Remaja Rentan Kawin Mendadak

*45,9 Persen Mengidap HIV/AIDS

MEDAN (Berita) : Menurut Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut, Drs Datang Sembiring MPHR, remaja saat ini sedang menghadapi permasalahan yang sangat kompleks. Disamping jumlahnya yang cukup banyak yakni mencapai 27,6 persen dari total penduduk Indonesia atau sekitar 64 juta jiwa, remaja juga rentan kawin muda, narkoba dan berisko terkena HIV/AIDS.
“Menurut data SDKI 2007, usia kawin pertama di Indonesia pada perempuan mencapai 19,8 tahun. Padahal, diharapkan usia kawin pertama wanita adalah 21 tahun,” sebut Drs Datang Sembiring MPHR, kepada wartawan di Amaliun Food Court Medan, Rabu (17/4), saat menggelar Pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana (GenRe) Tingkat Provinsi.
Untuk mengatasi permasalahan remaja ini, pemerintah melalui BKKBN telah melakukan berbagai upaya serta program yang telah dilaksanakan, khususnya program Generasi Berencana (GenRe), dalam rangka mewujudkan Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).
"Kami berharap, Duta Mahasiswa GenRe yang akan terpilih, dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah khususnya dalam hal ini BKKBN, baik di lingkungan kampus maupun tempat tinggal masing-masing, agar senantiasa tetap aktif dan peduli dalam mempromosikan program Generasi Berencana (GenRe) di kalangan teman sebayanya (mahasiswa)," papar Datang.
Sementara itu, Sekretaris TP PKK Provinsi Sumut, Netty Armansyah Nasution yang membuka acara tersebut, menyambut baik dilaksanakannya Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2013 ini, yang digelar sejak 2010.
"Momentum ini memiliki nilai yang sangat positif sebagai bagian dari pembinaan dan jalinan komunikasi dengan pendekatan dari oleh dan untuk remaja/mahasiswa sehingga menjadi ramah remaja/mahasiswa," jelasnya.
Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe ini juga adalah merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Keluarga XX tahun 2013, baik tingkat provinsi maupun nasional, yang secara nasional akan diperingati pada tanggal 29 Juni 2013, bertempat di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe ini bertujuan untuk mensosialisasikan program genre di kalangan remaja khususnya para mahasiswa guna meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja dan mahasiswa untuk berperilaku hidup sehat dan berakhlak.
"Diharapkan agar anak-anak para remaja khususnya mahasiswa yang mengikuti kegiatan Pemilihan Duta Mahasiswa ini, agar berkompetisi secara sehat sesuai kriteria dan ketentuan yang berlaku, agar nantinya peserta yang menjadi pemenang dapat menjadi icon Duta Mahasiswa Sumatera Utara untuk menjadi model, contoh dan teladan bagi teman sebayanya," ucapnya.
Disebutkannya, pemenang terbaik pertama baik putra maupun putri akan menjadi utusan Provinsi Sumatera Utara dalam mengikuti Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe di Tingkat Nasional. "Diminta agar agar yang akan terpilih nantinya dapat benar-benar membawa nama baik Provinsi Sumatera Utara di tingkat nasional," cetusnya.
Ketua Panitia sekaligus Kabid KSPK Perwakilan BKKBN Sumut, Irma Dimyati SE melaporkan, data dari BNN Propsu menunjukkan bahwa jumlah pengguna napza sampai dengan tahun 2008 adalah 115.404 orang. Dimana 51.986 (45,04%) dari total pengguna adalah mereka yang berusia remaja (usia 16-24 thn). Mereka yang pelajar sekolah berjumlah 5.484 orang (4,75%) dan mahasiswa berjumlah 4.055 orang (3,51%).
Untuk kasus HIV/AIDS menunjukkan bahwa hampir setengahnya (45,9%) dari 26.483 orang (kumulatif kasus AIDS) berasal dari kelompok usia 20-29 tahun. Jika dikaitkan dengan karakteristik AIDS yang gejalanya baru muncul setelah 3-10 tahun terinfeksi.
"Program ini dilaksanakan melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan kepada remaja itu sendiri melalui pengembangan PIK Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) dan pendekatan kepada orang tua melalui pengembangan kelompok bina keluarga remaja (BKR)," tegasnya. (don)