Kedatangan Raja Saudi Bukti Umat Islam Bersaudara

      Tidak ada Komentar

* Pembelajaran Bahwa Islam Tidak Terkotak-kotak

MEDAN ( Berita ) : Kedatangan Raja Arab Suadi Salman bin AbdulAzis Al- Zaud, ke Indonesia dinilai merupakan bukti kepada dunia bahwa umat Islam itu bersaudara. Sesuai sabda Rasulullah SAW, diriwayatkan Ibnu Umar, bahwa seorang muslim itu adalah saudara muslim lainnya,maka janganlah menzalimi dan meremehkannya. Pengamat Politik Islam yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Prof. Hasan Bakti Nasution, mengatakan itu kepada Wartawan, Selasa (28/2).
“Jadi Kedatangan Raja Arab Saudi ini kita harapkan menjadi simbol bagi semua manusia, bahwa tidak pantas meremehkan umat Islam dibelahan dunia manapun. Karena saudaranya yang lebih hebat dan lebih kaya serta terhormat bisa saja mengujunginya,” kata Hasan Bakti.

Selain memperlihatkan pada dunia dan seluruh umat beda agama di Indonesia bahwa umat Islam itu sesungguhnya bersatu, kedatangan Raja Arab Saudi ini sekaligus menjadi syiar penghapusan Anti Arab.

“Kita berharap kunjungan ini sekaligus membuang paradigma Anti Arab. Sebab, sejak kedatangan rombongan Raja Arab Saudi dari Jakarta, Bogo rdan Bali, tulisan Arab akan memenuhi kawasan itu. Maka diharapkan pupuslah perasaan Anti Arab di dunia.

Karena kedatangannya ini pasti menjadi sorotan dunia,” tambah Hasan Bakti. Hal lain disebutkan Hasan Bakti, kedatangan Raja Salman dan rombongan sebanyak 1.500 orang, memberi dampak secara ekonomi kepada bangsa Indonesia.

“Jika mereka membayar sendiri fasilitas yang digunakan, berapa uang yang diterima bangsa kita,” ujarnya, sembari menambahkan sesungguhnya umat Islam banyak yang kaya raya dan menyebarkan kebaikan kepada orang lain atas harta kekayaannya itu.

Hasan Bakti, berharap berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan Raja Salman, nantinya akan tetap memberikan kebaikan pada umat Islam. “Kita berharap, apapun yang dibicarakan dalam pertemuan dengan pemerintah Indonesia, tetap memberi kebaikan kepada umat Islam yang jumlahnya banyak di Indonesia, tapi penegakan rasa keadilan, terutama masalah hukum belum berkeadilan untuk umat Islam,” tukasnya.

Tidak terkotak-kotak

Di tempa terpisah, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Al Washliyah Sumut H. Arifin Umar, menyebutkan kedatangan Raja Salman, menjadi pembelajaran bagi agama lain bahwa Islam itu satu dan tidak terkotak-kotak. “Ini pembelajaran bagi sia-pa saja yang meremehkan umat Islam. Bahwa umat Islam yang hebat dan kaya raya, mau melihat saudaranya yang tidak kaya, seperti Indonesia,” katanya.

Karenanya, kunjungan Raja Arab Saudi ini diharapkan memberi dampak, bukan saja dari segi ekonomi, tapi pada dunia pendidikan. “Islam mengajarkan bagaimana harus memperhatikan sesama. Raja Salman membuktikannya,” ujar dia.

Arifin Umar, berharap setelah ini, umat Islam di Indonesiapun harus bersatu dan tidak mau dipecahbelah untuk kepentingan apapun. “Lihatlah bagaimana bersatunya umatIslam menyampaikan aspirasi minta keadilan hukum terkait kasus penistaan agama yang disangkakan untuk Ahok. Umat Islam berkumpul di Jakarta dalam aksi damai dengan shalat berjamaah. Ini bukti hebatnya umat Islam,” tambahnya.

Bila kedatangan Raja Salman, akan berinvestasi diIndonesia, kata Arifin Umar, hendaknya digunakan untuk kepentingan usaha masyarakat. “Pemerintah hendaknya mengutamakan kepentingan masyarakat,” sebutnya.(WSP/m37/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>