Danau Toba Tidak Ada Lawan

      Tidak ada Komentar

 

TobaRIBUAN Masyarakat Memadati Arena Pesta Rakyat Di Panggung Apung Pantai Bebas Simalungun, Sabtu (20/8) Sore. ( Repro/WSP/Mursal AI/C )

SIMALUNGUN ( Berita ) : Menteri Pariwisata RI Arief Yahya yakin dengan sering membuat even maka Danau Toba akan maju. Saat ini, lanjutnya, setiap kabupaten sekitar kawasan Danau Toba ada 53 even pertahun, sehingga setiap minggu harus ada even di Danau Toba.

“Itu sangat efektif memajukan Danau Toba. Di Danau Toba ini, selain budayanya yang bagus juga nature (alam) nya. Di sini tagline yang kita usulkan ada Super Volcano Geopark. Danau Vulkanik di sini (Danau Toba) tidak ada lawan,” kata Arief Yahya saat membuka Pesta Rakyat di Panggung Apung Pantai Bebas, Sabtu (20/8) sore.

Menurutnya, kegiatan atau even tersebut dapat mendatangkan para wisatawan baik dari domestik dan mancanegara. Maka dari itulah, pihaknya membuat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 .

“Berdasarkan survei yang dilakukan, 60 persen wisatawan datang karena kultural bukan karena nature. Jadi harus banyak dilakukan event event cultural,” kata Arief Yahya. Kementerian Pariwisata sendiri tahun ini menargetkan sekitar 250 ribu wisatawan datang ke Sumut.

Selain itu, mereka memproyeksikan, di tahun 2019 angka kunjungan meningkat hingga satu juta wisatawan. “Kenapa Danau Toba, karena sudah kita tetapkan sebagai prioritas destinasi nasional. Danau Toba merupakan Danau Vulkanik terbesar nomor satu di dunia. Sesuai tagline kita Super Volcano Geopark,” tuturnya.

Untuk meningkatkan jum-lah wisatawan, pihaknya juga akan mempermudah akses menuju Danau Toba bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba. “Aksesbilitas kelemahan kita, sekarang akses penerbangan dan tol sedang dipersiapkan,” ujarnya.

Sementara itu, saat temu pers Bupati Simalungun JR Saragih menangis di depan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Panitia Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT). Dia menyampaikan kekecewaan masyarakatnya, karena tidak adanya atribut Simalungun yang digunakan, padahal acara Panggung Apung Pantai Bebas berada di Simalungun.

“Saya terus terang, masyarakat menyampaikan kekecewaannya pada saya. Acara di Simalungun tetapi yang muncul bukan atribut Simalungun, tapi atribut kabupaten lain. Di sini saya minta maaf, ini kesalahan saya karena tidak mengingatkan even organizer,” kata JR Saragih.

Acara pesta rakyat di Panggung Apung tersebut dimeriahkan sejumlah artis. Satu di antaranya Slank. Tidak hanya kongser musik, panitia juga menyelenggarakan parade festival kuliner nusantara. Bahkan, juga ada parade perahu hias yang mempersona. (WSP/h02/a29/J)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>