya’kub, lalu Yusuf. Dari 12 orang anak Ya’kub juga melahirkan bangsa Yahudi. Dari bangsa Yahudi ini lahir para nabi yang lain seperti Musa, Harun, Daud, Sulaiman dan nabi-nabi sesudah mereka.

Bagi umat Islam, Nabi Ibrahim selalu disebut namanya dalam selawat. “Allahumma shalli ala Muhammad, wa’ala ali Muhammad, kama shallaita ala Ibrahim,wa ‘ala ali Ibrahim. Wabarik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim, wa’ala ali Ibrahim. Fil ‘alamiina innaka hamiidum majid”.

Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah Khalilullah (kekasih Allah), beliau termasuk salah seorang Nabi yang Ulul Azmi. Nabi Ibrahim pernah menghancurkan patung-patung yang disembah oleh kaumnya ketika kaumnya pergi ke upacara tahunan ke laut.

Ibrahim tinggal sendiri di kampung itu karena alasan sakit, beliau mengambil kapak dan menghancurkan patung-patung tersebut. Ibrahim hanya menyisakan satu patung besar. Akibat kerjanya ini, Ibrahim dibakar dalam api unggul. Tetapi api tidak membakar Nabi Ibrahim (QS.Al-Ambiya’:69).

Ibrahim berdakwah kepada Raja Namrud, namun raja kafir tersebut juga tidak mau beriman. Kemudian Ibrahim dan keluarganya pindah ke Mesir. Di Mesir dia ditangkap oleh Raja Kafir.

Istrinya yang cantik jelita Siti Sarah ingin diperkosa, tetapi tangan raja kafir itu lumpuh. Si raja kafir minta didoakan supaya normal kembali. Setelah normal niat jahatnya kembali berulang.
Siti Sarah kembali berdoa kepada Allah, si raja kafir ini kembali lumpuh. Raja itu berjanji tidak mengganggu lagi bila dia sembuh. Siti Sarah berdoa kepada Allah kembali da raja itu sembuh kembali.

Sebagai imbalan, raja itu memberi perbekalan kepada Sarah dan Ibrahim, juga memberi seorang budak cantik bernama Siti Hajar. Dari Siti Hajar Ibrahim melahirkan Nabi Ismail as.

Nabi Ismail dan ibunya dipindahkan oleh Ibrahim ke Makkah, dan kelak diperintahkan Allah untuk dikurbankan dan Ismail juga yang diajak Ibrahim membangun Ka’bah. Dari Siti Sarah juga lahir Nabi Ishak. Nabi Ibrahim wafat di Kota Alkhalil (Hebron) Palestina dalam usia 175 tahun. Selawat dan salam sejahtera atas mereka semua. ***** (Tgk. H. Ameer Hamzah )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>