Optimalisasi Asset BMD Tingkatkan PAD

TEBING TINGGI (Berita) : Manajemen asset Barang Milik Daerah (BMD) memegang peranan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan asset guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) demi membiayai kegiataan dalam mencapai pemenuhan persayaratan optimal bagi pelayan tugas dan fungsi instansi pemerintahan terhadap masyarakat.
“Para pengurus dan penyimpan barang harus dapat mengembangkan dan mengoptimalkan pemanfaatan asset guna meningkatkan pendapatan asli daerah”, Demikian dikatakan Plh Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik melalui siaran pers Kabag Humasy Pemko Ahdi Sucipto kepada wartawan, Minggu (21/4) pada kegiatan penutupan Bimbingan Teknis (bimtek) Pengelolaan Barang Milik Daerah di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
“Kita harus memahami bahwa tertib administrasi pengelolaan BMD (barang milik daerah) merupakan tanggung jawab kita bersama. Sehingga diharapkan melalui kegiatan bimtek para pengurus dan penyimpan asset daerah harus bisa menjamain jangan sampai kita membuat kesalahan yang bersifat administratif”, tegas IrhamTaufik.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tebingtinggi H Erwin Suheri Damanik menyampaikan, kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan barang milik daerah itu berlangsung selama empat hari diikuti oleh 122 orang terdiri dari pengurus dan penyimpan barang serta pembantu pengurus barang sekolah dan kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
“Dari 122 peserta Bimtek, tiga orang ditetapkan sebagai peserta terbaik masing-masing Bunga Uli dengan nilai terbaik 98,5, Mariati Napitupulu dan Ridah Wati dengan nilai 97,5”, terang Erwin Damanik.
Acara penutupan bimtek pengelolaan barang milik daerah itu, turut dihadiri Sekdako Tebingtinggi H Johan Samose Harahap, Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli serta para peserta yang berasal dari seluruh instansi pemerintahan kota Tebingtinggi. (WIn)