PWI Kutuk TNI-AU Penganiaya Wartawan

      Tidak ada Komentar

 

LHOKSEUMAWE ( Berita ) : Wartawan tergabung dalam Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wilayah Kota Lhokseumawe – Aceh Utara mengutuk aksi kekerasan TNI AU dan Paskhas Lanud Suwondo, menganiaya wartawan yang bertugas meliput sengketa lahan warga Sarirejo Kota Medan. nDua wartawan yang menjadi korban, saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakitdi Medan.

Ketua PWI Wilayah Kota Lhokseumawe dan Kab. Aceh Utara, Sayuti Achmad juga meminta Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ikut bertanggung jawab atas tindakan buruk oknum TNI AU dan Paskhas Lanud Suwondo, menyerang wartawan, Senin (15/8) lalu.

“Panglima harus mengambil sikap tegas untuk menindak prajurit yang prilakunya sudah di luar batas, mengingat kasus kekerasan dilakukan TNI terhadap para wartawan yang sedang bertugas bukanlah kejadian pertama sekali tapi yang ke sekian kalinya,” sebutnya.

PWI menyatakan siap memberikan bantuan dan melakukan aksi solidaritas antar sesama wartawan, untuk membantu penegakkan hukum terhadap prajurit penganiaya wartawan. Sayuti berharap semua kalangan, baik Polri, TNI, aparat pemerintah dan sipil harus menghormati pekerjaan jurnalistik yang dilindungi undang-undang, serta tak lagi melakukan kekerasan terhadap jurnalis.(WSP/b16/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>