BNN Tembak Mati Pengedar Narkoba

      Tidak ada Komentar

DenpomDeputi Penindakan dan Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari (tengah) didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Drs Sandy Nugroho, Kepala BNN Sumut, Wadan Denpom I/5 serta Bea Cukai menujukkan barang bukti ( Repro/WSP/Amrizal/C )

MEDAN ( Berita ) : Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggagalkan penyelundupan dan peredaran 46,9 kg sabu di Medan, 3.620 butir pil ekstasi, timbangan, 445 butirhappy five puluhan unit handphone di Jalan Medan Binjai Km 10,3, Desa Payageli, Kec. Sunggal, Rabu (1/3).
Dalam penyergapan tersebut, satu orang ditembak mati oleh petugas BNN, bernama Riz alias Syeh ,40, warga Aceh Timur, di dalam mobil Xenia warna hitam BK 1856 KV. Selain itu, petugas BNN menyita mobil CRV warna putih BK 1189 OG dan CRV BK 1976 ZB.

TewasTersangka Riz tewas ditembak petugas ( Repro/WSP/Amrizal/C )

Sedangkan warga yang berhasil diamankan antara lain MU, warga Medan Selayang, SY, warga Brayan Medan Timur, DE, HS, RM, warga Blang Kuta Aceh Utara, SY, warga Tanjung Morawa dan R, warga Jamin Ginting.

Sementara itu, satu orang anggota TNI diduga terlibat masih buron, Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari di lokasi pengungkapan narkoba di halaman Kantor BPBD Jl Medan – Binjai Km 10,3, mengatakan, operasi ini sudah laksanakan kurang lebih tiga minggu.

Informasi awal yang diterima menyebutkan ada penyelundupan narkoba masuk ke Indonesia melalui laut. Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea Cukai melakukan penyelidikan dari perbatasan Aceh. Kemudian, petugas membuntuti 2 unit mobil yang melintas menuju Medan.

“Kemudian anggota yang mengintai mengikuti sampai melewati daerah Aceh masuk ke Sumut kemudian sesampainya di kilometer 10 setengah jalan raya Medan-Binjai petu gas berusaha memeriksa dan menghentikan kendaraan itu,” ujar dia.

Namun, pengemudi semakin mempercepat laju kendaraannya. Petugas memberikan tembakan peringatan, namun tak diindahkan tersangka. Akhirnya tembakan diarahkan ke kendaraan yang ditumpangi sehingga berhenti di tengah jalan, dan petugas melakukan pemeriksaan. Di dalam kendaraan ditemukan 2 orang, 1 terkena tembakan dan seorang selamat.

Akibat tembakan, lanjut Arman, salah seorang tersangka berinisial Riz meninggal dunia, sedangkan tersangka berinisial MD yang selamat dari tembakan, diinterogasi. Petugas melakukan pengembangan ke daerah Medan Johor. Tepatnya di perumahan yang berada di Jalan Melinjo III, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor. Dari sana petugas mengamankan pelaku berinisial H beserta barang bukti sabu 7 kg.

Setelah mengamankan H, petugas menuju daerah Sunggal tepatnya di Gang Lang gar. Dari sana, petugas menemukan barang bukti sabu, pil ekstasi dan pil happy five yang disita dari sebuah rumah. Mereka juga menemukan sepucuk senjata api yang diduga milik oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam jaringan ini.

“Total barang bukti 59 bungkus dengan berat total 46,8 ribu gram atau sama dengan 46,9 Kg, kemudian 445 butir happy five, timbangan, alat komunikasi dan 3.620 ekstasi,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan 112 114 UU No 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman mati. ”Mereka ini pengendali, kurir, sekaligus pemilik sabu,” tandas Arman. (WSP/czal/J)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>