Tarif Pengurusan STNK Dan BPKB Dinaikkan

      Tidak ada Komentar

Jakarta ( Berita ) :  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menaikkan tarif untuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) pada tahun ini.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Rabu [04/1] . kenaikan tersebut dilakukan mengingat tarif pengurusan STNK dan BPKB tidak pernah naik selama kurang lebih tujuh tahun.

“Tarif itu dinaikkan karena sudah tujuh tahun tarif pengurusan STNK dan BPKB yidak pernah naik, padahal komponen lainnya naik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Untuk selanjutnya, pria yang lebih akrab disapa Soni sehari-hari itu mengaku akan melakukan sosialisasi terkain rencana kenaikan tarif pengurusan STNK dan BPKB kepada seluruh masyarakat. “Rencana kenaikan tarif itu memang harus disosialisasikan terlebih dahulu supaya masyarakat tidak kaget ketika hendak mengurus STNK dan BPKB tahun ini,” ujar Soni.

Senada dengan Sumarsono, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga mengungkapkan rencana kenaikan tarif tersebut.

Dia menambahkan kenaikan tarif pengurusan STNK dan BKPB itu nantinya dapat mencapai dua hingga tiga kali lipat, yakni dari yang semula Rp25.000 menjadi Rp75.000 atau Rp100.000.

“Tarif pengurusan STNK dan BPKB itu memang sudah tujuh tahun tidak pernah naik. Jadi, rencananya mau dinaikkan. Kenaikannya bisa dua atau tiga kali lipat,” ungkap Heru. ( ant )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>