HMH UNPAB Debat Konstitusi

MEDAN (Berita): Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi (HMH UNPAB) menyelenggarakan Lomba Debat Konstitusi dalam rangka meningkatkan pemahaman dan analisis seputar hukum dan konstitusi, 6-7 Mei kemarin di pelataran Maktab kampus Jalan Gatot Subroto Medan.
Lomba merupakan agenda rutin tahunan ini dihadiri Rektor UNPAB H.M. Isa Indrawan, SE MM, Dekan FH Dra Hj Irma Fatmawati SH, M.Hum dan Ketua Prodi Ilmu Hukum Vita Cita Emia Tarigan, SH, LL.M.
Rektor UNPAB menyatakan mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bersifat positif dan dapat menunjang kemampuan intelektulitas serta sofskill mahasiswa. Rektor juga berharap bibit-bibit yang diperoleh dari lomba debat ini dapat dibina dan dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat regional dan dapat ikut serta pada perlombaan debat tingkat nasional di Mahkamah Konstitusi.
Lomba debat konstitusi ini disambut antusias mahasiswa. Peserta yang ikut mencapai 15 tim, namun yang lolos ke babak utama hanya 6 tim. Debat ini mengusung beberapa judul di babak utama yaitu, Pro-Kontra Outshortching, Hukuman Pada Anak Pelaku Tindak Pidana dan Nikah Siri. Pada babak utama peserta lolos tinggal 4 tim dan berhak masuk semifinal. Pada babak semifinal, lomba debat konstitusi mengusung judul Pro-Kontra KPK sebagai Lembaga Permanen dan Hukuman Mati.
Pada babak final, judul yang diperdebatkan adalah Pro-Kontra Amandemen Kelima Konstitusi, perdebatan ini sangat menarik, karena kedua tim sama-sama memberikan argumen-argumen hukum yang valid sesuai dengan konteks kenegaraan saat ini seperti pentingnya Amandemen karena masih banyak permasalahan terkait kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diatur dalam Konstitusi serta calon presiden independen.
Akhirnya babak final Lomba Debat Konstitusi ini dimenangkan oleh tim “Pro” yang terdiri dari Agung Wira Waskito, Ryan Widya Putra dan Lamboy Perwira Sitorus sebagai juara pertama.
Juara ke dua dimenangkan oleh tim “kontra” yang terdiri dari Dian Putri Mandasari, Ramlan Damanik dan Panut Maulana. Serta juara ke tiga dimenangkan oleh tim “pro” dari babak semi final dengan judul pro-kontra KPK sebagai lembaga permanen yang terdiri dari abdul manan, Hottua Sihotang dan Pridona Naibaho.
Lomba Debat Konstitusi ini dimoderatori oleh Agus Adhari SH.I.,LL.M dan Lidya Ramadhani SH, sedangkan juri terdiri dari Nur Alamsyah, SH,MH, Drs H Ali Syafril SH. MAP, M.H Rusli SH, MH, dan Sumarno SH MH. Penutupan Lomba Debat Konstitusi ini dihadiri Pembantu Rektor III Hasrul Azwar Hasibuan, dan dekan FH sekaligus menutup acara dan memberikan hadiah kepada para pemenang.(rel/aje)