Terkait Penempatan Kasi Asal Bireuen Menuai Protes

DPRK Aceh Utara : Kebijakan Kakemenag Hendaknya di Evaluasi Ulang
ACEH UTARA ( Berita ): Menyusul adanya protes dari kalangan guru madrasah pasca pelantikan sejumlah Kepala Seksi (Kasi) di Kantor Kementerian Agama ( Kemenag ) Aceh Utara, belum lama ini dilaporkan berasal dari Kabupaten Bireuen, kebijakan tersebut hendaknya di evaluasi ulang.
Demikian harapan Satari, SE, anggota Komisi E DPRK Aceh Utara kepada wartawan Senin, (25/2) di ruang kerjanya menanggapi pemberitaan di Berita Sore edisi, 13 Pebruari 2013 tentang mutasi di Kemenag berujung protes dari ribuan guru Madrasah setempat.
Satari menyayangkan penempatan sejumlah jabatan Kasi asal Kabupaten Bireuen karena di daerah sendiri memiliki kader yang layak dipromosikan dalam jabatan, sehingga dibalik mutasi wajar akan muncul protes dari tenaga pendidik di daerahnya. “ Kecuali tenaga yang ditempatkan itu memang dasar pegawai sebelum terjadi pemekaran antara Aceh Utara dan Bireuen sekitar 15 tahun silam “. Kata Satari.
Menurut Satari, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kakemenag Aceh Utara, Zulkifli Idris, bagaimana solusi yang terbaik agar persoalan yang menyangkut dengan tenaga pendidik dapat segera diselesaikan, apalagi ini menyangkut dengan dunia pendidikan.
“Makanya kita harapkan jangan sampai dampak dari masalah tersebut nantinya bisa mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar di tingkat sekolah berbasis agama islam di bumi pase, tambah Satari, yang membidangi sector pendidikan di parlemen DPRK," sebut Satari. ( dau)