Kapolri Tekankan Pengamanan Jelang Pemilu 2014

Jakarta ( Berita ) : Kapolri Jenderal Timur Pradopo menekankan adanya pengamanan menjelang penyelenggaraan Pemilu 2014 sebagai fokus kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Menurut Timur yang ditemui seusai serah terima jabatan di Mabes Polri di Jakarta, Senin [15/04], fungsi deteksi dan pencegahan itu akan menjadi fokus utama agar tidak terjadi gangguan keamanan. "Jadi lebih pada deteksi dan pencegahan yang kita optimalkan," kata dia.
Timur menuturkan saat ini pihaknya harus mengoptimalkan kekuatan dengan cara memberikan pengarahan kepada satuan kewilayahan mengenai ketentuan, aturan pemilu atau kegiatan pemilu legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden.
Dalam momentum lima tahunan itu dipastikan kondisi politik akan semakin memanas sehingga kinerja keamanan juga perlu ditingkatkan. "Itulah yang sekarang kita harus lakukan, langkah-langkah pelatihan termasuk nanti ada apel Kapolres. Apel ya salah satunya itu materinya," katanya.
Lebih jauh, kepolisian juga akan terus mengupayakan evaluasi. Tak hanya di akhir pelaksanaan, tetapi juga pada tahap perencanaan pelaksanaan. Contoh yang paling nyata, lanjutnya, misalnya kasus kerusuhan Pilkada yang terjadi di Palopo, Sulawesi Selatan.
Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Irjen Polisi Suparni Parto yang ditemui di tempat yang sama mengungkapkan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi dan mengamankan Pemilu 2014.
Kabaintelkam yang baru saja dilantik itu menuturkan kondisi sejumlah pihak tersebut kini semakin kondusif, sehingga dia yakin masalah pengamanan pemilu bisa berlangsung lancar. "KPU, Bawaslu dengan Parpol (partai politik) sekarang kan endingnya kondusif, jadi kita bisa kerja sama," katanya. (ant )