Tokoh Agama Jaga Kota Medan

      Tidak ada Komentar

Medan ( Berita ) : Pemko Medan menggelar silaturahmi kerukunan antar umat beragama dan keharmonisan etnik di Kota Medan di Aston City Hall Medan, Sabtu (13/8) malam.

Acara ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumulo diwakili Dirjen Bidang Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. Acara ini digelar dalam rangka untuk terus meningkatkan situasi dan kondusi yang selama ini sudah cukup kondusif, nyaman, damai dan penuh toleransi di ibuktota Provinsi Sumatera Utara ini.

Selain tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya, unsur organisasi sosial kemasyarakatan serta pengurus Forum Komuinikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, silaturahmi ini turut dihadiri Wali kota Medan, Drs H T dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis, Asisten Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Hasiholan Silaen, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusi Dwihananto, Dandim 0201/BS, Kol Inf Maulana Ridwan, Kajari Medan, olopan Naiggolan SH MH, Kapolres Belawan, AKBP Setyadi Artono,

Dalam silaturahmi ini Dirjen menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota, sebab telah menghadirikan seluruh tokoh beragama dan lintas etnis yang ada di kota Medan dalam upaya untuk terus meniciptakan kerukunan dan keharmonisan umat beragama.

Soedarmo menilai silaturahmi seperti ini cukup penting, mengingat sampai saat ini masih terjadi konflik yang disebabkan masalah agama.Karenanya, Soedarmo mengajak sleuruh yang hadir untuk mencermatinya.

Dirjern selanjutnya menyampaikan apresiasinya atas kerukunan umat beragama di Kota Medan. Walaupun warganya terdiri dari berbagai suku maupun agama yang berbeda namun hidup dengan penuh kerukunan dan keharmonisasi. Atas dasar itulah Kota Medan sering disebut-sebut senagai miniaturnya Indonesia.

“Kemajukan ini merupakan karunia dari tuhan yang maha esa yang tidak dapat kita tolak, Untuk itu saya mengajak semua agar selalu terus menjaga dan membina kemajemukan yang ada di Kota Medan ini dengan sebaik-baiknya. Apabila kemajemukan ini mampu dikelola dengan baik, maka akan menjadi satu kekuatan. Sebaliknya jika kamejemukan initidak mampu dikelola, tentunya akan menjadi masalah kelak,” kata

Di kesempatan ini Soedarmo menjelaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar. Hal ini ditopang dari tiga aspek yakni jumlah penduduk yang besar, luas wilayah yang luasdan sumber daya alam yang berlimpah bila dibandingkan negara lain. Namun banyak negara-negara lain yang tidak ingin melihat negara Indonesia besar, sehingga berupaya memecah belah negara Indonesia.

“Jadi ini menjadi tugas kita bersama untuk terus mengantisipasi terjadinya perpecahan yang ditimbulkan oleh negara lain, sebab mereka tidak ingin melihat Indonesia menjadi bangsa yang besar,” kata Soedarmo.

Sementara itu Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi dalam sambutanya mengatakan, Kota Medan dikenal sebagai kota yang cukup aman dengan stabilitas daerah tetap terpelihara. Lebih dari itu, kota Medan dianggap mampu mengelola kebhinekaan yang ada menjadi sipirit sekaligus kekuatan untuk membangun kota menjadi lebih baik secara bersama-sama.

Tentunya kedamaian tersebut dapat terwujud dikarenakan beberapa alasan, jelas Eldin, diantarnya yakni memiliki kesadaran berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang cukup baik. Selain itu memahami perlunya persamaan dalam hak dan kewajiban sebagai warga negara sehingga tidak pernah menerapkan kebijakan yang bersifat diskriminasi.

Lebih dari itu lanjut Eldin, Kota Medan bisa terpelihara dengan baik karena seluruh kelompok pembangunan memiliki semangat dan sikap yang sama untuk terus mengedepankan toleransi, saling mempercayai dan bekerjasama satu dengan yang lainnya.

“Yang tidak kalah penting, lagi, kita selalu cepat mengambil langkah-langkah antisipatif dengan berkoordinasi serta berkomunikasi satu dengan yang lainnya, bila muncul potensi-potensi yang bisa berkembang merusak tatanan kehiduoan sosial yang sudah terpelihara dengan baik di tengah masyarakat,”jelas Eldin.

Untuk itulah melalui kesempatan ini Eldin berharap sekaligus mengajak seluruh masyarakat agar selalu bergandengan tangan dan bekerjasama guna menjaga dan memelihara kota Medan sehingga selalu dalam situasi yang kondusif.

Sebagai bentuk untuk bersama-sama menjaga kekondusifan dan keharmonisan kehiduopan umat beragama di kota Medan, perwakilan tokoh agama sepakat menandatangani kesepakatan bersama yang disaksikan langsung Dirjen, Wali kota, Wakil Wali Kota serta unsur FKPD Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.(edr)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>