Seratusan Rumah Warga Belawan Terbakar

      Tidak ada Komentar

BELAWAN ( Berita ) : Di perkirakan sebanyak 120 rumah warga Lingkungan 29 Lorong Pemancar dan Lorong Supir, Kel. Belawan Satu, Kec.Medan Belawan terbakar, Sabtu (20/8) sekira pukul 18:20.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun hingga waktu menunjukan pukul 21:00 api belum berhasil dipadamkan oleh warga yang dibantu puluhan petugas pemadam kebakaran dari Pemko Medan, Pelindo dan Lantamal I. Api dengan maraknya terus membakar rumah warga yang umumnya terbuat dari kayu di kawasan padat peduduk itu.

“Jumlah rumah yang terbakar dan penyebabnya masih dalam penyelidikan,karena hingga saat ini api belum bisa dipadamkan,” kata Panit I Reskrim Polsek Belawan Ipda Edi Suranta.

Keterangan dari lapangan,tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi menjelang saat waktu shalat Magrib tersebut, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas Polsek Belawan.

Namun seorang warga, Burhan, 60, diketahui meninggal karena terkena serangan jantung setelah tahu rumahnya dan rumah anak-anaknya turut terbakar. “Beliau meninggal karena serangan jantung, bukan karena terbakar,”kata Camat Medan Belawan Rudi Lubis.

Seluruh kemampuan telah dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Namun karena sulitnya medan menuju lokasi kebakaran, petugas mengalami kesulitan melakukan upaya pemadaman.

Akibat peristiwa itu, kata Camat, diperkirakan sekira 200 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 1.200 jiwa mengalami kehilangan tempat tinggal dan butuh bantuan segera. Diharapkan bantuan untuk korban kebakaran bisa segera datang, baik dari Pemko Medan maupun dari warga yang memiliki rezeki berlebih. “kita didirikan posko kebakaran untuk menampung informasi dan bantuan dari Pemko Medan serta warga,” katanya.

Sementara, seorang warga M Zain Hasibuan mengatakan, api mulai muncul dari rumah warga yang berada disebelah barat atau dari arah laut. Api dengan cepat menyambar rumah sekitar karena angin juga bertiup kencang pada saat kejadian.“Api diperkirakan berasal dari arah laut dan dengan cepat melalap rumah warga yang umumnya terbuat dari kayu,” katanya.(WSP/h03/J)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>