Menristekdikti Minta Dosen Jangan Sekadar Mengajar

      1 Komentar

Yogyakarta ( Berita ) : Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta para dosen agar tidak hanya sekadar mengajar tetapi juga melakukan penelitian yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
“Kalau pada masa lalu, tugas dosen lebih banyak pada proses pengajaran, maka sekarang harus diubah. Dosen juga harus bertugas membimbing, melakukan penelitian, hingga menyusun jurnal internasional,” ujar Menristekdikti saat memberikan sambutan pada pembekalan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) Dalam Negeri di Yogyakarta, Jumat [07/10].

Melalui penelitian yang dilakukan, lanjut Nasir, maka bisa menghasilkan prototipe yang nantinya bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan. “Hal ini penting bagi seorang dosen,” kata dia.
Sejauh ini, Menristekdikti Nasir melihat ada masalah dengan mutu pendidikan tinggi di Tanah Air. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 255 juta jiwa, jumlah perguruan tinggi mencapai 4.380. Sementara di Tiongkok, yang jumlah penduduknya 1,6 miliar jiwa, jumlah perguruan tinggi hanya sekitar 2.000 buah.

“Ini tantangan bagi kita, Tiongkok yang banyak jumlah penduduknya, jumlah perguruan tinggi hanya separuh kita. Di Tiongkok sudah ada 10 perguruan tinggi yang menembus peringkat 500 dunia.”

Untuk itu pihaknya mendorong peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi. Salah satu upayanya adalah meningkatkan kompetensi dosen.

Jumlah dosen yang masih S1 sebanyak 53.031 orang atau sekitar 22,99 persen. Sementara S2 ada sekitar 134.522 dosen atau sekitar 58,33 persen dan S3 ada 26.199 orang atau sekitar 11,36 persen.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu berharap pemberian beasiswa S2 dan S3 dapat meningkatkan kompetensi dosen serta mutu pendidikan tinggi. Beasiswa BUDI bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di pendidikan tinggi.

Beasiswa yang merupakan kerja sama Kemristekdikti dan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) itu terdiri atas beasiswa dalam negeri dan luar negeri. Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti, mengatakan pada tahun Ini terdapat 2.827 dosen yang meraih BUDI Dalam Negeri. “Para penerima beasiswa itu akan menuntut ilmu di 50 perguruan tinggi negeri dan sembilan perguruan tinggi swasta,” kata Ghufron.

Universitas yang paling diminati penerima beasiswa adalah Universitas Gadjah Mada dengan jumlah penerima beasiswa mencapai 208. Peringkat kedua adalah Universitas Negeri Jakarta dengan jumlah 77 penerima beasiswa. “Tahun ini yang mendaftar BUDI DN mencapai 9. 257 dosen.” Ghufron berharap para penerima beasiswa untuk serius belajar dan lulus tepat waktu karena menggunakan uang rakyat. (ant )

One thought on “Menristekdikti Minta Dosen Jangan Sekadar Mengajar

  1. Brianna Kyla

    Transaksi Cepat, Aman & Terpercaya.

    Tersedia 6 Games in 1 web :
    Poker, Domino, Bandar Ceme, Capsa, Ceme Keliling, dan Live Poker

    Minimal Deposit Rp.10.000,- & Wihtdraw Rp.20.000,-

    – Bonus New Member 10%
    – Bonus Freechip
    – Bonus Turn Over Mingguan
    – Bonus Refferal 10%

    BBM : 7AC8D76B

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>