Didanai APBD , Pelayanan RS Pemerintah Tetap Buruk

MEDAN (Berita): Pelayanan maupun manajemen rumah sakit pemerintah di Sumatera Utara, paling buruk di Indonesia. Padahal, rumah sakit pemerintah seperti RS H Adam Malik maupun RS Dr Pirngadi Medan, kerap mendapat dana segar dari APBD Provinsi maupun Kota Medan.

“Pelayanan rumah sakit pemerintah sangat buruk meskipun mendapat bantuan dana setiap tahunnya,” kata anggota Komisi E DPRD Sumut, Mustofawiyah Sitompul, pada rapat dengar pendapat, Komisi tersebut dengan pihak manajemen RS Adam Malik. Hadir pada rapat tersebut pengurus Palang Merah Indonesia (PMI), serta pihak Komite Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut, serta Organisasi Masyarakat Peduli Kesehatan, baru-baru ini.

Bahkan Mustafawiyah yang juga politisi Partai Demokrat ini juga prihatin, sulitnya pasien untuk mendapatkan darah di rumah sakit pemerintah.
Dia memprediksi banyak faktor penyebab buruknya pelayanan di RS Adam Malik misalnya karena dokter yang melayani pasien masih merupakan dokter praktek (Co As).

Apalagi, Mustafawiyah juga mengaku prihatin karena saat ini sedikitnya ada 20 tenaga medis praktik asal Malaysia di RS pemerintah berstatus klas I A ini.

Pada kesempatan itu Mustafawiyah juga memaparkan pengalaman pahitnya akan pelayanan di RS  pemerintah, saat orangtuanya meninggal dunia ketika menjalani perawatan karena tenaga medis yang melayani dianggapnya kurang profesional.

“Orangtua saya hanya dilayani oleh dokter praktek ketika itu,” ujarnya.

Dia juga mengaku menerima pengaduan dari masyarakat, ketika membutuhkan darah namun mengalami kesuitan. “Selalu stok darah habis,” katanya. Hal senada juga disampaikan anggota Komisi E Brilian Mokhtar, yang membenarkan bahwa buruknya pelayanan RS pemerintah memang kerap menjadi sorotan.

“Banyak nyawa yang akhirnya melayang akibat pelayanan terlambat, padahal bila dilayani dengan cepat kemungkinan nyawanya akan tertolong ” kata  Berlian Mohtar.
Sebagaimana diketahui, setidaknya 75 persen anggaran untuk pelayanan ruang inap bersumber dari  APBD Sumut, namun pelayanannya tetap buruk.(irm)