Polrestabes Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 66 Triliun

      Tidak ada Komentar

MEDAN ( Berita ): SatReserse Narkoba Polrestabes Medan, menggagalkan peredaran 58 Kg sabu, 189 Kg ganja dan 32 ribu pil ekstasi, senilai Rp 66 triliun sepanjang tahun 2016.“ Seluruh barang bukti itu disita dari 2.266 orang tersangka yang ditangkap dari berbagai lokasi di kota Medan sekitarnya,”kata Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda MH Saragih didampingi Wakasat Kompol Boy J. Situmorang,Kamis (29/12).

Saragih menguraikan, pada Januari 2016 pihak kepolisian meringkus 164 tersangka dengan barang bukti 23,5 Kg ganja,3,6 Kg sabu, dan 174 butir ekstasi. Februari, 256 tersangka dengan barang bukti 515,28 gram ganja,241,55 gram sabu, dan 128 butirekstasi.

Bulan Maret, 209 tersangka dengan barang bukti 9 Kg ganja,322,56 gram sabu, dan 231 butir ekstasi. April, 215 tersangka dengan barang bukti 495,66 gram ganja, 3 Kg sabu, 20 1/4 butir ekstasi, dan 25 butir pil eriminfive.

Di Bulan Mei, 182 tersangka dengan barang bukti 31 Kgganja, 50,38 gram sabu, dan 149 butir ekstasi. Juni, 250 tersangka dengan barang bukti 49 Kg ganja, 780,4 gram sabu, 100 butir ekstasi, dan 105 butir pil eriminfive.

Juli, 212 tersangka dengan barang bukti 752 gram ganja,11 Kg sabu, dan 61 butir ekstasi .Agustus, 199 tersangka, dengan barang bukti 47 Kg ganja, 583,47 gram sabu, 2146 butir ekstasi, dan 20 butir pilerimin five.

September, 230tersangka dengan barang bukti ganja 73,62 gram, 2 Kg sabu, 2814 butir ekstasi.Oktober, 191 tersangka dengan barang bukti 13 Kg ganja,1 Kg sabu, 53 butir ekstasi, dan 5 butir pil erimin five.

November,182 tersangka dengan barang bukti 13 Kg ganja, 24,5 Kg sabu,25.433 butir ekstasi. Desember,74 tersangka dengan barang bukti 10,2 Kg sabu, 1.024 butir ekstasi, dan 100 butir eriminfive.

“Apabila dibandingkan tahun 2015 ada peningkatan pengungkapan kasus hingga 26 persen, naik 371 kasus. Sedangkan barang bukti naik cukup signifikan,untuk ganja tahun lalu 5 Kg, tahun ini (2016) 189 Kg ganja, untuk sabu 34 Kg, dan tahun ini 58,2 Kg sabu,” ujar Ganda.

Menurut Ganda, pemberantasan narkoba terus dilakukan di wilayah hukum Polrestabes Medan. “Terus kita lakukan pemberantasan narkoba. Selain menjadi atensi pimpinan, narkoba ini merusak generasi muda, bahkan semua golongan juga menjadi korban tanpa pandang bulu,” sebutnya.

Kata dia, tanpa bantuan dan dukungan semua pihak, pemberantasan narkoba tidak akan berhasil. Penindakan yang dilakukan polisi tidak akan berhasil tanpa dukungan semua elemen masyarakat. “Untuk itu, mari kita bersama-sama memberantas peredaran gelap narkoba di kota Medan, karena narkoba ini merusak generasi bangsa dan semua golongan,” tutur Ganda.(WSP/m39/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>