Kemenpora Bantu Proses Naturalisasi Ezra

      Tidak ada Komentar

naturalisasiEzra Walian

JAKARTA ( Berita ) : Timnas Sepakbola Indonesia sepertinya masih akan diperkuat pemain naturalisasi dalam menghadapi sejumlah ajang internadional. Hal itu tidak lepas dari keinginan Kemenpora agar skuad Garuda semakin kuat di Kawasan Asia Tenggara dan Asia.

Salah satu pemain yang diharapkan bisa menjadi warga negara Indonesia (WNI) adalah Ezra Walian . Saat ini, pemain berusia 19 tahun tersebut membela Jong Ajax, tim muda klub papan atas liga Belanda, Ajax Amsterdam. Dia berposisi sebagai penyerang.

Ezra merupakan pemain berdarah Indonesia dan Belanda. Sang ayah, Glen Walian adalah pria asli Manado, Sulawesi Utara dan Linda Bos, ibunya merupakan warga negara Belanda.

Melihat usianya yang masih cukup muda, Ezra bisa saja dipanggil untuk memperkuat Timnas U-23 yang akan tampil pada SEA Games 2017 Malaysia. Apalagi, Indonesia ditarget bisa menjuarai pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Juru Bicara Kemenpora, Gatot Dewa Broto, mengemukakan pihaknya siap membantu proses pindah kewarganegaraan Ezra sesuai prosedur yang ditetapkan. Artinya, untuk menjadi WNI tidak melalui jalan pintas. “Prinsipnya, kami bantu fasilitasi proses naturalisasi Ezra sejauh tidak melanggar peraturan dan memang jelas justifikasinya,” kata Gatot di Jakarta, Kamis (5/1).

Dia menjelaskan, program naturalisasi pemain dilakukan bukan berarti pemerintah tak percaya kemampuan pemain lokal. Akan tetapi menjadikan pemain asing untuk jadi WNI dengan tujuan melengkapi kelemahan dalam tubuh skuad Garuda.

“Ini bukan berarti meragukan kualitas striker timnas, tetapi justru untuk saling melengkapi kekuatan yang ada. Lihat saja tim-tim lain di Eropa, mereka kadang numpuk stok striker, tetapi tidak ada masalah,” terangnya.

Gatot sebenarnya juga mengakui kualitas penyerang yang dimiliki Indonesia tak kalah dengan pemain naturalisasi. Hanya saja, jika ada pemain asing yang cukup potensial, lalu ingin pindah negara, hal ini tak boleh ditolak. “Striker kita sudah cukup bagus, tetapi jika ada yang potensial why not untuk dinaturalisasi dan yang bersangkutan bersedia,” katanya.

Pada akhir tahun lalu, Ezra menyempatkan datang ke Indonesia untuk berlibur. Dia juga diundang PSSI untuk mempertontonkan kemampuan pada sebuah laga eksibisi di Jakarta. Dia bermain selama 45 menit.
Kala itu, Ezra mengatakan belum tahu kapan bakal menjadi WNI. Namun dia tak keberatan jika diminta membela Merah Putih dalam berbagai kejuaraan, seperti SEA Games dan Asian Games.

“Saya memang belum berbicara apa-apa tentang menjadi WNI saat ini. Tapi dari kecil saya cinta Indonesia, saya mengikuti perkembangan Timnas Indonesia saat Piala AFF 2016. Saya berharap dan selalu siap untuk menjadi pemain Timnas Indonesia,” ujar Ezra. (WSP/yuslan/C)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>