Ketua KPU Madina Didesak Mundur

PANYABUNGAN ( Berita ): Ketua KPU Kab. Mandailing Natal dituntut mundur dari jabatannya, karena dinilai tak becus melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Akibatnya, timbul rasa antipati masyarakat terhadap pesta demokrasi di Kab. Mandailing Natal.
Demikian dikatakan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natal,melalui koordinator aksi Takdir Siregar didampingi coordinator lapangan Salman Nasution, dalam pernyataan sikapnya saat demo di halaman Kantor KPU Madina, Senin (13/5).
Massa yang jumlahnya puluhan itu datang sekita rpukul 11.30 langsung menuju Kantor KPU. Setelah melakukan orasi hampir setengah jam,massa minta berjumpa Ketua KPU Madina, Jeffry Antoni, SH. Namun massa tak berhasil bertemu karena yang bersangkutan berada di luar kota.
Dalam orasi dan pernya taan sikapnya, massa minta kepada Kejari dan Polres Madina mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran di KPU Madina. “Kami menilai banyak sekali dugaan penyalahgunaan anggaran, korupsi di lembaga KPU Madina baik tahapan sosialisasi, paliditas Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di tingkat kecamatan dan desa dan sekaligus kelurahan, sehingga muncul sikap anti pasti.
Ini terbukti meningkatnya angka Golput lebih dari 50 persendi Madina,” ujar Takdir Siregar.Dilanjutkan, kita juga minta Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara menganti ketua KPU Madina, karena dianggap gagal melaksanakan tahapan sosialisasi dan paliditas DPT di setiap pesta demokrasi di Madina.
Dan diminta Ketua KPU Provinsi Sumut tidak memberi peluang kepada anggota KPU Madina yang telah menjabat dua periode. KPU Madina dinilai gagal total dalam mengemban amanah rakyat.
Sehingga menimbulkan keresahan dan pertanyaan, apakah karena Ketua KPU Madina bukan orang Madina sehingga kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat Madina. “Kami melihat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013,masyarakat banyak mengeluh dan menanyakan formulir C6 di mana sebagian tidak dapat menggunakan hak pilih,sementara sudah terdaftar di DPT,” kata Salman Nasution.
Sedangkan Ketua KPU Madina Jeffri Antoni, SH melalui anggota KPU Hollad, saat menerima puluhan demontran mengatakan, Ketua KPU Madina lagi berada di luar kota, terkait aspirasi yang disampaikan,nanti kita beritahu Ketua KPU,mana yang bisa kita bantu akan kita bantu,” singkatnya. Setelah mendengar penjelasan dari anggota KPU, massa membubarkan diri.(WSP/c15)