Penempatan Guru Bidang Studi Di Singkil Belum Efektif

Singkil (Berita): Tingkat mutu pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh Singkil sampai dengan tahun ini masih terbilang rendah, sebab penempatan guru Bidang Studi yang ada saat ini masih belum efektif atau tidak sesuai dengan kebutuhan Sekolah.
Artinya, meski jumlah guru dalam satu sekolah hingga mencapai 30 orang atau lebih, namun guru itu tidak keseluruhannya mengajar bidang studi yang digelutinya. Sehingga pengajar tersebut mengajarkan bidang studi yang tidak sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
Demikian pernyataan yang disampaikan Fajri Yunus salah satu pemerhati pendidikan kabupaten aceh singkil usai acara FGD Multi Stacholder Forum Pendidikan yang diselenggarakan LSM Daun-USAID Kinerja Aceh Singkil di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (13/2).
‘’Kalau ingin mutu pendidikan kita meningkat, ke depannya penerimaan guru di daerah harus sesuai kebutuhan bidang studi, jangan asal rekrut saja tapi kompetensinya rendah,” ucap Fazri Yunus yang juga pernah menduduki Pimpinan di Dinas Pendidikan Aceh Singkil lima tahun silam.
Secara rasionalnya Aceh Singkil memang kelebihan guru, namun sebahagian besar guru bidang studi Bahasa Indonesia, PPKN dan agama sementara Bidang Studi lainya kita kekurangan, akhirnya mau tidak mau, mereka mengajarkan bidang Studi yang bukan Bidangnya” tambah Fazri.
Untuk itu diharapkan hal ini menjadi perhatian serius pemerintah Aceh Singkil dalam upaya membenahi Pendidikan di daerah ini, termsuk Proses rekruitmen Guru kedepannya dapat benar-benar sesuai kebutuhan Guru Bidang Studi yang dibutuhkan, atau langkah lain yang harus diambil pemerintah daerah adalah dengan cara mandata guru yang ada saat ini untuk mengetahui secara reel bidang Studi mana yang masih banyak kekurangan. Sehingga dengan demikian jumlah Guru Bidang Studi yang berlebih dapat diminta untuk menempuh pendidikan pengalihan Bidang Studi. Demikian ujar Fajri. (amy)