Pemkab Nias Selatan Gelar Pelatihan Siskeudes

      Tidak ada Komentar

TELUKDALAM (Berita) : Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel) menggelar pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Tahun Anggaran 2017, untuk mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif serta meningkatkan kemampuan teknis perangkat desa khususnya bendahara desa dalam mengelola administrasi keuangan desasebagaimana diamatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Mengawali pelatihan Siskeudes tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., di Aula SMK Negeri 1 Telukdalam, baru-baru ini. Melalui arahannya mengharapkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihannya dengan sungguh-sungguh.

“Saya mengharapkan seluruh peserta Siskeudes ini dapat memanfaatkan waktu dengan baik, dan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti, supaya pengelolaan keuangan desa bisa lebih baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” harap Hilarius Duha.

Hilarius Duha mengingatkan seluruh perangkat desa untuk transparan mengelola keuangan desa. “Tolong dana desa ini dikelola dengan baik dan jangan disalahgunakan, sebab jamannya sudah berubah sehingga tidak ada yang ditutupi, dan semua bisa diakses,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Nias Selatan mengucapkan terima kasih atas kesediaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Sumatera Utara yang meluangkan waktunya menjadi narasumber.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Selatan, Induk Laia,S.Pd menyebutkan, pelatihan Siskeudes ini akan berlangsung selama 8 (delapan) hari untuk 4 (empat) rayon.

Pesertanya, bendahara desa dan perwakilan tingkat kecamatan, masing-masing 1 (satu) orang. Dengan narasumber dari perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara dan dibantu 4 (empat) orang administrastor dari Kabupaten Nias Selatan dan materi yang disajikan “Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Rayon I dimulai tanggal 27 s/d 28 Februari 2017, dengan peserta 128 orang yakni Kecamatan Telukdalam, Fanayama, Toma, Luahagundre Maniamolo, Maniamolo, Onolalu, Amandraya dan Aramo.

Rayon II dimulai tanggal 01 s/d 02 Maret 2017, dengan peserta 138 orang yakni Kecamatan Ulususua, Susua, O’o’u, Lolowau, Hilisalawa’ahe, Hilimegai, Onohazumba, Huruna, Lolomatua dan Ulunoyo.

Berikutnya, rayon III dimulai tanggal 03 s/d 04 Maret 2017, dengan peserta 134 orang yakni Kecamatan Lahusa, Mazino, Siduaori, Somambawa, Gomo, Umbunasi, Boronadu, Mazo, Idanotae dan Uluidanotae.

Dan rayon IV dimulai tanggal 08 s/d 09 Maret 2017 dengan peserta 94 orang yakni Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Pulau Batu Timur, Hibala, Tanah Masa, Simuk, Pulau-Pulau Batu Utara dan Pulau-Pulau Batu Barat.

Keempat rayon itu dilaksanakan di tempat yang strategis yaitu Rayon I di Telukdalam, rayon II di Lolowau, rayon III di Gomo, dan rayon IV di Pulau-Pulau Batu, sehingga lebih hemat biaya transportasi yang dikeluarkan oleh setiap peserta. Demikian laporan Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Selatan sebagai penyelenggara pelatihan Siskeudes.

Ogamotadodo Laia (53), salah seorang tokoh masyarakat sekaligus sebagai pemerhati dana desa di wilayah Kabupaten Nias Selatan, sangat menyayangkan pelaksanaan pelatihan Siskeudes setiap rayon, karena tidak mengikutsertakan para Kepala Desa.

Menurut Oga Laia Kepala Desa dan Sekdes mempunyai peranan penting dalam pengelolaan keuangan desa. Apalagi kepala desa sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa, termasuk peningkatan kapasitas BPD perlu direncanakan oleh SKPD terkait. (mhs)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>