Gatot Diangkat Jadi Gubsu

MEDAN ( Berita ): Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, akhirnya diangkat menjadi Gubsu. Tiga orang pimpinan DPRD Sumut hari ini (Selasa 19/2) pagi, dijadwalkan berangkat ke Jakarta untuk menerima Surat Keputusan (SK) Presiden tentang pengangkatan itu di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
‘’Benar, tadi (Senin) kita sudah terima telex dari Kementerian Dalam Negeri tentang SK pengangkatan Gatot,’’ kata Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, menjawab Waspada melalui telefon selular.
Menurut Chairdir Ritonga, setelah menerima telex itu, tiga orang pimpinan dewan, yakni dia sendiri, Kamaluddin Harahap dan Sigit Pramono Asri, ditugasi untuk berangkat ke Jakarta, bertemu Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri. ‘’Kita dijadwalkan bertemu dengan Ditjen Otda pukul 16:00,’’ katanya. Namun, Chaidir belum dapat memastikan kapan waktu pelantikan Gatot menjadi Gubsu. Untuk masalah itu akan didiskusikan dengan Ditjen Otda.
Menurutnya, banyak hal yang akan didiskusikan menyangkut pelaksanaan pelantikan Plt Gubsu menjadi Gubsu ini. Di antaranya tanggal dan tempat pelantikan. Karena saat ini Gatot sudah mengambil masa cuti kampanye. ‘’Jadi kita diskusikan dulu, pelantikannya kapan. Termasuk lokasinya. Apakah memungkinkan di Medan atau di Jakarta,’’ katanya.
Secara pribadi, Chaidir Ritonga, memandang tidak ada masalah kapanpun waktu pelantikan Gatot Pujo Nugroho. Sepanjang tidak melewati masa akhir periode Gubsu 2008-2013 pada bulan Juni. Malah, menurutnya, pelantikan dapat saja dilakukan segera dengan meminta Mendagri merevisi kembali surat cuti kampanye yang sudah dikeluarkan kepada Gatot. ‘’Atau setelah cuti kampenya Gatot selesai. Ya itu antara tanggal 3-6 Maret 2013,’’ katanya.
Jawaban yang sama disampaikan Chaidir Ritonga, terhadap pelaksanaan Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPJ) Gubsu tahun 2012 dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa akhir jabatan Gubsu Periode 2008-2013, yang dipertanyakan anggota dewan Hardi Mulyono, pada pelaksanaan rapat paripurna istimewa, Senin (18/2). Sebelumnya, Hardi Mulyono, mempertanyakan tentang kedua LPJ yang belum disampaikan Plt Gubsu, padahal saat ini dia sudah menjalani cuti kampanye.
Atas pertanyaan ini, Chaidir kepada Waspada mengakui DPRD Sumut sudah mengagendakan rapat paripurna LKPJ 2012 dan LPJ masa akhir jabatan Gubsu tanggal 15 Februari 2013. Namun, beberapa hari sebelum tanggal itu, Pemprovsu mengirimkan surat mohon penundaan jadwal. Alasannya, karena mereka belum siap untuk membuat kedua laporan. ‘’Pemprovsu bilang, kalau hanya LKPJ 2012, mereka siap,’’ kata Chaidir Ritonga.
Atas surat permohonan Pemprovsu tersebut, kata Ritonga, DPRD Sumut belum memutuskan apapun. Pihaknya baru akan mengagendakan pembahasan permohonan itu pada rapat pimpinan dewan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Namun kata Ritonga, kalau Pemprovsu sudah siap melaksanakan kedua LPJ tersebut, rapat paripurna segera digelar walaupun tanpa kehadiran Plt Gubsu. Karena setelah Gatot cuti, telah diangkat Pelaksana Harian Gubsu. Yakni Sekdaprovsu H.Nurdin Lubis. (WSP/m12)