Akademisi AS Usulkan Indonesia Datangkan Penasihat Trump

      Tidak ada Komentar

Jakarta ( Berita ) : Peneliti senior dari lembaga riset Peterson Institute for International Economics, Amerika Serikat, Gary Clyde Hufbauer, merekomendasikan Pemerintah Indonesia untuk mendatangkan salah satu penasihat Presiden AS Donald Trump guna berdialog.
“Saya usulkan salah satu penasihat Trump bisa diundang ke Indonesia untuk berdiskusi guna mengenal dan mengetahui lebih jauh mengenai Indonesia,” kata Gary ditemui dalam acara simposium internasional di InterContinental, Jakarta, Selasa [7/3].

Peraih gelar doktor dari Universitas Cambridge itu terutama mengusulkan penasihat senior sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, untuk diundang ke Indonesia. Menurut Gary, Kushner adalah sosok yang dipercaya kemampuannya oleh Trump, walaupun secara personal hubungan mereka sedikit merenggang.

Upaya pembangunan dialog antara Indonesia dan AS tersebut penting mengingat Trump saat ini tengah membangun agenda dan prinsip baru kebijakan politik luar negeri dan ekonomi AS. Siapapun penasihat yang diundang tersebut diharapkan mampu mengomunikasikan kebijakan-kebijakan Trump yang belakangan ini menjadi sorotan dunia, misalnya terkait proteksionisme.

Gary menjelaskan bahwa Trump menekankan kebijakan perdagangan adil (fair trade) yang seimbang, artinya negara lain yang berdagang dengan AS tidak boleh surplus dan AS tidak boleh defisit ketika berdagang dengan negara lain.

Selain itu, bentuk ultranasionalisme Trump melalui kebijakan “America First” yang berprioritas mempekerjakan tenaga kerja dalam negeri dan menggunakan produk domestik juga perlu untuk diperhatikan.

Gary berharap Trump mengimplementasikan kebijakan-kebijakannya itu secara perlahan, karena apabila dipaksa akan mampu menciptakan perang dagang yang berdampak buruk bagi perekonomian global. “Itu merupakan bagian terburuk dari seluruh agenda Trump,” kata dia.

Namun, Gary juga mengapresiasi sejumlah kebijakan Trump, di antaranya yang menyangkut penurunan pajak korporasi dan pembangunan infrastruktur. “Saya ingin Trump fokus ke kebijakan-kebijakan yang bagus itu saja,” ucap dia. (ant )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>