Indonesia Hadapi Tiga Ancaman

      Tidak ada Komentar

Palu ( Berita ) : Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito mengatakan bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga ancaman besar yang perlu mendapat perhatian semua pihak. “Ketiga masalah besar itu adalah ancaman global, narkoba dan terorisme,” katanya dihadapan para peserta Apel Pemuda Sulawesi Tengah Bersatu yang berlangsung di Palu, Selasa [7/3].
Pangdam mengatakan bangga hadir dan mendapat kesempatan bertemu langsung dengan peserta yang berjumlah sekitar 1.000 pemuda dari lintas agama yang ada di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sulteng.

Dan kesempatan ini, kata Pangdam Ganip tidak akan disia-siakan. Karena itu melalui kesempatan ini, izinkan untuk memberikan berbagai informasi sangat penting yang harus diketahui oleh para pemuda di daerah ini.

Ia mengatakan salah satu dari tiga ancaman serius dari bangsa Indonesia dan kini mendapat perhatian dari pemerintah, termasuk jajaran TNI/Polri adalah masalah narkoba. TNI, kata dia, tidak mentoreril yang namanya narkoba.

Pemberantasan narkoba dan minuman keras dilakukan anggota TNI menjadi perhatian dan penanganan serius, termasuk di jajaran Pangdam XIII Merdeka yang memiliki wilayah meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulteng. Ia mengatakan sudah banyak anggota TNI yang terlibat dalam kasus narkoba yang akhirnya dipecat dari kesatuannya. “Anggota kami banyak yang sudah dipecat gara-gara narkoba,” tegasnya.

Ini membuktikan bahwa, TNI sama sekali tidak toreril dengan masalah narkoba. Narkoba hendaknya menjadi musuh bersama, termasuk para pemuda di Sulteng. Karena itu, Pandam Ganip mengajak dan meminta kepada pemuda di Sulteng untuk tidak coba-coba menyentuh yang namanya narkoba dan minuman keras.

Ia berharap dari kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dari 7-8 Maret 2017, benar-benar dapat dimanfaatkan oleh seluruh peserta. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempersatukan seluruh pemuda yang ada di Sulteng membuat komitmen bersama dalam rangka meletakan dasar dan landasan kecintaannya kepada bangsa dan negara.

Melalui pembekalan-pembekalan yang dilakukan selama kegiatan diharapkan nanti mereka menjadi kader-kader bela negara yang bisa menjadi sinergi atau tangan kanan dan kiri membantu TNI dan Polri dalam rangka menghadapi ancam-acaman yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia. (ant )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>