TP PKK Sergai Gelar Pelatihan Simulasi Pola Asuh Anak

SEIRAMPAH (Berita): Anak sebagai masa depan keluarga dan generasi penerus bangsa perlu dipersiapkan menjadi manusia yang berkualitas, sehat, bermoral dan berguna bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat luas.
Oleh karenanya anak perlu mendapatkan pola asuh yang benar untuk mendukung proses tumbuh kembang yang maksimal. Pola asuh yang yang baik menjadikan anak memiliki kepribadian kuat, tekun dan tidak mudah putus asa, tangguh serta bertanggung jawab. Khususnya orang tua sebagai salah satu faktor penting dalam mempengaruhi tumbuh kembang anak disamping faktor internal atau kepribadian anak dan faktor lingkungan yang mempengaruhi karakter anak.
Hal ini dikemukakan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. HT. Erry Nuradi, MSi selaku Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sergai dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara Pelatihan Simulasi Pola Asuh Anak Dalam Keluarga (P2AK) di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (11/3).
Lebih lanjut dikatakan Bupati Sergai Erry Nuradi bahwa orang tua merupakan lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi serta dimulainya proses pendidikan. Oleh karenanya diharapkan orang tua sebagai pemegang peran utama dalam proses pembelajaran dan pendidik anak dapat memberikan pola asuh yang benar dalam rangka pembentukan kepribadian anak dalam lingkungan keluarga.
Peran para pengurus PKK desa menurut Bupati Sergai sangat penting dalam menerapkan pengetahuan yang mengenai pola asuh anak yang diperoleh malalui pelatihan ini sekaligus menyebarluaskannya kepada seluruh anggota PKK di desa. Diharapkan dengan demikian para orang tua dapat mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal dan mempersiapkan generasi yang berkualitas di tanah bertuah negeri beradat ini di masa yang akan datang, harap Bupati.
Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Evi Diana Erry dalam arahannya mengemukakan bahwa dalam periode tumbuh kembang anak, peran pendidikan dalam keluarga sangat penting dan mengisyaratkan kepada kita agar mampu memahami anak sesuai dengan perkembangannya serta sikap saling menghargai dan saling peduli terhadap sesama.
Kepada kader PKK khususnya kader Pokja I agar melalui pelatihan P2AK ini diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsi utamanya dalam memantapkan pola asuh anak dan remaja, meningkatkan pemahaman berkaitan dengan pencegagan kekerasan dalam rumah tangga khususnya terhadap anak dan peningkatan pemahaman dan pengamalan prilaku budi pekerti anak, jelas Evi Diana.
Ketua Pelaksana kegiatan Ny. Hj. Imas Haris Fadillah melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti 60 peserta yang merupakan kader PKK di desa-desa percontohan PKK di 17 Kecamatan se-Kabupaten Sergai dengan 4 materi utama. Materi pelatihan meliputi perkembangan anak, penyebarluasan pola asuh anak melalui simulasi, Pola Asuh Anak Dalam Keluarga (PA2K) dan pola asuh menentukan keberhasilan pendidikan karakter anak dalam keluarga.(fad)