Nilai Ekspor Pertanian Sumut Turun 13,60 Persen

      Tidak ada Komentar

Medan ( Berita ) – Nilai ekspor sektor pertanian Sumut pada tahun 2016 hingga November turun 13,60 persen atau menjadi 1,287 miliar dolar AS.

“Pada Januari – November 2016, nilai ekspor sektor pertanian tinggal 1,287 miliar dolar AS dari periode sama 2015 yang sudah mencapai 1,490 miliar dolar AS,” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark SP Sitinjak di Medan, Senin [09/1].

Penurunan nilai devisa karena memang harga dan volume hasil pertanian termasuk komoditas cenderung turun. Diperkirakan hingga akhir tahun 2016, nilai ekspor sektor pertanian juga tetap turun. “Syukurnya meski sektor pertanian turun, nilai ekspor industri naik,” katanya.

Nilai ekspor sektor industri naik 2,73 persen dari 5,583 miliar dolar AS di 2015 menjadi 5, 736 miliar dolar AS pada 2016.

Kenaikan nilai ekspor sektor industri itu menjadi penolong untuk total nilai ekspor non migas Sumut pada periode Januari – November 2016 Sumut karena hanya turun 0,69 persen.

Total devisa Sumut hingga November 2016 sebesar 7,026 miliar dolar AS dari periode sama 2015 yang sebesar 7,075 miliar dolar AS.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, mengatakan, Sumut memang masih tergantung dengan ekspor hasil pertanian dan komoditas sehingga kalau terjadi fluktuasi harga sangat dirasakan di dalam realisasi devisa.

Namun, melihat perekonomian global, diyakini nilai ekspor sektor pertanian pada 2017 akan membaik sehingga devisa secara keseluruhan pada tahun ini juga lebih tinggi. Keyakinan ekspor sektor industri itu membaik karena harga jual sejak akhir 2016 tren membaik. ( ant )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>